• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 26 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Klinik Cerebellum Belum Tau Sebab Kontrak Tak Diperpanjang BPJS

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
28 Desember 2022
di Peristiwa

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Tangis ratusan Pasien Klinik Cerebellum tidak terbendung saat dipindahkan perawatannya ke Rumah Sakit lain. Hal itu diceritakan Direktur Klinik Cerebellum, Yose Waluyo, saat dikonfirmasi via telepon pada Rabu (28/12/2022).

Yose menyebutkan pemindahan terhadap pasien tersebut dilakukan Klinik Cerebellum pada Selasa (27/12/2022), kemarin.

“Mulai kemarin pasien kami arahkan ke RS lain. Dan disitulah mereka menangis-menangis,” ungkap Yose kepada Pijarnews.com.

Bukan tanpa alasan, pemindahan atas pasien tersebut dipicu pemberhentian kontrak kerja antara Klinik Cerebellum dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang akan berakhir pada Januari 2023 mendatang.

“Intinya memang sudah ada, bukan pemutusan yah, tapi istilahnya tidak diperpanjang kerja sama,” terangnya.

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Bupati Sidrap Lepas Pengiriman Puluhan Ton Telur ke Kalimantan, Sultra, dan Makassar

Wamendagri Apresiasi Inovasi Digitalisasi Pelayanan Publik Pemkot Makassar

Yose mengaku pemberhentian kontrak yang dilakukan BPJS sepihak sehingga tidak diketahui alasanya pemberhentian kontrak.

“Tetapi kalau kami sendiri ditanya kami tidak paham, apakah itu sesuatu yang memang masih bisa dibicarakan atau sesuatu yang memang sangat besar, itu yang saya kurang tau,” jelas Yose.

Ia juga mengatakan atas pemutusan kontrak itu berdampak pada penanganan pasien yang ada di Klinik Cerebellum

Berdasarkan keterangan Yose, pihaknya bingung mengakomodir 200 pasien perharinya. Diketahui rata-rata pasien merupakan anak-anak yang mengalami penanganan tumbuhan kembang.

“Jumlah pasien kami relatif banyakkan, terutama anak-anak yang tumbuh kembang itu ada kurang lebih 200 pasien perhari dan itu mereka tidak tau mau kemana itu aja,” terangnya.

Selain itu ia juga mengungkapkan, pihaknya diserang keluhan oleh pasien di akun resmi klinik Cerebellum tantaran pemutusan kontrak dilakukan BPJS.

“Sangat mas, coba saja lihat di Instagramnya Cerebellum, kami di tag-tag sama pasien. Disitu ratusan, tapi itu tidak semua kami repost. Kalau lihat bahasanya terlalu kasar juga ke BPJS, bagusnya kami saling menjaga perasaan dan hubunganlah walaupun kita sudah tidak diperpanjang yah”

Diketahui Klinik Cerebellum merupakan Klinik yang menjadi rujukan masyarakat, fasilitas terapinya mengalahkan RS yang lain, pasalnya fasilitas terapinya sebanyak 16 terapi, masing-masing 10 okupasi terapi dengan 6 terapi bicara.

Reporter: Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: BPJSKlinik CerebellumMakassar

TerkaitBerita

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

...

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Editor: Muhammad Tohir
28 Januari 2026

...

Larang Buka Paket COD Sebelum Bayar, Seorang Kurir di Pinrang Mengaku Dipukul dan Dicakar

Editor: Muhammad Tohir
17 Desember 2025

...

Angin Puting Beliung Terjang Pinrang, Puluhan Rumah Rusak

Editor: Tim Redaksi
14 Desember 2025

...

BeritaTerkini

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pendidikan dalam Bayang-bayang Krisis Energi, Siapa yang Menjadi Korban

Editor: Muhammad Tohir
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan