• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 28 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Banjir Rendam Permukiman Hingga Sekolah di Pinrang, Sekdes: Sudah Langganan, Ini Terparah

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
22 Januari 2023
di Ajatappareng, Peristiwa

PINRANG, PIJARNEWS.COM– Banjir merendam bangunan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta permukiman warga di desa Ulusaddang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Jumat sore (20/1/2023) lalu.

Pantauan jurnalis pijarnews.com pada Sabtu kemarin (21/1/2023). Informasi yang dihimpun dari warga, banjir diakibatkan meluapnya air sungai yang berada di dekat rumah warga.

Sekretaris Desa Ulusaddang, Aburahim mengungkap, banjir terjadi sekitar jam tiga sore yang diakibatkan meluapnya air sungai yang berdampak pada permukiman dan sarana pendidikan.

“Kami telah catat ada 17 rumah yang terdampak banjir dan termasuk sarana pendidikan yang terdampak, ada 2 sarana pendidikan yang terdampak baik SD maupun SMPN maupun kantor Desa,” rincinya.

Ia menyebutkan warga mengalami kerusakan fasilitas mulai dari kasur, alat dapur dan lain sebagainya

Berita Terkait

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Sinergi TNI-Polri, Petugas di Pinrang Amankan Puluhan Motor Knalpot Brong

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan banjir yang terjadi di desanya merupakan banjir tahunan ketika curah hujan tinggi.

“Iya banjir ini yang paling parah, selama banjir ini yang paling tinggi airnya, Banjir ini sering terjadi, kemarin banjir juga bulan 12, cuman tidak separah kemarin,” jelasnya kepada pijarnews.com, Sabtu (21/1/2023).

Sementara itu, Camat Lembang, Muhammad Yusuf Nur mengungkapkan desa ulusaddang merupakan desa yang menjadi langganan banjir dan longsor. ketika curah hujan tinggi.

“Salah satunya disebabkan juga karena pola pertanaman dan tumbuhan warga yang tidak ramah lingkungan, banyak lahan-lahan yang dibuka dengan cara menebang dan pembakaran hutan,” paparnya, Sabtu (21/1/2023).

Diungkapkannya dibukanya lahan baru dan hutan untuk menanam pohon dan tumbuhan yang berjangka pendek di lereng-lereng pegunungan dengan suhu kemiringan 45 derajat itu berpotensi menyebabkan terjadinya longsor.

“Iya ada penggundulan hutan,” ungkapnya.

Sehingga, Ia bersama pihaknya berharap kondisi Ulusaddang menjadi perhatian seluruh pemerintah lintas sektor.

Oleh karena itu, diperlukan perhatian serius dari dinas atau instansi terkait untuk menumbuhkan sebuah solusi membenahi kerusakan lingkungan yang ada di desa ulusaddang.

“Apabila itu tidak dilakukan, Maka kejadian yang kita tidak toleran adalah dampak lebih besar yang bisa membahayakan warga di sini,” rincinya.

Selain itu, Ia berharap pemerintah desa, dan masyarakat akan mencanangkan program pola penanaman, pertanian atau perkebunan yang lebih ramah lingkungan dengan menanam komoditi jangka panjang yang bernilai ekonomis.

“Tadi kita programkan secara bertahap dengan berkelanjutan baik melalui penggunaan dana desa maupun insiatif dari warga sendiri untuk melakukan program yang sama, sehingga bisa mengembalikan kondisi alam yang rusak saat ini,” imbuhnya.(*)

Reporter: Faizal Lupphy.

Terkait: BanjirHutanlembangPinrangUlusaddang

TerkaitBerita

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

...

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan