• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 26 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI : 3S Menjaga Ekosistem Bahari

Nur Sandy Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Parepare

Amrihani Editor: Amrihani
28 Januari 2023
di Opini

OPINI-Apakah kalian pernah berpikir bahwa sampah yang anda buang ke laut akan kemana?. Pasti kita semua tak asing dengan kata-kata “Buanglah Sampah Pada Tempatnya”. Membuang sampah di laut menjadi hal yang lumrah bagi manusia dan tidak memikirkan bahwa membuang sampah sama saja kita merusak ciptaan Tuhan.

Sampah yang ada di laut tentu saja merusak ekosistem laut. Perlu kita ketahui bahwa ketika ekosistem di laut mengalami kerusakan yang kemudian menyebabkan kecenderungan menurunnya hasil tangkapan ikan. Meskipun saat ini ada banyak individu maupun komunitas atau organisasi yang menggerakkan aksi jaga bumi dengan berbagai macam penyuluhan lingkungan ataupun kampanye, akan tetapi sebagian masyarakat tetap merasa acuh tak acuh akan etika membuang sampah dan seolah tak peduli dengan lingkungan sekitarnya.

Ironisnya, belakangan ini terjadi cuaca ekstrem yang menyebabkan tingginya gelombang air laut yang ada di Kota Parepare. Sehingga, masyarakat Kota Parepare tidak melaut, mengacu pada prediksi BMKG bahwa tanggal 22-25 Desember 2022 itu akan terjadi cuaca ekstrem. Tingginya gelombang air laut yang menyebabkan sampah dilautan ikut terdampar di tepi pantai hingga ke permukaan jalan. Seolah laut memberikan sampah hasil dari aktivitas masyarakat itu kembali, mereka yang tak sadar akan lingkungan sekitar, seperti laut mengingatkan kembali ke masyarakat bahwa jangan membuang sampah ke lautan.

Setidaknya sekitar 80 persen yang ada dilautan adalah sampah dari daratan. Angka ini didapatkan dari data Sistem Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) per 16 Juni 2022, yang di kumpulkan dari 207 Kabupaten dan Kota pada tahun 2021. Kita sebagai manusia mestinya sadar akan hal kecil yang dapat kita lakukan ialah dengan cara sipakainge (saling mengingatkan), kita harus saling mengingatkan bahwa jangan membuang sampah sembarang, sipakatau (saling memanusiakan manusia), kita sebagai makhluk sosial tentunya tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan manusia lainnya. Dan sipakamase (saling mengasihi), kita saling mengasihi yang artinya kasih sayang terhadap lingkungan sekitar, baik itu manusia maupun lingkungan. Ketika kita mengimplementasikan sipakatau, sipakainge dan sipakamase ini akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri sebagai manusia.

Maka, dari itu sebagai manusia ciptaan Allah Subhanahu Wa ta’ala, kita harusnya peduli dengan seluruh ciptaanya dan tak pandang bulu dalam menolong maupun melindungi seluruh ciptaan Allah Subhanahu Wa ta’ala.(*)

Berita Terkait

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Lantik Rektor Baru IAIN Parepare, Ini Pesan Menag Nasaruddin Umar

Tulisan opini yang dipublikasikan di media online ini menjadi tanggung jawab penulis secara pribadi. PIJARNEWS.COM tidak bertanggung jawab atas persoalan hukum yang muncul atas tulisan yang dipublikasikan.

 

 

Terkait: Ekosistem LautIAIN ParepareKPIOpini

TerkaitBerita

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

...

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Diterima Wali Kota, Parepare Raih Penghargaan Nasional Pada Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional

Diterima Wali Kota, Parepare Raih Penghargaan Nasional Pada Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Pemkab Sidrap Paparkan Usulan Hibah Rekonstruksi Jembatan Botto-Bulcen ke BNPB RI

Pemkab Sidrap Paparkan Usulan Hibah Rekonstruksi Jembatan Botto-Bulcen ke BNPB RI

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Jelang Idul Adha, Bupati Pinrang Pantau Harga di Pasar Sentral: Bahan Pokok Masih Stabil

Jelang Idul Adha, Bupati Pinrang Pantau Harga di Pasar Sentral: Bahan Pokok Masih Stabil

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Wali Kota Parepare Pimpin Sidak Harga di Pasar Jelang Lebaran

Wali Kota Parepare Pimpin Sidak Harga di Pasar Jelang Lebaran

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan