• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 28 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Airlangga Hartato Tuding Aksi Tolak Omnibus Law Ada yang Sponsori

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
9 Oktober 2020
di Nasional

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Menanggapi Aksi Demo penolakan UU Sapu Jagat, Omnibus law yang berlangsung ricuh, pemerintah melalui Menteri Koordinator bidang perekonomian, Airlangga Hartato mengaku telah mengetahui dalang yang menggerakan masa demonstran tersebut.

“Pemerintah tahu siapa behind demo itu. Kita tahu siapa yang menggerakkan, kita tahu siapa sponsornya. Kita tahu siapa yang membiayainya,” ujar Airlangga secara virtual, Kamis (8/10/2020).

Kendati demikian, Airlangga tidak memberikan detail rincian tudingan, siapa actor atau elite penunggang demonstrasi.

Menurutnya, pihak yang bekerja di balik aksi UU Cipta kerja lebih dari satu orang dan berasal dari kalangan tokoh intelektual. Sejak awal pemerintah sudah memantau pergerakan mereka. Para tokoh ini tidak ada di lapangan. Mereka bekerja di balik layar.

“kita juga melihat tokoh-tokoh intelektual ini mempunyai cukup ‘ego sektoral’ cukup besar. Karena tokoh ini tidak ada di lapangan, mereka ada di balik layar,” ucapnya.

Berita Terkait

Temui Pengunjuk Rasa, Bupati Sidrap Salut

Sempat Diwarnai Ketegangan, DPRD Parepare Terima Pendemo dari KMPB

Bertajuk ‘Indonesia Gelap’, Gerakan Mahasiswa Parepare Gelar Aksi di Beberapa Tempat

Dikomandoi Bill Gates, Unjuk Rasa Hari Sumpah Pemuda di Pinrang Diwarnai Kericuhan

Ketua umum partai Golkar ini menegaskan, pemerintah akan melakukan tindakan tegas secara hukum jika situasi demonstasi di berbagai daerah di seluruh Indonesia semakin ricuh.

“Kita tidak bisa menghukum hanya berdasarkan kata-kata. Tentu kita melihat tindakan-tindakan yang dilakukan. Apabila ada tindakan hukum, pemerintah mengambil tindakan tegas, terutama melalui aparat penegak hukum,”Tegas Airlangga.

Pemerintah tidak hanya akan diam mendengar mereka yang menggerakan masa demo lantaran tujuh fraksi di DPR RI menyepakati penegsahan UU Cipta Kerja. Menurutnya kesepakatan tersebut sudah merepresentasikan rakyat Indonesia, mengingat mereka adalah wakil rakyat.

Lebih lanjut, Air Langga beralasan, UU Ciptaker itu juga merupakan kebutuhan mendesak bagi bangsa lantaran saat ini 30 juta rakyat Indonesia sangat membutuhkan pekerjaan di tengah sulitnya situasi ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Jadi, ini terekam by name by address ada di kantornya kartu prakerja dan dari 30 juta lebih itu yang sudah memenuhi persyaratan untuk memasuki pelatihan 5,6 juta sehingga 5,6 juta ini membutuhkan lapangan kerja baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Koordintaor Bidang Politik, Hukum dan Kemanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan tindakan sensitif di tengah situasi pandemi Covid-19. Tindakan massa demonstran merusak dan membakar fasilitas umum, melukai petugas serta melakukan penjarahan merupakan tindak kriminal yang harus dipertanggung jawabkan secara hukum.

“Pemerintah akan bersikap tegas dan melakukan proses hukum terhadap semua pelaku dan aktor yang menunggangi atas aksi-aksi anarkis yang berbentuk tindakan kriminal,” kata Mahfud dalam keterangan virtual di Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi mengimbau penolakan seharusnya dilkaukan dengan cara sesuai hukum. Salah satunya melalui pengajuan judicial review atau uji materi UU tersebut ke Mahkamah Konstitusi.

Reporter: Faisal

Terkait: Airlangga HartatoMahfud MDOmnibus LawUnjuk RasaUU Cipta Kerja

TerkaitBerita

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

...

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Andi Mappakaya Resmi Pimpin APDESI Merah Putih Sulsel, Uhadi Tekankan Soliditas

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Februari 2026

...

Satu Tahun Program Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-cita Mulia dan “Bom Waktu” Penyakit

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Januari 2026

...

BeritaTerkini

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan