• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 11 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

AMSI Gelar Diskusi Optimalisasi PAD Kota Makassar, Ini yang Dibahas

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
3 Oktober 2019
di Sulselbar
AMSI Gelar Diskusi Optimalisasi PAD Kota Makassar, Ini yang Dibahas

BeritaTerkait

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026
Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

26 Juni 2026
ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

16 Juni 2026
PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

15 Juni 2026

Pj Wali Kota Makassar, Muh Iqbal Suhaeb membuka diskusi Optimalisasi PAD Kota Makassar di Trans Mall, Kamis, 3 Oktober 2019. (Dian Muhtadiah/pijarnews.com)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Pj Wali Kota Makassar, Muh Iqbal Samad Suhaeb membuka diskusi publik di Fireflies Trans Mall, Kamis, 3 Oktober 2019.

Diskusi forum jurnalis ekonomi Sulsel ini digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulsel bertema Dukung Kebijakan Publik Adil dan Berimbang dalam Upaya Optimalisasi PAD Kota Makassar.

Sebelum membuka acara, Iqbal mengapresiasi forum diskusi ini sebagai upaya menemukan pemberitaan yang riil di tengah konvergensi media.

“Kita cari media alternatif yang ikut konvergensi tersebut. Mana berita yang menggambarkan kondisi riil dan mana berita yang hanya beropini.  Sistem konvergensi membuat kita ‘dilarang’ beropini. Padahal sebagai manusia kita bebas dengan pikiran kita,” katanya.

Diskusi dipandu Upi Asmaradhana, CEO PT Kabar Grup Indonesia yang juga Ketua Umum AMSI Indonesia Bagian Timur.

Hadir sebagai narasumber, Pengamat Kebijakan Publik, Muhammad Akbar,  Ketua AMSI Sulsel Herwin Bahar, Kepala Bapenda Makassar, Irwan R Adnan, Anggota DPRD Makassar, Irwan Djafar dan Ketua Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo.

Iqbal Suhaeb menyebutkan hasil pada rapat paripurna LKPJ Tahun Anggaran 2018 di DPRD Makassar 8 Juli 2019,  PAD Kota Makassar hanya terealisasi sebesar Rp136,16 miliar diakibatkan kondisi perekonomian di Makassar melambat dan bahkan pelaku usaha baru cenderung menunggu kebijakan-kebijakan baru.

Iqbal Suhaeb menyatakan  bahwa pihak pemerintah Kota Makassar akan terus menggejot agar pajak bisa lebih mudah didapatkan, salah satu realisasinya dengan penerapan e-tax di restoran.

“Pajak restoran, pajak makan, pajak tanah dan bangunan memang menimbulkan sedikit perbedaan pendapat oleh wajib pajak.
Maka penerapan e-tax agar pembayaran pajak tercatat dengan benar. Tidak dengan transaksi cash yang memungkinkan adanya peluang berbuat curang. Ini adalah kebijakan pajak,” jelasnya.

Ketua AMSI Sulsel, Herwin Bahar  memandang isu pajak reklame berikut dengan peraturan yang adil, berimbang dan implementatif sangat dibutuhkan kelak, mengingat Kota Makassar telah berkembang menjadi pilar utama ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan.

Tercatat kontribusi Makassar mencapai 34,17 persen atau lebih dari sepertiga dari ekonomi Sulawesi Selatan. Selama 5 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar meningkat drastis. Bahkan, pertumbuhan ekonomi kota Makassar yang mencapai 8,23 persen melesat lebih jauh ketimbang pertumbuhan ekonomi Sulawesi Sulawesi yang hanya mencapai 7,07 persen.

“Memang tidak mudah menjaga pertumbuhan ekonomi secara konsisten untuk terus bergerak positif di tengah perlambatan ekonomi global dan regional yang terjadi belakangan ini. Perlambatan ekonomi menjadi salah satu penyebab rendahnya capaian realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar tahun 2018,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI), Budidoyo mengatakan bahwa pihaknya meminta untuk dibuatkan ruang agar bisa ikut regulasi peraturan daerah sehingga ke depannya nanti bisa ternaungi. (*)

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Capaian pajak

BeritaTerkait

Kakorlantas Polri Sebut Tingkat Kepatuhan Pajak Pengendara di Indonesia Minim

Kakorlantas Polri Sebut Tingkat Kepatuhan Pajak Pengendara di Indonesia Minim

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Agustus 2022

...

Penandatanganan dan serah terima Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), Surat Tanda Terima Setoran (STTS), Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Aula Kompleks Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sidrap, Jumat (16/3).(ist)

Realisasi Pajak Capai 98,28 Persen, Kecamatan Dua Pitue Tercepat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 Maret 2018

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi