• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 24 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Anggota Dewan Soroti Kinerja Pemkot Tangani Anjal dan Gepeng di Makassar

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Maret 2023
di Sulselbar
nggota Komisi D DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad

nggota Komisi D DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Anggota Komisi D DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad, menyoroti kinerja Pemkot Makassar dalam penanganan anak jalanan (Anjal) serta gelandangan dan pengemis (Gepeng). Menurutnya kota sekelas Makassar semestinya sudah terbebas dari kasus Anjal dan Gepeng.

“Masih marak, jadi keliatan sekali, Makassar ini masih kelihatan kumuh. Memang masih ada kegiatan yang seharusnya sudah tidak layak berada di kota yang punya predikat kota maju,” terang legislator Demokrat ini seperti dikutip dari HeraldSulsel.id, Senin (27/3/2023).

Menurutnya maraknya fenomena, dari manusia silver, hingga badut ini tak lepas dari peran masyarakat sendiri. Mereka tak hentinya memberikan  uang, sehingga ini sudah dianggap menjadi profesi. Orang tua kemudian melibatkan anak mereka untuk memberikan efek iba kepada pengguna jalan sehingga kecenderungan orang memberi lebih tinggi.

“Memang kegiatan anjal gepeng ini menguntungkan dan menjadikan mereka ini nyaman. Kalau kita investigasi, kita akan dapat fakta bahwa banyak di antara mereka yang bisa mendapatkan penghasilan yang jauh dari teman-teman di kantoran,” ujarnya.

Ini kemudian membuat para orang tua yang mengeksploitasi anak ini merasa nyaman. Sebelumnya,Dinas Sosial (Dinsos) Makassar baru-baru ini menemukan dua anak perempuan yang dieksploitasi sebagai manusia silver.

Berita Terkait

Pemkot Makassar- DPRD Sepakati KUA-PPAS APBD Tahun 2025

Anggota DPRD Makassar Kritik Menko PMK Soal Usulan Pembayaran UKT Lewat Pinjol

Meski Belum Penuhi Target, Appi Bersyukur Kader Golkar Tambah Satu Kursi di DPRD Makassar

DPRD Kota Makassar Bakal Godok Ranperda LGBT, Adakah Ruang Bagi Kaum Sodom?

Plt Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Makassar, Suhartini mengatakan, kedua anak tersebut bahkan dieksploitasi oleh orang tuanya hingga dini hari. Mereka bahkan tak diberikan baju, hanya bermodalkan celana pendek. “Manusia Silver, usia anak, dia kembar, dini hari (dijaring) di jalan, dia tidak pakai baju, celana ji dia pakai,” katanya.

Mereka kata dia, ditemukan di Jl Lanto Daeng Pasewang, tepatnya dekat Hotel Prima Makassar pada Selasa, saat ini mereka masih berada di Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) dan masih mendapatkan pembinaan dari petugas Dinsos.
Dari hasil laporan keduanya merupakan siswa kelas empat SD yang telah putus sekolah merupakan warga Makassar.
Saat penjaringan, orang tua kedua anak tersebut juga berada di lokasi, dan sempat mengamuk kepada petugas Dinsos Makassar. Bahkan hingga ke kantor Dinsos.

Keduanya kata dia tercatat pernah terjaring oleh Dinsos, di mana kasus sebelumnya sebagai pedagang jalangkote pada 2022 lalu.

Menurutnya risiko manusia silver ini dianggap cukup tinggi, apalagi mereka masih dalam usia belia, mereka juga harus dipaksa bertelanjang dada oleh orang tuanya. “Mereka ini anak perempuan, dan mereka kembar juga, dan mereka ini ternyata tidak sekolah kodong,” katanya.

Suhartini mengatakan, masalah eksploitasi anak ini, seyogianya kerap ditangani pihaknya, pun banyak laporan yang masuk ke pihaknya. Masih minimnya kesadaran orang tau menjadi faktor utama mereka mempekerjakan anaknya di jalanan.

Dia mengaku cukup kewalahan, sebab terbatasnya personel, yang sepenuhnya hanya mengandalkan Dinas Sosial, dan beberapa Satpol PP. Dia mengatakan pihaknya akan mengambil sejumlah langkah, khusunya agar esploitasi anak ini dihentikan. Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Dinas Pendidikan agar mereka kembali ke sekolah akan dilakukan. (*)

Sumber: HeraldSulsel.id

Terkait: DPRD Makassar

TerkaitBerita

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Bertanya di Tengah Era Algoritma

Bertanya di Tengah Era Algoritma

Editor: Tim Redaksi
24 Juni 2026

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi dan Kepala Kantor Imigrasi, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi dan Kepala Kantor Imigrasi, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Editor: Muhammad Tohir
24 Juni 2026

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan