• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 10 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Kisah Inspiratif

Awalnya Pembimbing Haji dan Umroh, Mujahiddin Syafri Kini Jalankan Travel Sendiri

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
7 Februari 2020
di Kisah Inspiratif
Awalnya Pembimbing Haji dan Umroh, Mujahiddin Syafri Kini Jalankan Travel Sendiri

Ustadz Mujahiddin Syafri berswa foto bersama jamaah travel Farhan di atas pesawat sebelum berangkat ke Madinah, Arab Saudi, Kamis (6/2). --dok--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Puluhan jamaah travel umroh PT Farhan Surya Indah (FSI) telah tiba di Madinah Al Munawarah. Mereka sebelumnya berangkat dari Bandar  Udara Sultan Hasanuddin, Makassar menuju Madinah, Arab Saudi, Kamis (6/2/2020).

Travel yang dipimpin Ustadz Mujahiddin Syafri tersebut didirikan tahun 2017 lalu dan berkantor di Jalan Mattirotasi, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Mujahiddin bergabung bersama salah satu travel umroh dan haji ternama di Kota Parepare. Ia lama bergabung dengan travel haji dan umroh tersebut. Namun kini, Mujahiddin sudah menjalankan sendiri travelnya.

“Doakan, semoga diberi kemudahan menjalankan sendiri travel umroh ini,” ujar Ustadz Muja–sapaan akrab Mujahiddin kepada Pijarnews, baru-baru ini.

Berita Terkait

Berbasis AI, Robot Manarah Siap Menerima Pertanyaan Keagamaan dan Hukum Islam Bagi Pengunjung Masjidil Haram

Alhamdulillah, Saudi Akhirnya Bolehkan Salat di Masjid Nabawi. Ini Syaratnya

Begini Keunikan Interior Mesjid Nurul Huda Labukkang Parepare

Jamaah umroh travel Farhan tiba di Bandara Madinah, Kamis (6/2) waktu setempat.

Berbekal pengalaman dan pengetahuannya membimbing jamaah haji dan umroh belasan tahun, alumni Kairo Mesir itu kini sedang berada di Tanah Suci Madinah Almunawwarah. Ia  bersama puluhan jamaah Travel Farhan yang dipimpinnya.

“Bismillah, Alhamdulillah Flight to Madina bersama PT Farhan dengan No Izin Umrah 329 Tahun 2017, paket 13 hari. Doata semua semoga perjalanan kami lancar 100 persen tanpa kekurangan apapun,” tulis Ustadz Muja di dinding Facebooknya dan menampilkan sejumlah foto-foto.

Ratusan mention like dan puluhan komentar pun menghiasi dinding facebooknya. Maklum, ribuan jamaah umroh dan ratusan jamaah haji asal Sulsel pernah dibimbingnya. 

Salah satu akun FB, Hj Karmila Arifin menulis komentar,”Alhamdulillah sudah berdiri sendiri maki Uztas, semoga sukses ki ke depannya dan selamanya. Aamiin.”

Ustadz Muja sendiri pernah membimbing penulis saat menunaikan ibadah umroh awal tahun 2019 lalu melalui travel PT An Nur Maarif. Saat itu penulis berangkat bersama ayah, Haji Anwar. Catatan penulis, Ustadz Muja memang ahli dalam mengurus jamaah. Ia sangat detail berkordinasi dan memperhatikan kebutuhan jamaah yang dibimbingnya. Selain itu, penulis bersama ayah sempat diberi ole-ole kurma madu dua dus saat berada di Jeddah. Itu diberikan sebelum penulis pulang ke tanah air. Sebab saat itu, Ustadz Muja belum diizinkan pulang ke Makassar karena harus mendampingi lagi jamaah lainnya. 

Saat smartphone penulis diduga tercecer di salah satu hotel di Makkah, Ustadz Muja juga terus memberi semangat dan membantu mencari serta berkoordinasi dengan pengelola hotel. Setelah tiga hari tercecer, Ustadz Muja akhirnya berkunjung ke kamar hotel sambil terus menyemangati saya untuk mencari ponsel tersebut. Ia terus memberi semangat dan meminta kepada penulis untuk berdoa dan beristigfar. Ia juga meminta penulis untuk mencari di bawah kolong tempat tidur. Hasilnya, setelah digeledah, akhirnya Smartphone tersebut ditemukan di bawah kolong tempat tidur dalam keadaan off karena baterainya sudah habis. Diduga saat penulis tidur, tak terasa smartphone tersebut jatuh. Padahal penulis memperkirakan smartphone tersebut tercecer di sekitar lobi hotel.

Nah, dengan adanya travel baru  Ustadz Muja, penulis berharap dan berdoa kepada Allah SWT semoga bisa dijalankan dengan amanah dalam membimbing jamaah di tanah suci Makkah dan Madinah. (*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

Terkait: BaitullahMasjid NabawiMasjidil HaramTravel Umroh Farhan

TerkaitBerita

Dari Mario ke Negeri Sakura, Perjalanan Bardi Arifin Merawat Sapi Ikon Kelas Dunia

Editor: Muhammad Tohir
30 Mei 2025

...

Azizul Hakim Mansyur (Foto: ist)

Azizul, Putra Mansyur Semma, Jadi Imam dan Mengajar Alquran di Madinah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Januari 2025

...

Aneka Rasa, Mahasiswa Universitas Ciputra Lariskan Kue  Tradisional  Sanggara Balanda

Aneka Rasa, Mahasiswa Universitas Ciputra Lariskan Kue Tradisional Sanggara Balanda

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
5 Desember 2024

...

Anugrah, Bocah Pengantar Penumpang Kapal ke Pulau-pulau Terdekat dari Makassar

Anugrah, Bocah Pengantar Penumpang Kapal ke Pulau-pulau Terdekat dari Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
3 Desember 2024

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Anggota Polisi yang Hanyut di Pinrang Ditemukan Meninggal, Jasad Terseret 1,2 Kilometer

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat, Kerugian Capai Rp 400 Juta  PINRANG, PIJARNEWS.COM – Sebuah rumah panggung milik warga di Barakasanda, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ludes dilalap si jago merah pada Senin (9/3/2026). Kebakaran hebat tersebut terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya pergi melayat.  Kapolsek Suppa, AKP Ahmad, mengonfirmasi bahwa rumah yang terbakar adalah milik seorang warga bernama Haji Muna. Begitu menerima laporan, pihak kepolisian bersama aparat pemerintah setempat langsung bergerak ke lokasi.  “Jadi awal dari laporan kami, kebakaran terjadi di Barakasanda rumahnya Haji Muna. Pak Desa dan Pak Camat pun langsung menuju ke TKP,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi di lokasi.  Kronologi dan Penanganan Api Menurut keterangan polisi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang rumah. Sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api agar tidak merambat ke pemukiman padat di sekitarnya.  Ahmad menjelaskan, saat kejadian rumah tersebut sedang tidak berpenghuni. “Menurut informasi, rumah ini dalam keadaan kosong. Karena diketahui pemilik rumah sedang pergi melayat ke keluarga yang berada di Kota Pinrang,” tuturnya.  Meski api diduga berasal dari area dapur, pihak kepolisian belum bisa memastikan pemicu utama munculnya percikan api tersebut. “Penyebab sementara diketahui dari arah belakang sekitar dapur, namun penyebab utamanya kita belum tahu persis apa yang menimbulkan api itu muncul,” tambah Ahmad.  Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seluruh bangunan rumah panggung beserta isinya hangus tak bersisa. Kerugian materiel diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat banyaknya barang berharga yang ikut terbakar.  Berdasarkan pendataan sementara, kerugian yang dialami korban meliputi Uang tunai senilai Rp 80 juta, Perhiasan emas, Satu unit sepeda motor dan Barang-barang berharga lainnya.  “Taksiran kerugian hampir semuanya mencapai Rp 400 juta,” pungkas Ahmad. Hingga saat ini, area kebakaran telah dipasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran.  Reporter: Faizal Lupphy

Rumah Panggung di Pinrang Ludes Terbakar saat Pemilik Melayat, Kerugian Capai Rp 400 Juta PINRANG, PIJARNEWS.COM – Sebuah rumah panggung milik warga di Barakasanda, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ludes dilalap si jago merah pada Senin (9/3/2026). Kebakaran hebat tersebut terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya pergi melayat. Kapolsek Suppa, AKP Ahmad, mengonfirmasi bahwa rumah yang terbakar adalah milik seorang warga bernama Haji Muna. Begitu menerima laporan, pihak kepolisian bersama aparat pemerintah setempat langsung bergerak ke lokasi. “Jadi awal dari laporan kami, kebakaran terjadi di Barakasanda rumahnya Haji Muna. Pak Desa dan Pak Camat pun langsung menuju ke TKP,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi di lokasi. Kronologi dan Penanganan Api Menurut keterangan polisi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang rumah. Sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api agar tidak merambat ke pemukiman padat di sekitarnya. Ahmad menjelaskan, saat kejadian rumah tersebut sedang tidak berpenghuni. “Menurut informasi, rumah ini dalam keadaan kosong. Karena diketahui pemilik rumah sedang pergi melayat ke keluarga yang berada di Kota Pinrang,” tuturnya. Meski api diduga berasal dari area dapur, pihak kepolisian belum bisa memastikan pemicu utama munculnya percikan api tersebut. “Penyebab sementara diketahui dari arah belakang sekitar dapur, namun penyebab utamanya kita belum tahu persis apa yang menimbulkan api itu muncul,” tambah Ahmad. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun seluruh bangunan rumah panggung beserta isinya hangus tak bersisa. Kerugian materiel diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat banyaknya barang berharga yang ikut terbakar. Berdasarkan pendataan sementara, kerugian yang dialami korban meliputi Uang tunai senilai Rp 80 juta, Perhiasan emas, Satu unit sepeda motor dan Barang-barang berharga lainnya. “Taksiran kerugian hampir semuanya mencapai Rp 400 juta,” pungkas Ahmad. Hingga saat ini, area kebakaran telah dipasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran. Reporter: Faizal Lupphy

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan