Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Bantuan Gempa Palu Dibiarkan Rusak di BPBD Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 November 2018
di Ajatappareng

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Ratusan jenis bantuan untuk korban bencana gempa dan tsunami di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, dibiarkan rusak di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Bantuan yang berasal dari sejumlah dermawan menumpuk di Kantor BPBD Kota Parepare dan dibiarkan rusak, yang hingga kini belum disalurkan ke sejumlah warga yang menjadi korban gempa di kota tersebut.

Bantuan warga berupa makanan bayi, susu, sarung, mi instan, dan sejenisnya rusak akibat terkena air hujan. Penyebabnya, tempat penyimpanan bantuan tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap yang bocor sehingga air hujan masuk dan merusak ratusan jenis bantuan warga tersebut rusak.

Petugas BPBD Parepare terpaksa segera memisahkan bantuan tersebut yang rusak dan yang masih bisa dibagikan ke para korban bencana gempa dan tsunami yang mengungsi di Kota Palu, Sigi dan Donggala.

BeritaTerkait

Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

23 Oktober 2026
Bupati Pinrang Serahkan Bantuan PPSE, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Bupati Pinrang Serahkan Bantuan PPSE, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

19 Oktober 2026
Dari Masjid Istiqlal, Kapolsek Ujung Serukan Warga Lawan Narkoba dan Waspadai Kebakaran

Dari Masjid Istiqlal, Kapolsek Ujung Serukan Warga Lawan Narkoba dan Waspadai Kebakaran

16 Oktober 2026
Kebakaran Lahan di Parepare Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

Kebakaran Lahan di Parepare Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

16 Oktober 2026

Koordinator Siaga Bencana Kota Parepare, Erwin Pallawarukka, mengakui jika kerusakan sejumlah bantuan makanan itu rusak karena terkena air hujan yang disebabkan atap gudang penyimpanan bantuan tersebut bocor.

“Ia memang kami akui bantuan yang rusak itu karena terkena air hujan. Sebab beberapa atap Kantor BPBD Parepare bocor, jadi air hujan masuk dan merusak sejumlah bantuan yang ada di dalamnya,” terang Erwin saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Walikota Parepare, Kamis , 8 November 2018.

Erwin juga menjelaskan penyaluran bantuan gempa Palu gelombang kedua rencananya baru akan dilakukan pada 23 November mendatang. Karena, menurut Erwin, padatnya agenda Walikota Parepare sehingga penyaluran tersebut tertunda.

“Sebenarnya jauh hari sebelumnya kita mau berangkatkan, tapi karena padatnya agenda Walikota sehingga ini tertunda. Mudah-mudahan tidak ada halangan lagi,” uraiannya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Parepare telah menyalurkan bantuan gelombang pertama untuk korban gempa Palu, Sigi, dan Donggala yang dilepas langsung oleh Walikota Parepare, Taufan Pawe. (*)

Reporter : Amiruddin
Editor : Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Bantuan Gempa

Berita Terkait

Gubernur Sulbar Harap Penanganan dan Pembenahan Pasca Gempa Melalui Kolaborasi

Gubernur Sulbar Harap Penanganan dan Pembenahan Pasca Gempa Melalui Kolaborasi

Editor: Tohir Muhammad
5 Februari 2021

...

bantuan

Polda Papua Barat Sumbang Tiga Truk Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Editor: Alfiansyah Anwar
26 Januari 2021

...

Dr Rahmat

Ratusan Pengungsi di Majene Mulai Terserang Penyakit

Editor: Tohir Muhammad
18 Januari 2021

...

Berita Populer

    Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

    © 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil

    © 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi