• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 10 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Teknologi

Begini Alasan Kominfo Blokir Telegram

Editor: Alfiansyah Anwar
15 Juli 2017
di Teknologi
Begini Alasan Kominfo Blokir Telegram

PADANG, PIJARNEWS.COM — Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan platform media sosial “Telegram” banyak mengandung konten radikalisme dan terorisme yang membahayakan sehingga harus diblokir.

“Semua platform yang mengandung konten negatif dan bertentangan dengan aturan akan selalu kami awasi,” katanya saat ditemui awak media di Padang, Sabtu, 15/7.

Menurut dia, dalam mengawasi platform itu kementeriannya bekerja sama dengan instansi berkompeten dalam mengawasinya. Mengenai “Telegram”, Rudiantara menilai platform ini berbeda dari platform lain seperti Facebook, Twitter, atau YouTube.

Telegram tidak menyediakan staf, orang atau organisasi dalam melayani keluhan yang timbul akibat platform ini. “Hal ini berbeda dengan platform sejenis yang sesuai dengan prosedur yang kita buat,” kata Rudiantara.

BeritaTerkait

Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

14 Maret 2026

KabarMakassar-BBC Media Action Gelar Training Advanced Tracking AI, Lawan Mis/Disinformasi

12 November 2025

Guru Madrasah di Gowa Antusias Ikuti Batch 3 Kelas AI Mafindo Makassar

10 November 2025
Berbasis AI, Robot Manarah Siap Menerima Pertanyaan Keagamaan dan Hukum Islam Bagi Pengunjung Masjidil Haram

Berbasis AI, Robot Manarah Siap Menerima Pertanyaan Keagamaan dan Hukum Islam Bagi Pengunjung Masjidil Haram

11 Maret 2025

Ia mengakuitelah mencoba menghubungi pihak “Telegram” namun belum ada tanggapan dan konten radikalisme serta terorisme terus ada sehingga pemerintah akhirnya memblokirnya.

“Kita hanya melakukan pemblokiran terhadap website mereka, terkait platform di telepon pintar masih tetap bisa diakses,” kata Rudiantara.

Ia juga menyebutkan pada 2012 “Telegram” pernah dengan bangga menyebutkan mereka adalah platform yang paling aman sehingga banyak benih radikalisme dan terorisme berkembang di dalamnya.

“Apabila mereka telah melakukan penyesuaian dengan standar operasi yang kita buat, maka akan kita kaji lagi pemblokiran tersebut,” kata dia. (*)

Terkait: KominfoTelegram Diblokir

BeritaTerkait

Pj Wali Kota Parepare Terima Kunjungan Kepala BBPSDM Kominfo

Editor: Tohir Muhammad
5 Oktober 2024

...

Kunjungi Studio TVRI Jakarta, Humas IAIN Parepare Baru Sadar Soal Ini

Editor: Tohir Muhammad
16 Agustus 2024

...

Target Cetak Ahli Tenaga Kerja Digital, Kominfo Bangun Sarana Digital Talent Center

Target Cetak Ahli Tenaga Kerja Digital, Kominfo Bangun Sarana Digital Talent Center

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Juli 2024

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi