• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Budaya dan Sastra

Belajar Menulis Cerpen Perlu Perbanyak Latihan

Editor: Alfiansyah Anwar
7 Juni 2018
di Budaya dan Sastra, Sulselbar
Belajar Menulis Cerpen Perlu Perbanyak Latihan

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Bulan suci ramadan hampir berakhir, namun masih begitu banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat untuk memanfaatkan bulan amalan ini untuk saling berbagi kepada sesama. Seperti yang dilakukan oleh Teras Baca yang memanfaatkan momen akhir ramadan dengan berkarya.

Teras Baca merupakan sebuah wadah atau perpustakaan yang awal mulanya dibentuk secara pribadi, sebagai tempat berkumpul Komunitas Parepare Menulis dan kini menjadi taman anak-anak yang ingin belajar pendidikan (education).

Kegiatan yang digelar kali ini mengangkat tema “Menulis Cerpen Bersama Cerpenis” di BTN Lompoe Mas Blok G No.5 atau samping Perumahan Grand Sulawesi, Kamis, 7 Juni 2018.

Dalam kegiatan ini Teras Baca menghadirkan langsung Pangerang P. Muda, seorang cerpenis Parepare yang berhasil menulis buku “Menghimpun Butir Waktu” sebagai pembicara.

BeritaTerkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026
Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

17 Agustus 2026

Dalam pembahasan mengenai cerpen, Pangerang P. Muda menyampaikan untuk penulis pemula tidak masalah menggunakan bahasa konvensional atau bahasa biasa dalam menulis cerpen. “Seorang cerpenis juga harus suka membaca cerpen, bahkan mewajibkan diri untuk menyelesaikan beberapa cerpen setiap harinya,” jelasnya.

Adapun beberapa tips yang disarankan versi Bapak Cerpenis Parepare ini di antaranya, tidak mesti ada judul karena biasanya judul akan muncul dengan sendirinya ketika proses penulisan berjalan. Tips lainnya tidak berfokus untuk menyusun seberapa indahnya kalimat pembuka. Tetapi langsung berangkat ke inti pembahasan. Termasuk belajar dan biasakan menggunakan bahasa-bahasa yang tidak umum. Dan paling penting adalah memperbanyak latihan.

Ia juga mengatakan agar kegiatan ini bisa berkelanjutan dan melahirkan penulis-penulis baru dengan karya-karya baru. Menulis dengan sasaran untuk disalurkan ke media agar karya bisa bermanfaat dan dikenal lebih banyak orang.

Kegiatan ini bukan kali pertama dilaksanakan. Tahun lalu pernah diadakan sebagai program kepenulisan hanya saja tidak terjadwal secara konsisten dan kali ini dilaksanakan secara spontan.

” Tujuannya kita mencoba memunculkan penulis-penulis muda terutama penulis lokal. Melalui program kepenulisan ini kami berharap di samping gerakan literasi terealisasikan melalui program kepenulisan ini juga bisa menghasilkan karya terutama dari orang-orang lokal. Insya Allah kegiatan ini akan berkelanjutan,” ungkap Fajriani atau yang lebih dikenal dengan sapaan Ibu Fani, pengagas Teras Baca juga sebagai Guru SMPN 8 Parepare.

Kegiatan tersebut ditutup dengan cerita-cerita lepas. Sementara itu, para peserta menyerahkan beberapa hasil karya yang telah ditulis untuk dikoreksi oleh pemateri. (*)

Reporter: Hamdan
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: cerpenPangerang P. Muda

BeritaTerkait

Narwastu Journaliza, Siswi SMA Muhi Asal Makassar Juara I Lomba Menulis Cerpen di Yogyakarta

Editor: Tohir Muhammad
27 Februari 2025

...

Keturunan Suku Jawa, Siswa SMP Negeri 9 Parepare Ini Juarai Tulisan Cerpen Bahasa Bugis

Keturunan Suku Jawa, Siswa SMP Negeri 9 Parepare Ini Juarai Tulisan Cerpen Bahasa Bugis

Editor: Tohir Muhammad
6 Desember 2023

...

Buntu Mararih, Bukit Seseorang Tanpa Kelamin

Buntu Mararih, Bukit Seseorang Tanpa Kelamin

Editor: Ibrah La Iman
21 Januari 2018

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi