• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 12 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Bermodal Keahlian Menjahit, Nis Jannah Berpatisipasi Cegah Covid-19

Editor: Alfiansyah Anwar
9 April 2020
di Ajatappareng, COVID-19
Jannag

Nis Jannah Panmar saat membuat masker untuk dibagikan secara gratis kepada warga.

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Nis Jannah Panmar, Warga Dusun Bila, Desa Tapporang, Kecamatan Batulappa ikut berpartisipasi cegah penyebaran Covid-19 dengan keahliannya menjahit.

Ia berinisiasi membantu pencegahan penyebaran Covid 19 lewat keahliannya. “Keahlian saya hanya bisa menjahit dengan mesin tua ini,” kata Nis Jannah, saat ditemui di kediamannya, Rabu (8/4/2020).

Bermodal mesin jahit tua miliknya, Nis Jannah membuat masker dari kain untuk dibagikan ke masyarakat secara cuma-cuma.

Perhari, Nis Jannah mampu membuat masker sebanyak 36 lembar yang siap dibagikan kepada warga setelah dicuci dan disetrika serta dikemas dengan plastik.

BeritaTerkait

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

9 Juli 2026
Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

5 Juli 2026
Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

19 Juni 2026
Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

17 Juni 2026

Ibu rumah tangga itu, mengaku menjahit masker sejak covid-19 merebak di Indonesia, saat itu masyarakat kesulitan mendapatkan masker untuk melindungi diri, dari penyebaram Covid-19.

“Hati kami terketuk, untuk turut berpartisipasi dalam penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Nis Jannah menggunakan keuntungannya dari hasil menjahit sebelumnya untuk digunakan membeli kain, sebagai bahan pembuatan masker.

“Biasanya saya hanya titip di posko kecamatan untuk digunakan petugas posko dan dibagikan ke warga yang melintas,” jelasnya.

Hingga saaat ini, Nis Jannah Panmar terus memproduksi masker, harapannya, agar masyarakat sadar menggunakan masker untuk menjaga diri dari penyebaran virus Covid-19. (rls/scp)

Terkait: Covid-19Masker

BeritaTerkait

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Editor: Tohir Muhammad
26 April 2024

...

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 April 2023

...

Tahan Laju Kenaikan Covid-19, Pemerintah Kembali Memperpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Tahan Laju Kenaikan Covid-19, Pemerintah Kembali Memperpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 November 2022

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi