• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 26 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial Pemkot Parepare

Cegah Penyakit Jembrana Jelang Idul Adha, Pemkot Parepare Perketat Pengawasan Hewan Ternak

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Juni 2023
di Pemkot Parepare
Cegah Penyakit Jembrana Jelang Idul Adha, Pemkot Parepare Perketat Pengawasan Hewan Ternak

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah, Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak di Parepare. Salah satunya, lalu lintas sapi ternak

PAREPARE, PIJARNEWS.COM— Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah, Pemkot Parepare melalui Dinas pertanian, Kelautan dan Perikanan (PKP) memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak di Parepare. Salah satunya, lalu lintas sapi ternak.

Hal itu dilakukan sebagai langkah kewaspadaan dalam upaya pencegahaan masuknya dan penanggulangan penyakit Jembrana di Parepare.

Kepala Dinas PKP Parepare, Wildana mengatakan, terus melakukan langkah antisipasi  jelang Hari Raya Idul Adha terhadap lalu lintas hewan ternak, salah satunya sapi ternak untuk kewaspadaan masuknya penyakit Jembrana.

Dia menegaskan, pengawasan sapi menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini akan lebih ekstra ketat. “Kita perketat melebihi tahun tahun sebelumnya. Karena tahun ini, Sulsel tengah dilanda wabah Jembrana. Karena itu, kami akan menggandeng pihak- pihak terkait untuk memastikan bahwa peredaran ternak antar daerah, khususnya yang melintas di Parepare berlangsung efektif,” ungkap Wildana dikutip dari artikel.news.

BeritaTerkait

Sekda Parepare Sebut MUI Mitra Strategis Pemerintah, Musda VII Diharap Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Sekda Parepare Sebut MUI Mitra Strategis Pemerintah, Musda VII Diharap Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

25 Juli 2026
Tasming Sambut Wagub Sulsel, Pemkot Parepare Genjot Upaya Cegah Stunting

Tasming Sambut Wagub Sulsel, Pemkot Parepare Genjot Upaya Cegah Stunting

23 Juli 2026
Tasming Minta RSUD Andi Makkasau Terapkan Budaya 5S, Pelayanan Harus Ramah dan Humanis

Tasming Minta RSUD Andi Makkasau Terapkan Budaya 5S, Pelayanan Harus Ramah dan Humanis

21 Juli 2026
Dua Siswa SD Hafidz Al Qurbah Parepare Wakili Indonesia di Kompetisi ALOHA Internasional di Panama

Dua Siswa SD Hafidz Al Qurbah Parepare Wakili Indonesia di Kompetisi ALOHA Internasional di Panama

18 Juli 2026

Dia mengaku, melakukan isolasi secara ketat terhadap hewan yang menunjukkan tanda klinis dengan memisahkan hewan rentan di sekitar lokasi dan melakukan desinfeksi terhadap sarana dan prasarana yang ada di lokasi kasus.

Juga menerapkan biosekuriti secara ketat serta pengawasan terhadap aktivitas keluar dan masuk ke lokasi kasus, baik pada orang maupun peralatan yang digunakan.

Wildana juga mengaku, melakukan terapi pengobatan berupa pemberian vitamin, antibiotika dan atau antihistamin pada ternak yang masih menunjukkan gejala klinis Jembrana.

“Termasuk kita melakukan pengendalian vektor dengan melakukan pengasapan, penyemprotan insektisida secara berkala untuk mencegah penularan. Serta setiap penyuntikan yang dilakukan harus menggunakan jarum baru untuk masing-masing ternak yang diobati,” kata Wildana.

Dinas PKP bersama tim terpadu Pemkot Parepare juga melakukan monitoring secara berkala kepada hewan rentan (Sapi Bali) di sekitar lokasi kasus dengan cara melakukan surveilans klinis disertai pengambilan sampel untuk mendeteksi dini dan pemetaan kasus penyakit.

Tak hanya itu, Dinas PKP juga mengoptimalkan vaksinasi dengan persedian vaksin yang secara optimal. “Petugas iSIKHNAS terus melakukan pembaharuan data perkembangan kasus dan melaporkan ke iSIKHNAS. Membuat pemetaan lokasi untuk persiapan penentuan zona vaksinasi di wilayah yang berbatasan dengan lokasi kasus,” tegas Wildana.

“Kami dari Dinas PKP meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang menghadapi endemi ini. Karena sejauh ini penanganan yang telah dilakukan berjalan sesuai perencanaan. Dan penyakit Jembrana optimis tetap dapat dikendalikan,” tandas Wildana. (adv/art)

 

Terkait: Pemkot Parepare

BeritaTerkait

Ada Aduan di “Lapor Pak Wali”, PKL di Area Fasum Sumpang Ditertibkan

Ada Aduan di “Lapor Pak Wali”, PKL di Area Fasum Sumpang Ditertibkan

Editor: Tohir Muhammad
9 Juli 2026

...

Maksimalkan PAD dan Penataan, BKD Parepare Bakal Kosongkan Pojok UMKM

Maksimalkan PAD dan Penataan, BKD Parepare Bakal Kosongkan Pojok UMKM

Editor: Tohir Muhammad
11 Juni 2026

...

Lautan Manusia di Jalan Sehat ‘Anti Mager’ Parepare, Tasming Hamid Puji Gubernur Sulsel

Lautan Manusia di Jalan Sehat ‘Anti Mager’ Parepare, Tasming Hamid Puji Gubernur Sulsel

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi