• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Kriminal

Dideportasi, Dua WNA Turki Pembobol ATM Masih Bisa ke Indonesia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Maret 2018
di Kriminal
WNA Turki yang dideportasi dan dicekal masuk ke Indonesia lantaran melakukan tindak kejahatan pembobolan ATM dengan teknik skimming di Makassar.(mks)

Paspor milik dua orang WNA asal Turki yang dideportasi dan dicekal masuk ke Indonesia lantaran melakukan tindak kejahatan pembobolan ATM dengan teknik skimming di Makassar (Foto: Markasa/ Pijar).

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM– Meski dideportasi dua Warga Negara Asing (WNA) asal Turki, yang melakukan pembobolan ATM di Makassar masih bisa kembali ke Indonesia.

Kepala kantor Imigrasi Kelas I Makassar, Andi Pallawarukka menjelaskan, Hayrullah Ceylan (39) masuk ke Indonesia pada (23/4/2017). Sedangkan Ismail Yoru (35) masuk ke Indonesia pada (9/3/2017). Keduanya masuk menggunakan Bebas Visa Kunjungan Singkat (BVKS) yang berlaku selama 30 hari.

Akan tetapi visa tersebut dimanfaatkan untuk melakukan tindak kejahatan dengan melakukan pembobolan ATM di Makassar dengan teknik skimming. Alhasil keduanya berhasil mengkloning 10 ATM nasabah bank dengan total hasil pembobolan Rp140 juta.  Keduanya tertangkap di salah stau hotel di Makassar usai beraksi. Mereka di tangkap 2017 lalu oleh pihak Polrestabes Makassar. Keduanya menjalani masa hukuman sembilan bulan di Lapas Kelas I Makassar.

Karena masa berlaku paspor kedua WNA Turki tersebut sudah habis, pasca keduanya menjalani hukuman penjara selama sembilan bulan di Lapas Kelas I Makassar, pihak Imigrasi Kelas I Makassar sudah meminta kepada pihak kedutaan Turki untuk diterbitkan permohonan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk Orang Asing yang khusus digunakan untuk satu kali perjalanan.

BeritaTerkait

Berawal Dari Cahaya Senter, Pria Asal Pinrang Diamankan Resmob Polres Sidrap

Berawal Dari Cahaya Senter, Pria Asal Pinrang Diamankan Resmob Polres Sidrap

1 September 2026

Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

29 Januari 2026

Beraksi Dipemberangkatan JCH di Parepare, Polisi Amankan 2 Pencopet yang Ternyata Punya Hubungan Ini

16 Mei 2025

Perburuan hingga Lintas Provinsi, Eks Karyawan Warung di Parepare Di tangkap, Celana Jadi Barang Bukti

9 Mei 2025

“Yang bersangkutan kita juga lakukan pencekalan masuk ke Indonesia dalam jangka waktu tertentu,” kata Andi Pallawarukka, Kamis (22/3).

Masa pencekalan selama enam bulan, otomatis akan diperpanjang enam bulan selanjutnya. Akan tetapi meski masuk daftar cekal, kedua WNA tersebut masih bisa suatu waktu untuk mengurus visa masuk kembali ke Indonesia.

“Ada kemungkinan (masuk ke Indonesia). Tapi Kejahatan mereka sudah terdaftar di Kemenkumham. Untuk mengurus izin akan lebih sulit dari sebelumnya. Itu sangat ketat, terlebih pelaku kejahatan,” terangnya kepada PIJARNEWS.COM.(mks)

Terkait: Imigrasi Kelas I MakassarIndonesiaMakassarPencekalan WNA TurkiSkimmerSkimmingSulselTurkiWNA Turki Dideportasi

BeritaTerkait

Didanai Belmawa Kemendiktisaintek, PPK Ormawa UKM  Kewirausahaan UMI Dorong Romangloe Jadi Desa Wirausaha

Didanai Belmawa Kemendiktisaintek, PPK Ormawa UKM Kewirausahaan UMI Dorong Romangloe Jadi Desa Wirausaha

Editor: Tohir Muhammad
3 September 2026

...

Pemkot Parepare Sambut Rombongan BOR Seri V di Lapangan Andi Makkasau

Pemkot Parepare Sambut Rombongan BOR Seri V di Lapangan Andi Makkasau

Editor: Tohir Muhammad
1 September 2026

...

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Editor: Tohir Muhammad
5 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi