• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 13 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Dosen UIN Alauddin Latih Jurnalisme Partisipatoris dan Komunikasi Kelompok Perempuan UMKM Rappo

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Juli 2025
di Pendidikan
Dosen UIN Alauddin Latih Jurnalisme Partisipatoris dan Komunikasi Kelompok Perempuan UMKM Rappo

Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Hartinah Sanusi, S.Pt., M.I.Kom melatih jurnalisme partisipatoris dan komunikasi kelompok di hadapan ibu-ibu yang tergabung dalam Perempuan UMKM Rappo, beberapa waktu lalu

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM—Belasan perempuan yang tergabung dalam UMKM Rappo Impact Center Makassar mengikuti pelatihan komunikasi kelompok dan jurnalisme partisipatoris di Pusat Produksi Rappo, Lingkungan Pesisir Kelurahan Nelayan, Untia, Kecamatan Biringkanayya, Kota Makassar, pada Kamis (12/6/2025).

Dari rilis yang diterima Pijarnews.com, Rabu (30/7/2025),  kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan secara mandiri oleh Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Hartinah Sanusi, S.Pt., M.I.Kom.

Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas komunikasi dan keterampilan naratif para perempuan pelaku usaha mikro. Materi pertama yang diberikan adalah tentang komunikasi kelompok, yang meliputi komunikasi asertif, teknik mendengarkan aktif, resolusi konflik, serta penyusunan peta komunikasi kelompok.

Peserta juga mempraktikkan simulasi pemetaan arus komunikasi dalam kelompok usaha mereka.
Dalam sesi diskusi, beberapa peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait dinamika komunikasi yang mereka hadapi di lapangan. Jumatia (49 tahun), yang memimpin salah satu sub kelompok UMKM Rappo Impact Center menanyakan kepada pemateri cara menghadapi anggota yang sering mendominasi pembicaraan tetapi tidak mau mendengar pendapat orang lain.

BeritaTerkait

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

13 Juli 2026
Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

12 Juli 2026
Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

3 Juli 2026
Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

29 Juni 2026

Pertanyaan itu memantik diskusi hangat. Narasumber menjelaskan bahwa kunci komunikasi efektif bukan hanya pada siapa yang paling banyak bicara, tetapi siapa yang paling mampu mendengarkan dan memahami konteks. Teknik seperti member giliran bicara dan membuat aturan komunikasi kelompok pun diperkenalkan.

“Kami kadang sudah punya ide bagus, tapi bingung bagaimana menyampaikannya agar tidak terdengar menantang,” timpal Suaeba (31), penanya lainnya.

Diskusi ini membuka mata banyak peserta tentang pentingnya menyampaikan ide secara asertif, tidak pasif, dan tidak agresif.

Setelah sesikomunikasi, peserta diperkenalkan dengan konsep jurnalisme partisipatoris. Mereka diajak menulis narasi singkat tentang pengalaman usaha mereka dengan pendekatan yang sederhana dan membumi. Kegiatan dilanjutkan dengan story circle, di mana masing-masing peserta berbagi cerita usaha secara lisan selama 2–3 menit.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama, di mana peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini membantu mereka lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan mengekspresikan pengalaman mereka sebagai pelaku UMKM.

UMKM Rappo Impact Center Makassar merupakan komunitas wirausaha sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Nelayan, Untia, Kecamatan Biringkanayya. Komunitas ini bergerak dalam produksi barang-barang fungsional dan kreatif berbahan dasar sampah plastic daur ulang. Para anggotanya sebagian besar adalah perempuan kepala keluarga atau ibu rumah tangga yang menggantungkan penghasilan dari hasil olahan limbah tersebut. Melalui kegiatan usaha yang berorientasi lingkungan, UMKM Rappo tidak hanya mendorong ekonomi keluarga tetapi juga menanamkan kesadaran terhadap isu keberlanjutan dan kebersihan lingkungan pesisir. (rls)

 

Terkait: Rappo IndonesiaUIN AlauddinUMKM

BeritaTerkait

Pemkab Pinrang dan BTN Perkuat Sinergi, Akses Pembiayaan UMKM Jadi Prioritas

Pemkab Pinrang dan BTN Perkuat Sinergi, Akses Pembiayaan UMKM Jadi Prioritas

Editor: Tohir Muhammad
3 April 2026

...

Program Gotong Royong Bangku Pendidikan Hadirkan Fasilitas Daur Ulang untuk Sekolah di Kepulauan Sangkarrang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Februari 2026

...

Wali Kota Parepare Dukung Drag Race Diesel di Mattirotasi, Dorong UMKM dan Sport Tourism

Editor: Tohir Muhammad
8 Februari 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi