• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Dosen UIN Alauddin Latih Jurnalisme Partisipatoris dan Komunikasi Kelompok Perempuan UMKM Rappo

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Juli 2025
di Pendidikan
Dosen UIN Alauddin Latih Jurnalisme Partisipatoris dan Komunikasi Kelompok Perempuan UMKM Rappo

Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Hartinah Sanusi, S.Pt., M.I.Kom melatih jurnalisme partisipatoris dan komunikasi kelompok di hadapan ibu-ibu yang tergabung dalam Perempuan UMKM Rappo, beberapa waktu lalu

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM—Belasan perempuan yang tergabung dalam UMKM Rappo Impact Center Makassar mengikuti pelatihan komunikasi kelompok dan jurnalisme partisipatoris di Pusat Produksi Rappo, Lingkungan Pesisir Kelurahan Nelayan, Untia, Kecamatan Biringkanayya, Kota Makassar, pada Kamis (12/6/2025).

Dari rilis yang diterima Pijarnews.com, Rabu (30/7/2025),  kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan secara mandiri oleh Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Hartinah Sanusi, S.Pt., M.I.Kom.

Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas komunikasi dan keterampilan naratif para perempuan pelaku usaha mikro. Materi pertama yang diberikan adalah tentang komunikasi kelompok, yang meliputi komunikasi asertif, teknik mendengarkan aktif, resolusi konflik, serta penyusunan peta komunikasi kelompok.

Peserta juga mempraktikkan simulasi pemetaan arus komunikasi dalam kelompok usaha mereka.
Dalam sesi diskusi, beberapa peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait dinamika komunikasi yang mereka hadapi di lapangan. Jumatia (49 tahun), yang memimpin salah satu sub kelompok UMKM Rappo Impact Center menanyakan kepada pemateri cara menghadapi anggota yang sering mendominasi pembicaraan tetapi tidak mau mendengar pendapat orang lain.

BeritaTerkait

Kepala SMA Negeri 5 Parepare Raih Gelar Doktor UNM Lewat Riset Media Pembelajaran Google Sites

Kepala SMA Negeri 5 Parepare Raih Gelar Doktor UNM Lewat Riset Media Pembelajaran Google Sites

7 Agustus 2026
Kepala SMAN 5 Parepare Raih Gelar Doktor Ilmu Bahasa Indonesia di UNM

Kepala SMAN 5 Parepare Raih Gelar Doktor Ilmu Bahasa Indonesia di UNM

7 Agustus 2026
Ombudsman RI di Unsulbar: Mahasiswa sebagai Garda Depan Pengawal Pelayanan Publik

Ombudsman RI di Unsulbar: Mahasiswa sebagai Garda Depan Pengawal Pelayanan Publik

31 Juli 2026
Prof. Mustaqim Pabbajah Masuk Jajaran Nominator Ilmuwan Muda Nasional

Prof. Mustaqim Pabbajah Masuk Jajaran Nominator Ilmuwan Muda Nasional

25 Juli 2026

Pertanyaan itu memantik diskusi hangat. Narasumber menjelaskan bahwa kunci komunikasi efektif bukan hanya pada siapa yang paling banyak bicara, tetapi siapa yang paling mampu mendengarkan dan memahami konteks. Teknik seperti member giliran bicara dan membuat aturan komunikasi kelompok pun diperkenalkan.

“Kami kadang sudah punya ide bagus, tapi bingung bagaimana menyampaikannya agar tidak terdengar menantang,” timpal Suaeba (31), penanya lainnya.

Diskusi ini membuka mata banyak peserta tentang pentingnya menyampaikan ide secara asertif, tidak pasif, dan tidak agresif.

Setelah sesikomunikasi, peserta diperkenalkan dengan konsep jurnalisme partisipatoris. Mereka diajak menulis narasi singkat tentang pengalaman usaha mereka dengan pendekatan yang sederhana dan membumi. Kegiatan dilanjutkan dengan story circle, di mana masing-masing peserta berbagi cerita usaha secara lisan selama 2–3 menit.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama, di mana peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini membantu mereka lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan mengekspresikan pengalaman mereka sebagai pelaku UMKM.

UMKM Rappo Impact Center Makassar merupakan komunitas wirausaha sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Nelayan, Untia, Kecamatan Biringkanayya. Komunitas ini bergerak dalam produksi barang-barang fungsional dan kreatif berbahan dasar sampah plastic daur ulang. Para anggotanya sebagian besar adalah perempuan kepala keluarga atau ibu rumah tangga yang menggantungkan penghasilan dari hasil olahan limbah tersebut. Melalui kegiatan usaha yang berorientasi lingkungan, UMKM Rappo tidak hanya mendorong ekonomi keluarga tetapi juga menanamkan kesadaran terhadap isu keberlanjutan dan kebersihan lingkungan pesisir. (rls)

 

Terkait: Rappo IndonesiaUIN AlauddinUMKM

BeritaTerkait

PLN Peduli dan Yayasan Dampak Rappo Indonesia Perkuat Pengelolaan Bank Sampah Unit Makkio Baji Bagi Warga Lokal

PLN Peduli dan Yayasan Dampak Rappo Indonesia Perkuat Pengelolaan Bank Sampah Unit Makkio Baji Bagi Warga Lokal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Agustus 2026

...

Festival Literasi Pinrang Digelar 5 Hari, Dorong Budaya Baca dan Gerakkan Ekonomi UMKM

Festival Literasi Pinrang Digelar 5 Hari, Dorong Budaya Baca dan Gerakkan Ekonomi UMKM

Editor: Tohir Muhammad
12 Agustus 2026

...

Pemkot Parepare Tekan Pengangguran, Gandeng Balai Vokasi hingga Buka Akses Kerja ke Luar Daerah

Pemkot Parepare Tekan Pengangguran, Gandeng Balai Vokasi hingga Buka Akses Kerja ke Luar Daerah

Editor: Tohir Muhammad
25 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi