• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 24 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Generator Digital Karya Dosen IAIN Parepare Permudah Penyusunan RPS -OBE

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
24 Juli 2026
di Pendidikan
Generator Digital Karya Dosen IAIN Parepare Permudah Penyusunan RPS -OBE

IAIN Parepare terus memperkuat budaya mutu akademik melalui inovasi berbasis teknologi. Komitmen tersebut ditunjukkan lewat Workshop Rencana Pembelajaran Semester Berbasis Outcome Based Education (RPS-OBE) yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di Ballroom Laboratorium Terpadu IAIN Parepare, Kamis (23/7/2026)

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — IAIN Parepare terus memperkuat budaya mutu akademik melalui inovasi berbasis teknologi. Komitmen tersebut ditunjukkan lewat Workshop Rencana Pembelajaran Semester Berbasis Outcome Based Education (RPS-OBE) yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di Ballroom Laboratorium Terpadu IAIN Parepare, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang peningkatan kompetensi dosen dalam menyusun Rencana Pembelajaran Semester sekaligus memperkenalkan Generator RPS-OBE, aplikasi digital yang dikembangkan untuk membantu penyusunan dokumen pembelajaran secara lebih cepat, sistematis, dan presisi. Aplikasi tersebut juga telah dirancang agar terintegrasi dengan Sistem Informasi Akademik (SISFO) IAIN Parepare.

Workshop menghadirkan Dr. Muhammad Haramain, M.Sos.I., dosen IAIN Parepare, sebagai pemateri utama. Di hadapan puluhan dosen dan tenaga kependidikan dari berbagai fakultas, ia memandu peserta mulai dari penyusunan RPS hingga proses penginputannya ke dalam sistem akademik kampus.

Pantauan PIJARNEWS.COM, workshop berlangsung interaktif. Sejak sesi pembukaan hingga praktik langsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan. Laptop terbuka di hampir seluruh meja, sementara diskusi berlangsung hidup saat pemateri mendemonstrasikan fitur-fitur aplikasi.

BeritaTerkait

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

14 Juli 2026
Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

13 Juli 2026
Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

12 Juli 2026
Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

3 Juli 2026

Berbagai pertanyaan mengemuka, mulai dari penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Sub-CPMK, metode pembelajaran, hingga sistem asesmen yang sesuai dengan prinsip Outcome Based Education.

Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Haramain menegaskan bahwa digitalisasi penyusunan RPS bukan untuk menggantikan peran dosen sebagai perancang pembelajaran, melainkan menjadi alat bantu agar proses penyusunannya lebih efisien, terukur, dan sesuai standar.

“Substansi RPS tetap menjadi kewenangan dosen pengampu mata kuliah. Aplikasi ini membantu menyusun dokumen secara sistematis dan selaras dengan prinsip Outcome Based Education sehingga dosen dapat lebih fokus pada pengembangan kualitas pembelajaran,” ujar Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare periode 2024-2026.

Menurut Haramain, Generator RPS-OBE mengintegrasikan seluruh komponen penyusun RPS dalam satu sistem, mulai dari CPL, CPMK, Sub-CPMK, indikator ketercapaian, materi, metode pembelajaran, media, pengalaman belajar mahasiswa, asesmen, hingga referensi. Dengan sistem tersebut, penyusunan RPS menjadi lebih praktis tanpa mengurangi kualitas akademiknya.

Selain memudahkan penyusunan dokumen, aplikasi ini juga mendukung administrasi akademik karena telah disiapkan untuk terhubung dengan SISFO IAIN Parepare. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja dosen sekaligus memperkuat implementasi pembelajaran berbasis capaian.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Parepare, Dr. Zulfah Fakhruddin, M.Pd., yang membuka sekaligus mengikuti workshop, memberikan apresiasi atas lahirnya inovasi tersebut. Menurutnya, Generator RPS-OBE merupakan langkah strategis dalam mendukung implementasi OBE sekaligus mempercepat transformasi digital di lingkungan kampus.

“Inovasi ini patut kita banggakan. Generator RPS-OBE menunjukkan bahwa dosen IAIN Parepare mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan akademik. Saya memberikan apresiasi kepada Dr. Muhammad Haramain atas dedikasi dan kreativitasnya dalam mengembangkan aplikasi ini. Semoga terus disempurnakan sehingga manfaatnya semakin luas,” katanya.

Ia berharap hasil workshop segera diimplementasikan dalam penyusunan RPS seluruh mata kuliah sehingga proses pembelajaran semakin terukur, adaptif, dan selaras dengan standar Outcome Based Education.
Salah seorang Guru Besar IAIN Parepare, Prof. Dr. Hj. Muliati, M.Ag., menilai Generator RPS-OBE menjadi solusi yang memudahkan dosen menyusun dokumen pembelajaran secara lebih terarah.

“Aplikasi ini membantu menjaga keterkaitan antara capaian pembelajaran, materi, metode, dan penilaian. Ini merupakan inovasi yang sangat baik untuk mendukung peningkatan mutu akademik,” katanya.
Pendapat serupa disampaikan H. Sudirman, dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Menurutnya, aplikasi tersebut mampu memangkas waktu penyusunan RPS tanpa mengurangi kualitas isi dokumen.

“Selama ini penyusunan RPS membutuhkan waktu dan ketelitian yang tinggi. Dengan aplikasi ini prosesnya jauh lebih mudah, sistematis, dan efisien. Ini akan sangat membantu dosen dalam menjalankan tugas akademiknya,” ujarnya.

Sementara itu, Wahyuddin Bakri, dosen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) sekaligus Ketua Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IAIN Parepare, menilai Generator RPS-OBE merupakan inovasi yang layak dikembangkan lebih luas.

Ia mengatakan, generator RPS-OBE sangat membantu dalam menyelaraskan mata kuliah fitur integrasi CPL, CPMK, hingga asesmen membuat dosen lebih mudah merancang pembelajaran teoritis, aplikatif di lapangan. “Dengan aplikasi ini, bisa lebih cepat menyesuaikan RPS dengan isu-isu kekinian. Jadi proses belajar mahasiswa langsung nyambung dengan praktik Outcome Based Education,” katanya.

Selanjutnya, lanjut Wahyuddin, peluncuran aplikasi ini memberikan tiga manfaat utama. Yaitu pertama, menghemat waktu dosen . Kedua, meningkatkan konsistensi mutu karena seluruh RPS satu prodi memiliki struktur dan standar yang sama. Ketiga, memperkuat akreditasi dan implementasi kurikulum berbasis OBE .

“Saya melihat aplikasi ini memiliki tingkat presisi yang baik dalam menyusun RPS berbasis Outcome Based Education. Prosesnya lebih cepat, terstruktur, dan tetap memberi ruang bagi dosen untuk mengembangkan kreativitas akademiknya. Saya optimistis aplikasi ini dapat menjadi salah satu inovasi unggulan IAIN Parepare yang bermanfaat bagi perguruan tinggi lainnya,” ungkapnya. (*)

Penulis: Alfiansyah Anwar

Terkait: IAIN Parepare

BeritaTerkait

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Editor: Tohir Muhammad
3 Juli 2026

...

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Tohir Muhammad
18 Mei 2026

...

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Tohir Muhammad
13 Mei 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi