• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 20 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Ekspose Konservasi Kawasan Wisata Malino

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
31 Januari 2017
di Sulselbar

SUNGGUMINASA, PIJARNEWS.COM — Rencana pengembangan wisata Malino dibahas dalam Rapat dan pemaparan antara Bupati Gowa bersama Tim Pemerintah Provinsi yang didampingi konsultan PT. Architila Matratama Konsultan. Ekspose berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Senin (30/1).

“Rapat ini merupakan tindak lanjut pemikiran Wapres Pak JK dan Gubernur Sulsel yang ingin menjadikan Malino destinasi wisata baru di Indonesia. Terkait kota raya Malino dalan pembicaraan sebelumnya diserahkan sepenuhnya ke Dinas BLHD Provinsi”, ujar Adnan Purichta mengawali rapat ini.

Konsultan BLHD Pemprov Sulsel yang diketuai oleh Prof Tommy Eisenring, memberi gambaran konsep dasar objek wisata. Menurut konsultan objek wisata seharusnya memenuhi konsep antraksi (daya tarik), amenitas (fasilitas penunjang) dan aksesibilitas.

Selain itu konsultan juga melakuka zonasi dan klasifikasi objek wisata Malino untuk memetakan penyebaran tempat wisata di Malino. “Konservasi yang direncanakan ini merupakan pengelolahaan pemanfaatan lahan yang tidak mengganggu ekosistem”, jelas konsultan.

Pengembangan objek wisata eksisting (air terjun biroro, ketemu jodoh, parangbugusi). Serta penambahan objek wisata baru seperti; alun-alun Kota Malino, wisata edukasi peternakan sapi perah dan peternakan kuda, hingga wisata bunga Crysant.

Berita Terkait

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Kadis BLHD Prov Sulsel, Andi Hasbi Nur, menjelaskan gambaran untuk menjadikan Malino daerah konservatif masih sangat luas. “Sekarang waktu tepat kita menyatukan pikiran karena apa yang ada di kepala kita saat ini masih mengawang-awang”, ujar Hasbi dihadapan beberapa pimpinan SKPD dan Camat Tinggimoncong.

Asisten Bidang Perekonomian, Syukri memberi penjelasan jika Malino Raya merupakan gerakan tidak sekedar program. “Malino Raya merupakan sebuah gerakan besar dimana semua bagian mengambil peranan, seperti Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Koperasi, Dinas kehutanan dab sebagainya”, ujarnya.

Lebih lanjut dalam ekspose ini Adnan Purichta menyetujui masukan yang diberikan konsultan terkait pembuatan alun-alun, “Kalau saya sebaiknya alun-alun yang jadi prioritas dan dibuatnya di dekat hutan pinus, karena orang-orang ke malino tujuan utamanya ke hutan pinus. Yang pasti harus ada spot selfie untuk pengunjung yang akan membantu mempromosikan tempat wisata lewat medsos”, jelas orang nomor satu di Gowa ini.

Bupati Adnan juga menegaskan Pemerintah Daerah menunggu kejelasan pembagian tanggung jawab, “Kami ingin mengetahui mana tugas pemprov mana tugas pemerintah kab kota agar bisa kampi persiapkan”, tambah mantan anggota DPRD Prov Sulsel tersebut.

Malino sendiri memiliki posisi yang strategia sebagai tempat wisata. Jarak yang tidak terlalu jauh dari Kota Makassar selain itu udara Malino yang sejuk menjadi daya tarik utama peloncong kesana, ditambahkan dengan hasil alam dan bunga yang menjadi incaran pendatang.

Tahun ini bahkan secara infrastruktur Malino mulai berbenah kembali. Jalan poros Malino yang sbelumnya dua bahu jalan diperlebar menjadi empat bahu jalan. Sehingga akses menuju Malino yanh semula dua jam diharapkan bis dipercepat hanya menjadi 45 menit melalui jalan alternatif di Pattallassang. Rencananya fasilitas ini akan ditambahkan dengan rest area yang bisa digunakan sebagai tempat persinggahan sebelum tiba di Malino. (abd/ibr)

TerkaitBerita

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Mei 2026

...

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Mei 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan