• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Fasilitator ‘Inovasi’ Teliti Masalah Pendidikan di Sumba NTT

Editor: Alfiansyah Anwar
14 Desember 2017
di Pendidikan
Ket: Gerson Naru dan Ibu Sarvina, Fasilitator Daerah program INOVASI untuk Sumba Timur melakukan praktik wawancara dengan guru di salah satu sekolah di Sumba Timur sebagai bagian pelatihan pendekatan PDIA program INOVASI di daerah ini, 13/12 (foto: handover)

Ket: Gerson Naru dan Ibu Sarvina, Fasilitator Daerah program INOVASI untuk Sumba Timur melakukan praktik wawancara dengan guru di salah satu sekolah di Sumba Timur sebagai bagian pelatihan pendekatan PDIA program INOVASI di daerah ini, 13/12 (foto: handover)

SUMBA, PIJARNEWS.COM — Permasalahan pendidikan di Indonesia cukup kompleks. Indonesia dinyatakan mengalami gawat darurat pendidikan. Berdasarkan berbagai penelitian internasional, seperti PISA 2012, UNESCO 2012, The Learning Curve dan lain-lain, mutu pendidikan Indonesia tergolong rendah bila dibandingkan negara-negara lain.

“Persoalan rendahnya mutu pendidikan ini harus dicari akar masalahnya secara lokal dan harus segera dipecahkan berdasarkan prioritas,” ujar Gerson Naru, salah seorang Fasilitator Daerah program pendidikan INOVASI untuk daerah Sumba Timur, 13 Des 2017.

Pak Gerson adalah salah satu dari 30 Fasiliator Daerah INOVASI lainya yang berasal dari Sumba Barat, Sumba Timur, Sumba Barat Daya. Gerson akan mengobservasi permasalahan pendidikan, terkhusus pembelajaran di kelas sebagai bagian dari proses pemecahan masalah pendidikan dengan menggunakan pendekatan PDIA (Problem Driven Iterative Adaptation). Sebuah pendekatan untuk menemukan solusi yang relevan dengan konteks permasalahan lokal, melalui proses iterasi atau kaji ulang dan adaptasi.

Di Sumba Timur, jumlah FASDA yang tugasnya pertamanya mengeskplorasi masalah pembelajaran kelas ini ada 10 orang. Mereka telah dilatih pendekatan PDIA selama tiga hari. Untuk menguatkan hasil pelatihan tersebut, selang beberapa hari, mereka juga diajak untuk merefresh kembali materi pelatihan. Mereka juga praktik langsung terjun ke sekolah mengeksplorasi masalah.

BeritaTerkait

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
SMAN 5 Parepare Gelar Open House Virtual, Kenalkan Program Sekolah Unggul Garuda Transformatif

SMAN 5 Parepare Gelar Open House Virtual, Kenalkan Program Sekolah Unggul Garuda Transformatif

18 Oktober 2026
Wali Kota Parepare: Lulusan ITH Harus Berdampak bagi Masyarakat

Wali Kota Parepare: Lulusan ITH Harus Berdampak bagi Masyarakat

17 Oktober 2026

Praktik latihan tahap eksplorasi ini dilakukan dengan observasi proses pembelajaran di kelas, mengamati guru saat mengajar, dan akhirnya wawancara mengurai masalah-masalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran. “Praktik hari ini dilakukan, supaya kita lebih terlatih mengeksplorasi dan meneliti masalah, sebelum pada akhirnya benar-benar melakukan observasi di lapangan,” ujar Gerson, yang berpraktik eksplorasi di SDN Hambuang, Hambuang Sumba Timur.

Menurut Maria Yosefa Ami Primawardani, Fasilitator Kabupaten Sumba Timur, selama praktik eksplorasi, banyak masalah ditemukan di sekolah, “Selama pengamatan di kelas, kita temui beberapa masalah, misalnya, guru kurang menguasai materi pembelajaran. Dengan wawancara yang kita lakukan, kita mendapatkan jawaban mengapa guru kurang menguasai materi. Apa penyebabnya. Itu hanya salah satu contoh saja,” ujarnya.

Para Fasilitator Daerah program ini merupakan orang orang yang terpilih. Mereka telah diseleksi oleh tim INOVASI dan juga tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba. Pak Gerson Kepala Sekolah SD Inpres Umamapu merupakan finalis kepala sekolah berprestasi tingkat nasional utusan NTT, Yanto Ndamung Agape kepala sekolah SD Kristen Kasih Agape merupakan kepala sekolah berprestasi tingkat Kabupaten. Demikian juga yang lainnya.

Hironamus Sugi, Provincial Manager INOVASI untuk Sumba, berharap sekolah-sekolah yang akan dieksplorasi masalah pembelajarnnya, memberikan data apa adanya. “Tahap eksplorasi ini adalah tahap untuk mencari masalah yang akan kita pecahkan bersama. Jadi bukan untuk menilai mutu pembelajaran di sekolah tersebut. Fakta-fakta yang benar dan disampaikan dengan jujur akan memudahkan kita bersama-sama mencarikan solusi yang tepat,” ujarnya.

Program INOVASI merupakan program pendidikan yang didanai oleh DFAT (Department of Foreign Affair and Trade) Pemerintah Australia bekerjama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Pemerintah Daerah sedaratan Sumba. Di Sumba NTT, program ini dimulai pada bulan Juni. (*/ris)

Terkait: Pendidikan

Berita Terkait

UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

Editor: Tohir Muhammad
30 Juli 2026

...

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Tohir Muhammad
21 Mei 2026

...

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Editor: Tohir Muhammad
20 Mei 2026

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi