• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 7 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Hadirkan 818 Aktivis Dakwah Kampus, FMDKI Bahas Tantangan Media di TADKN 2021

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Agustus 2021
di Citizen Reporter, Sulselbar

Berita Terkait

Pertama Kali, Pemkot Parepare Gelar Safari Dakwah Perdana Bagi ASN Perempuan

Dosen STAIN Majene Ciptakan Dakwah Maps, Kemenag Majene Keluarkan Surat Resmi

Kolaborasi Dakwah Pelosok Tebar Wakaf Alquran di Pelosok Sulbar

OPINI : Strategi Dakwah Organisasi Keagamaan Islam dalam Pemanfaatan Media Massa

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM— Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Pusat menyelenggarakan Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional (TADKN) sebagai ajang silaturahmi dan juga menambah pemahaman para aktivis dakwah kampus tentang kreativitas dakwah dan tantangannya, Sabtu, (7/8/2021).

TADKN ini mengusung tema “Menjawab Tantangan Digitalisasi Dakwah Kampus”, berlangsung pukul 08.20-15.30 WITA melalui Zoom Meeting yang dihadiri 818 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua FMDKI, Fauziah Ramdani, mengatakan bahwa dengan adanya TADKN ini diharapkan mampu menambah wawasan aktivis dakwah di tengah banyaknya tantangan dakwah yang dihadapi saat ini.

“TADKN ini diselenggarakan dengan tema menjawab Tantangan Digitalisasi Dakwah Kampus agar mampu membuka cakrawala berpikir kita, untuk memahami kiprah kita sebagai aktivis dakwah kampus dalam ruang media dakwah kita,” ungkapnya.

Ustadz Edgar Hamas yang juga seorang penulis dan sejarawan sebagai pemateri pertama mengatakan bahwa kreativitas dalam dakwah sangat penting dan dibutuhkan.

“Pada dasarnya sumber dakwah itu mutlak dari Alquran dan sunnah, tapi pelaksanaannya, teknis dan kreativitasnya kembali ke teman-teman semua,” tuturnya.

Fonder Gen Saladin tersebut memaparkan pengaruh kondisi global terhadap kondisi lokal sebagaimana yang kita alami di Indonesia, dalam berbagai aspek kehidupan baik sosial, politik, dakwah dan lainnya.

“Segala yang terjadi dalam skala lokal adalah efek dari kejadian yang terjadi secara global termasuk peristiwa yang terjadi di Indonsia dan jawabannya kita dapatkan ketika memandang dunia dan meluaskan wawasan,” tegasnya.

Setelah materi pertama berakhir panitia TADKN mempersembahkan sebuah video visualisasi yang berkaitan dengan aktivis dakwah melek media. Peserta antusias menyimak video ini.

Materi kedua disampaikan oleh Ustazah Zelfia Amran, dosen Komunikasi Visual UMI serta Founder Muslimah Bisa. Ia menyampaikan materi tentang pentingnya aktivis dakwah melek media dan pentingnya kreativitas dalam dakwah.

“Mengapa dakwah harus kreatif? karena aktivis dakwah harus berpikir apa yang akan diberikan kepada orang lain untuk mendengarkan dan mengikuti dakwah kita. Saat ini kreativitas adalah kebutuhan dan tuntutan,” pungkasnya.

Diakhir sesi TADKN 2021 diadakan agenda sharing session dengan seluruh peserta untuk membahas berbagai persoalan yang terjadi dalam internal kalangan aktivis dakwah kampus. (*)

 Citizen Reporter: Mawarni

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: DakwahDakwah dan KomunikasiDakwah Kampus

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan