• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 8 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Inovasi Pengelolaan Limbah Detergen Antar Tim Mahasiswa Unismuh Raih Hibah PKM Kewirausahaan 2025

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Juli 2025
di Pendidikan, Penelitian
Inovasi Pengelolaan Limbah Detergen Antar Tim Mahasiswa Unismuh Raih  Hibah PKM Kewirausahaan 2025

Dosen pendamping, Fakhruddin Mansyur, S.E.I., M.E.I (tengah) diapit tim mahasiswa Unismuh peraih hibah PKM-Kewirausahaan 2025

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Hibah Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) 2025.

Tim dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah berhasil meraih pendanaan melalui proposal inovatif bertajuk ECOPOC: Inovasi Pengelolaan Limbah Detergen Menjadi Pupuk Organik Premium Berbasis Teknologi Biodegradasi.

Tim ini diketuai oleh Suraida Nur Kasim, mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah, yang memimpin lima anggota lintas prodi dan angkatan. Mereka adalah Andi Khairunnisa dari Ekonomi Pembangunan, Muhammad Akbar dari Pendidikan Agama Islam, serta dua rekannya dari Hukum Ekonomi Syariah yaitu Alika Maghfira Tajjudin dan Eva Dwiyanti. Pembagian peran yang terstruktur, tim ini menunjukkan kolaborasi multidisiplin yang solid dalam mewujudkan solusi ramah lingkungan berbasis sains terapan.

ECOPOC merupakan pupuk organik cair hasil fermentasi limbah detergen rumah tangga menggunakan teknologi mikroorganisme EM4. Inovasi ini dilandasi oleh kepedulian terhadap bahaya limbah detergen yang selama ini mencemari air dan tanah, serta minimnya solusi pengelolaan yang efektif di tingkat rumah tangga.

Berita Terkait

Tour Preneur Bidang Ekowir PIKOM IMM FISIP Berkunjung ke Nutrihub Makassar

PIKOM IMM FISIP Unismuh Makassar Gelar Donor Darah PROFEDA

Sehari Pasca Pelantikan, UKM Hizbul Wathan Unismuh Makassar Kirim Lima Kader Terbaik ke SILATNAS HW 2025 di Yogyakarta

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unismuh Bongkar Rahasia Berbicara di Hadapan Publik di SMAN 21 Gowa

“Kami ingin membuktikan bahwa limbah yang selama ini dianggap berbahaya, ternyata bisa menjadi berkah bagi lingkungan dan petani,” ujar Suraida dilansir dari khittah.co, Selasa (15/7/2025).

Produk Ramah Lingkungan, Solusi Nyata

Dalam proses produksinya, limbah detergen mengalami netralisasi menggunakan arang aktif dan cuka apel, lalu difermentasi selama tujuh hari dengan tambahan larutan EM4 dan molase. Hasil fermentasi menghasilkan pupuk cair bernutrisi yang mengandung nitrogen, fosfat, dan kalium, dengan nilai manfaat langsung bagi pertumbuhan tanaman.

Produk dikemas dalam botol daur ulang berukuran 1 liter, lengkap dengan label edukatif. Dari sisi kelayakan bisnis, usaha ini dinilai menjanjikan. Dengan modal awal sekitar Rp4,9 juta, tim memperkirakan dapat memproduksi 170 botol pupuk per siklus tiga bulanan, dan menghasilkan laba bersih sekitar Rp956.000. Benefit Cost Ratio (BCR) yang mencapai angka 1,19 menunjukkan efisiensi yang cukup baik untuk skala usaha mikro.

ECOPOC menyasar segmen pasar yang peduli lingkungan: petani kecil, pelaku urban farming, dan komunitas hijau yang kini tengah tumbuh di perkotaan. Tim juga mencatat bahwa lebih dari 70% responden survei menyatakan ketertarikan pada pupuk yang berkelanjutan dan tidak merusak lingkungan.

Strategi pemasaran dilakukan secara digital melalui media sosial seperti Instagram dan WhatsApp Business, serta edukasi berbasis komunitas lewat webinar dan kemitraan dengan toko pertanian. Produk ini mengusung pendekatan ekonomi sirkular, dengan semangat mendaur ulang limbah menjadi manfaat.

Keberhasilan ini tak lepas dari peran dosen pendamping, Fakhruddin Mansyur, S.E.I., M.E.I., yang turut membimbing mahasiswa dari tahap perencanaan hingga penyusunan laporan. Pihak kampus juga memberikan dukungan penuh, termasuk dalam proses pengajuan dan seleksi proposal hibah PKM ke Kementerian.

“Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah kini bukan hanya belajar teori, tapi juga tampil memberikan solusi konkret atas persoalan lingkungan. Ini bagian dari dakwah intelektual yang patut diapresiasi,” ujar Fakhruddin.

Dilanjutkan Udin, sapaan akrabnya, tuan rumah PIMNAS tahun ini dipusatkan di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar yang digelar pada akhir November 2025.  Tahun 2024 lalu, Unhas adalah juara umum PIMNAS ke-37. PIMNAS merupakan ajang kompetisi ilmiah tertinggi bagi mahasiswa di Indonesia yang mempertemukan para pemenang seleksi Program Kreativitas Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tujuan dari PIMNAS yakni meningkatkan kreativitas dan kemampuan mahasiswa untuk menyampaikan karya intelektualnya.

Adapun bidang penelitian dalam PKM antara lain PKM-RE (Riset Eksakta), PKM-RSH (Riset Sosial Humaniora), PKM-PM (Pengabdian Masyarakat), PKM-PI (Penerapan Iptek),  PKM-KC (Karya Cipta), PKM-KI (Karya Inovatif), PKM-K (Kewirausahaan), PKM-VGK (Video Gagasan Konstruktif),  PKM-AI (Artikel Ilmiah) dan PKM-GFT (Gagasan Futuristik Tertulis). (*)

 

Sumber: khittah.co

Terkait: Program Kreativitas MahasiswaUniversitas Muhammadiyah Makassar

TerkaitBerita

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

Editor: Muhammad Tohir
27 Februari 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

UMPAR Peroleh Dana Hibah, Dukung Dua Skema Riset Strategis

Editor: Muhammad Tohir
20 Februari 2026

...

Siswi SMA Muhammadiyah Rappang Raih Emas di Olimpiade Ahmad Dahlan Nasional ke-8

Editor: Muhammad Tohir
15 Februari 2026

...

BeritaTerkini

Wali Kota Parepare dan Kapolres Jajal Lapangan Padel Royal Metro Sky

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Resmikan Masjid Anas Bin Malik dan SIT An Naas, Tasming Hamid Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 Maret 2026

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan