• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 15 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Inovasi Pengelolaan Limbah Detergen Antar Tim Mahasiswa Unismuh Raih Hibah PKM Kewirausahaan 2025

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Juli 2025
di Pendidikan, Penelitian
Dosen pendamping, Fakhruddin Mansyur, S.E.I., M.E.I (tengah) diapit tim mahasiswa Unismuh  peraih hibah PKM-Kewirausahaan 2025

Dosen pendamping, Fakhruddin Mansyur, S.E.I., M.E.I (tengah) diapit tim mahasiswa Unismuh peraih hibah PKM-Kewirausahaan 2025

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Hibah Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) 2025.

Tim dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah berhasil meraih pendanaan melalui proposal inovatif bertajuk ECOPOC: Inovasi Pengelolaan Limbah Detergen Menjadi Pupuk Organik Premium Berbasis Teknologi Biodegradasi.

Tim ini diketuai oleh Suraida Nur Kasim, mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah, yang memimpin lima anggota lintas prodi dan angkatan. Mereka adalah Andi Khairunnisa dari Ekonomi Pembangunan, Muhammad Akbar dari Pendidikan Agama Islam, serta dua rekannya dari Hukum Ekonomi Syariah yaitu Alika Maghfira Tajjudin dan Eva Dwiyanti. Pembagian peran yang terstruktur, tim ini menunjukkan kolaborasi multidisiplin yang solid dalam mewujudkan solusi ramah lingkungan berbasis sains terapan.

ECOPOC merupakan pupuk organik cair hasil fermentasi limbah detergen rumah tangga menggunakan teknologi mikroorganisme EM4. Inovasi ini dilandasi oleh kepedulian terhadap bahaya limbah detergen yang selama ini mencemari air dan tanah, serta minimnya solusi pengelolaan yang efektif di tingkat rumah tangga.

“Kami ingin membuktikan bahwa limbah yang selama ini dianggap berbahaya, ternyata bisa menjadi berkah bagi lingkungan dan petani,” ujar Suraida dilansir dari khittah.co, Selasa (15/7/2025).

Berita Terkait

Tour Preneur Bidang Ekowir PIKOM IMM FISIP Berkunjung ke Nutrihub Makassar

Memoles Permata Tersembunyi: Menakar Strategi BUMDes dalam Mempopulerkan Pantai Punagaan Selayar

PIKOM IMM FISIP Unismuh Makassar Gelar Donor Darah PROFEDA

Sehari Pasca Pelantikan, UKM Hizbul Wathan Unismuh Makassar Kirim Lima Kader Terbaik ke SILATNAS HW 2025 di Yogyakarta

Produk Ramah Lingkungan, Solusi Nyata

Dalam proses produksinya, limbah detergen mengalami netralisasi menggunakan arang aktif dan cuka apel, lalu difermentasi selama tujuh hari dengan tambahan larutan EM4 dan molase. Hasil fermentasi menghasilkan pupuk cair bernutrisi yang mengandung nitrogen, fosfat, dan kalium, dengan nilai manfaat langsung bagi pertumbuhan tanaman.

Produk dikemas dalam botol daur ulang berukuran 1 liter, lengkap dengan label edukatif. Dari sisi kelayakan bisnis, usaha ini dinilai menjanjikan. Dengan modal awal sekitar Rp4,9 juta, tim memperkirakan dapat memproduksi 170 botol pupuk per siklus tiga bulanan, dan menghasilkan laba bersih sekitar Rp956.000. Benefit Cost Ratio (BCR) yang mencapai angka 1,19 menunjukkan efisiensi yang cukup baik untuk skala usaha mikro.

ECOPOC menyasar segmen pasar yang peduli lingkungan: petani kecil, pelaku urban farming, dan komunitas hijau yang kini tengah tumbuh di perkotaan. Tim juga mencatat bahwa lebih dari 70% responden survei menyatakan ketertarikan pada pupuk yang berkelanjutan dan tidak merusak lingkungan.

Strategi pemasaran dilakukan secara digital melalui media sosial seperti Instagram dan WhatsApp Business, serta edukasi berbasis komunitas lewat webinar dan kemitraan dengan toko pertanian. Produk ini mengusung pendekatan ekonomi sirkular, dengan semangat mendaur ulang limbah menjadi manfaat.

Keberhasilan ini tak lepas dari peran dosen pendamping, Fakhruddin Mansyur, S.E.I., M.E.I., yang turut membimbing mahasiswa dari tahap perencanaan hingga penyusunan laporan. Pihak kampus juga memberikan dukungan penuh, termasuk dalam proses pengajuan dan seleksi proposal hibah PKM ke Kementerian.

“Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah kini bukan hanya belajar teori, tapi juga tampil memberikan solusi konkret atas persoalan lingkungan. Ini bagian dari dakwah intelektual yang patut diapresiasi,” ujar Fakhruddin.

Dilanjutkan Udin, sapaan akrabnya, tuan rumah PIMNAS tahun ini dipusatkan di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar yang digelar pada akhir November 2025.  Tahun 2024 lalu, Unhas adalah juara umum PIMNAS ke-37. PIMNAS merupakan ajang kompetisi ilmiah tertinggi bagi mahasiswa di Indonesia yang mempertemukan para pemenang seleksi Program Kreativitas Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tujuan dari PIMNAS yakni meningkatkan kreativitas dan kemampuan mahasiswa untuk menyampaikan karya intelektualnya.

Adapun bidang penelitian dalam PKM antara lain PKM-RE (Riset Eksakta), PKM-RSH (Riset Sosial Humaniora), PKM-PM (Pengabdian Masyarakat), PKM-PI (Penerapan Iptek),  PKM-KC (Karya Cipta), PKM-KI (Karya Inovatif), PKM-K (Kewirausahaan), PKM-VGK (Video Gagasan Konstruktif),  PKM-AI (Artikel Ilmiah) dan PKM-GFT (Gagasan Futuristik Tertulis). (*)

 

Sumber: khittah.co

Terkait: Program Kreativitas MahasiswaUniversitas Muhammadiyah Makassar

TerkaitBerita

Petani Rumput Laut di Suppa Dibekali Strategi Adaptasi Gagal Panen oleh ITH

Petani Rumput Laut di Suppa Dibekali Strategi Adaptasi Gagal Panen oleh ITH

Editor: Muhammad Tohir
9 Mei 2026

...

Siapkan Agen Anti Konsumtif Digital, ITH Kuatkan Literasi Finansial Berbasis Sains Data Siswa SMAN 4 Parepare

Siapkan Agen Anti Konsumtif Digital, ITH Kuatkan Literasi Finansial Berbasis Sains Data Siswa SMAN 4 Parepare

Editor: Muhammad Tohir
6 Mei 2026

...

Prof Ahmad Sewang

Refleksi Persatuan Umat di Musda VI ICMI Parepare, Prof Ahmad Sewang Soroti Akar Perpecahan dan Jalan Integrasi

Editor: Tim Redaksi
5 Mei 2026

...

Aklamasi di Musda VI, Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare

Aklamasi di Musda VI, Prof Mahsyar Idris Kembali Pimpin ICMI Parepare

Editor: Tim Redaksi
3 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan