• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 11 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

JK Diminta ‘Turun Gunung’ Selamatkan Golkar

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
18 November 2017
di Politik
Cawapres nomor urut 2 Jusuf Kalla menjelaskan visi misinya saat menjadi pembicara pada diskusi terbuka bertajuk Membedah Visi-Misi, Program Utama dalam Rangka Mensejahterakan Rakyat dalam Waktu Singkat Pasangan Capres Cawapres Jokowi-JK di Bogor, Jabar, Sabtu (28/6). Menurut Jusuf Kalla langkah tercepat meningkatkan kesejahteraan rakyat diantaranya melalui sektor pertanian dan industri. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ed/Spt/14

Cawapres nomor urut 2 Jusuf Kalla menjelaskan visi misinya saat menjadi pembicara pada diskusi terbuka bertajuk Membedah Visi-Misi, Program Utama dalam Rangka Mensejahterakan Rakyat dalam Waktu Singkat Pasangan Capres Cawapres Jokowi-JK di Bogor, Jabar, Sabtu (28/6). Menurut Jusuf Kalla langkah tercepat meningkatkan kesejahteraan rakyat diantaranya melalui sektor pertanian dan industri. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ed/Spt/14

JAKARTA, PIJARNEWS.COM — Pengamat politik Emrus Sihombing mengatakan, persoalan dihadapi Partai Golkar saat ini bukan masalah ringan. Perilaku yang `dipertontonkan` Setya Novanto selaku ketua umum partai tersebut, dari opini publik jelas sangat kurang menguntungkan bagi Setnov dan Golkar.

“Respon publik di berbagai media arus utama dan media baru cenderung memberikan kritik sangat tidak produktif bagi SN dan untuk Golkar. Untuk menyelamaTKAN Golkar Dari kehancuran, mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla (JK) harus turun gunung. Jk harus bisa mengumpulkan semua kekuatan untuk menggelar Munaslub untuk mencari kepengurusan baru,” papar Emrus dilansir Harian Terbit.

Dia meyakini JK memiliki kemampuan menyelamatkan Golkar. Sebab, JK tokoh senior di Golkar dan dihormati di negeri ini. Selain itu, JK memiliki jaringan ke seluruh DPD dan DPC di seluruh Indonesia, berani, tegas, berfikir dan bertindak reformis, tenang, dapat melakukan komunikasi intens dengan RI-1, saat ini menjadi orang kedua di negeri ini.

“Saran saya, JK harus turun gunung selamatkan Golkar. Now or Never,” pungkasnya.

* Munaslub

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-61, Ketua DPD Partai Golkar Sulsel Dapat Kejutan

Momen HUT Golkar ke-61, DPD Partai Golkar Sulsel Kenang Jasa Pahlawan

Appi Minta Wejangan ke Mantan Wapres Jusuf Kalla, Ini Pesannya

Jusuf Kalla Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum PMI

Sementara itu, pengamat sosial politik Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, menilai Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto harus mengikuti proses hukum terkait dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi proyek KTP-e.

“Sebaiknya pihak DPP Golkar menyarankan Setya Novanto untuk mengikuti proses hukum,” kata Ubedilah kepada Antara News, Jumat siang. “Jadikan proses hukum itu sebagai momentum memperbaiki citra Golkar.”

Ubedilah berpendapat kejadian yang menimpa Setya Novanto ikut mencoreng citra Golkar di mata masyarakat menjelang tahun politik 2018 dan 2019. “Elektabilitas partai itu dipengaruhi oleh dua hal yaitu oleh citra dan bekerjanya mesin politik partai,” kata Ubedilah.

“Pada kasus Setya Novanto tidak hanya memperburuk citra Setya Novanto tetapi juga memperburuk citra partai karena melekat padanya sebagai ketua umum Golkar,” kata pengajar mata kuliah Sosiologi Politik di UNJ itu.

Ubedilah berpendapat agar Partai Golkar tidak ragu untuk memilih jalan Munaslub terkait penggantian Setya Novanto dari posisi Ketum Golkar.

“Tampaknya ada dilema psikologis pada pengurus Golkar antara loyalitas, tantangan tahun politik 2018-2019 dan kehendak untuk mengikuti nalar publik,” katanya. “Ini yang membuat Golkar bimbang ambil jalan Munaslub,” tutupnya. (*)

Terkait: GolkarJusuf KallaSetya Novanto

TerkaitBerita

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

Ketua Fraksi NasDem Sulsel Serap Aspirasi di Bacukiki, Petani Keluhkan Banjir

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Februari 2026

...

Sekjen DPP Partai Demokrat Warning Ketua DPC Soal Anak Ranting

Editor: Muhammad Tohir
14 November 2025

...

Rayakan HUT ke-61, Ketua DPD Partai Golkar Sulsel Dapat Kejutan

Editor: Tim Redaksi
21 Oktober 2025

...

BeritaTerkini

Harga Plastik Melonjak 50 Persen, Keuntungan Pedagang Minuman di Pinrang Menipis

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

Punya Bakat Dangdut? Catat Syarat dan Jadwal Audisi Dangdut Academy Indosiar di Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

Perketat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Pemkab Sidrap Bakal Bentuk Tim

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

Polres Parepare Sosialisasikan Call Center 110 ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

162 Siswa SMPN 9 Parepare Ikuti TKA, Sekolah Pastikan Mental dan Teknis Siap

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan