• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 22 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Kapal Milik PT.Soeci Tumpahkan Solar, Pemuda Pancasila Akan Layangkan Gugatan

Editor: Abdillah MS
14 Januari 2019
di Ajatappareng, Peristiwa, Sulselbar
Kapal Milik PT.Soeci Tumpahkan Solar, Pemuda Pancasila Akan Layangkan Gugatan

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Kasus pencemaran laut di sekitar perairan pantai Cempae, Soreang, Parepare, Sulawesi Selatan, yang bersumber dari tumpahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar Kapal Golden Pearl XIV, milik PT.Soechi Lines Tbk (SOCI), pada Kamis lalu (10/1/2019), kini berbuntut panjang. Pasalnya, sejumlah elemen berencana akan melayangkan gugatan atau class acation. Salah satu ormas yang akan menggugat adalah Pemuda Pancasila.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Parepare, Fadly Agus Mante saat dihubungi Pijarnews mengatakan, untuk saat ini pihaknya sementara konsen mengolah data dan informasi, selanjutnya akan mengajukan gugatan class action bersama beberapa organisasi pemerhati lingkungan lainnya di Sulsel.

“Saat ini kami berkonsentrasi mengumpulkan data di lapangan dan berencana berjejaring dengan beberapa organisasi pemerhati lingkungan, dan selanjutnya kami layangkan gugatan class action,” tegas Fadly.

Fadly menganggap ada unsur kelalaian pada saat solar itu tertumpah dari kapal Golden Pearl XIV Milik PT Soechi Lines Tbk ini, hal ini diduga melanggar Undang-undang (UU) 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup.

BeritaTerkait

DPRD Pinrang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wabup: Jadi Bahan Evaluasi Kinerja

DPRD Pinrang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wabup: Jadi Bahan Evaluasi Kinerja

21 Juli 2026
Bersama Warga SatgasTMMD ke-129 Kodim 1404/Pinrang Rehab RTLH, Progresnya Terus Meningkat

Bersama Warga SatgasTMMD ke-129 Kodim 1404/Pinrang Rehab RTLH, Progresnya Terus Meningkat

20 Juli 2026
Satgas TMMD ke-129 Kodim Pinrang Edukasi Pelajar soal Bahaya Narkoba di Desa Tanratuo

Satgas TMMD ke-129 Kodim Pinrang Edukasi Pelajar soal Bahaya Narkoba di Desa Tanratuo

20 Juli 2026
Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Sidrap Cek Kesehatan Gratis dan Bersihkan Parit hingga Lorong Warga

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Sidrap Cek Kesehatan Gratis dan Bersihkan Parit hingga Lorong Warga

17 Juli 2026

“Tuntutan hukumnya, sesuai UU 32 ada kurungan badan bagi direksi dan ganti rugi Rp3 Miliar – Rp13 Miliar,” katanya.

Ia pun sangsi jika solar yang tumpah ke pantai Cempae ini, berasal dari pendingin LO Cooler A/E kapal tanker, karena jumlahnya cukup banyak.

“Jika benar dari Lo cooler akan sangat fatal, mesti kalau kerusakan kapal tanker tidak serta merta berlayar, bisa ada ledakan kalau tidak ada perbaikan, jadi pertanyaannya, apakah benar dari tanki Lo cooler?” katanya.

Sementara itu, kata Fadly, Kementerian Lingkungan Hidup dalam proses penyelidikan terhadap solar yang tumpah di pantai Cempae Soreang ini. Bahkan pengambilan sampel telah dilaksanakan pada Sabtu kemarin (12/1/2019), yang didampingi oleh sejumlah pengurus MPC Pemuda Pancasila Parepare, serta pengurus wilayah Badan Lingkunga Hidup (BLH) Pemuda Pancasila Sulsel.

Fadly meyayangkan adanya pembiaran Kapal Tanker Golden Pearl XIV milik PT.Soechi Lines ini keluar dengan leluasa untuk meninggalkan dermaga Jetty Pertamina. Apalagi kebocoran BBM jenis solar yang tumpah di pantai dalam jumlah sangat besar, sampai penduduk sekitarnya dapat memgumpulkan ribuan liter solar hanya dari pantai.

Ia mempertanyakan data dari pihak Pertamina, jika solar yang tumpah itu 0,8 kiloliter. Berdasarkan hitung-hitungan, 0,8 kiloliter jika dipecah menjadi 800 liter. Jika dimasukan ke drum besar hanya muat untuk empat drum. Padahal seperti telah dilaporkan, satu penduduk saja telah dapat mengumpulkan 10 drum solar dalam tempo singkat 3 jam. Bayangkan jumlah solar yang tertumpah sebenarnya berapa banyak dengan fakta masyarakat berbondong-bondong ke Pantai menimba solar yang tumpah selama seharian. Tentunya jumlah solar yang tumpah sebenarnya beribu-ribu liter.

“Ini lucu, investigasi dan fakta lapangan masyarakat berbondong-bondong mengambil solar berjrigen-jrigen. Jadi tidak berbanding lurus 800 liter, karena banyak jrigen berisi solar yang diambil oleh masyarakat. Tidak mungkin 0,8 kiloliter jika mengacu pada banyaknya jrigen solar yang dibawa masyarakat,” katanya.

Bayangkan, kata Fadly, jarak kapal dari pantai sekira 100 meter, dan jika pantai yang tercemar hanya 200 meter berarti air laut mengandung minyak solar adalah 10,000 meter persegi dalam bentuk segitiga. Ditambah lagi, bila tebalnya tumpahan solar hanya 1 Cm saja, ini berarti minyak yang tumpah mencapai setidaknya 100.00 liter. Tentunya jumlah minyak yang tumpah sebetulnya jauh lebih besar lagi karena cakupan pencemaran minyak ini jauh lebih luas daripada 200 meter garis pantai.

“Kami menduga ada upaya pembodohan pemilik kapal dalam penjelasan kepada Pertamina, dimana tumpahan solar tersebut dikatakan karena kerusakan LO Cooler kapal,” kata Fadly.

Menurt Fadly, LO Cooler tidak menggunakan solar sama sekali, jadi tidak mungkin solar tumpah ke laut disebabkan oleh LO cooler. Seharusnya Pertamina mencermati penjelasan tersebut yang sarat dengan keanehan dan kejanggalan sebelum memperbolehkan kapal tersebut beroperasi kembali.

Fadly juga berharap semua instansi dan LSM turut mengawal investigasi kejadian ini agar fakta dan kebenarannya dapat terungkap.

Editor: Abdillah.Ms

Terkait: Class actionPemuda PancasilaPT.Soechi Lines TbkSolar Tumpah

BeritaTerkait

Pemadaman Listrik, Pemuda Pancasila Unjuk Rasa di Kantor PLN Parepare

Pemadaman Listrik, Pemuda Pancasila Unjuk Rasa di Kantor PLN Parepare

Editor: Tohir Muhammad
27 November 2023

...

Diza Rasyid Ali Kembali Pimpin MPW Pemuda Pancasila Sulsel, Taufan Pawe Sampaikan Apresiasi

Diza Rasyid Ali Kembali Pimpin MPW Pemuda Pancasila Sulsel, Taufan Pawe Sampaikan Apresiasi

Editor: Tohir Muhammad
3 Juli 2022

...

Peringati HUT RI, BLH-PP Parepare Perbaiki Lahan Rusak

Peringati HUT RI, BLH-PP Parepare Perbaiki Lahan Rusak

Editor: Tim Redaksi
17 Agustus 2020

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi