• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial Pemkot Parepare

Kendalikan Inflasi, Pemkot Parepare Tanam Cabai hingga Fasilitasi Pembelian di Daerah Penghasil

Editor: Tohir Muhammad
19 Juli 2024
di Pemkot Parepare
Foto: Ikbal/Pijarnews.com 
Caption: Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali memanen lombok yang ditanam di sekitar kantor Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Parepare, Kamis (18/7/2024).

Foto: Ikbal/Pijarnews.com Caption: Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali memanen lombok yang ditanam di sekitar kantor Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Parepare, Kamis (18/7/2024).

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Meski wilayahnya tidak memiliki lahan pertanian yang besar, namun Kota Parepare, Sulawesi Selatan mampu melakukan pengendalian inflasi, Hal itu diungkapkan Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali disela-sela kegiatan petik cabe di Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Kamis (18/7/2024).

Kota Parepare merupakan kota yang mengandalkan sektor jasa, sehingga dibutuhkan langkah jitu guna mengatasi masalah inflasi tersebut.

“Sekarang ini, di Juni-Juli itu sekitar 2,6 persen. Memang kalau dilihat secara estimasi seluruh di Sulsel termasuk tinggi. Tetapi ukuran dari inflasi itu rensnya diatas 3 dan dibawa 1,” kata Akbar Ali.

“Kemudian dalam rangka penanganan inflasi ini, salah satunya dilaksanakan penanaman cabe yang dilakukan beberapa waktu lalu hari ini kita sudah bisa petik hasilnya,” jelas Akbar Ali.

BeritaTerkait

Ada MBG dan Pasar Senggol Kian Sepi, Penjual Putu Ini Mengaku Pendapatan Menurun

Ada MBG dan Pasar Senggol Kian Sepi, Penjual Putu Ini Mengaku Pendapatan Menurun

28 Oktober 2026
Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

27 Oktober 2026
Wali Kota Parepare Apresiasi Ponpes Hilyatul Irsyad Cetak Generasi Santri

Wali Kota Parepare Apresiasi Ponpes Hilyatul Irsyad Cetak Generasi Santri

25 Oktober 2026
Sekda Parepare Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Pesantren Didorong Perkuat Peran

Sekda Parepare Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Pesantren Didorong Perkuat Peran

23 Oktober 2026

Lebih lanjut dikatakan Pj Wali Kota pihaknya juga mencari produk kebutuhan masyarakat seperti cabai dengan memfasilitasi pembelian dengan salah satu kabupaten penghasil seperti Takalar dan Enrekang.

“Kita bantu subsidi terkait pendistribusian sampai ke Parepare, sehingga nilai jual untuk Parepare tidak tinggi lagi untuk dibeli masyarakat,” pungkasnya.

Diakuinya, masyarakat Kota Parepare yang mengandalkan jasa juga menjadi kendala untuk mendorong menanam cabai secara mandiri di pekarangan mereka masing-masing benih cabai dengan cara hidroponik.

“Harusnya juga kita dorong masyarakat melakukan penanaman mandiri, namun kita sadari bahwa kondisi kita sangat tidak memadai sehingga yang paling efektif kita gerakan petani-petani yang memang mengeluti hal tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, Asisten II Perekonomian dan Kesra, Andi Ardian Asyraq saat ditemui Pijarnews.com,  mengatakan inflasi sekitar 2,6 jika diukur terdapat plus minus, diantaranya masih satu di bawah nasional, namun pihak Pemkot Parepare waspada.

Dijelaskan Asisten II Perekonomian dan Kesra, dari inflasi tersebut komuditi yang andil inflasi kurang lebih empat komuditi yakni beras, ikan, cabe dan udang basah.

“Beras jadi andil terbesar menyumbang inflasi, namun upaya yang telah dilakukan pemerintah Kota Parepare dalam hal pengendalian inflasi khsus beras terkait dengan beras SPHP yang jadi komuditi Bulog itu kita lakukan langkah dengan menetapkan harga penyaluran kepada masyarakat,” pungkasnya.

“Oleh Bulog meski di HET (harga eceran tertinggi) tertulis Rp 12.5 ribu oleh Bulog diminta ke mitra untuk melepas dengan harga Rp 12 ribu,” tuturnya.

Dikatakan Ardian beras yang menyumbang inflasi yakni beras lokal, dan pengendaliannya pemerintah Kota Parepare telah merumuskan langkah yang strategis untuk mengendalikan komuditi beras lokal.

Lebih lanjut dijelaskan Ardian, komuditi yang menyumbang inflasi di Kota Parepare yakni ikan. “Untuk ikan ini kami perintah kota sudah mengumpulkan para pengepul ikan, nelayan dan mereka menyampaikan bahwa suplai dari ikan masuk di Parepare,” tambahnya.

“Karena kita di Parepare tidak termasuk sebagai penghasil ikan dan masih mendatangkan dari berbagai kabupaten seperti Kabupaten Sinjai. Jadi itu sangat berpengaruh, terlebih pada saat idul adha kemarin karena mungkin banyak nelayan yang tak melaut, dan harapan kita kedepan jika ikan harganya bisa terkendali,” pungkasnya.

Komuditi lainnya yang pengaruh inflasi di Kota Parepare yakni cabe, dan Pemkot kata Ardian telah mengambil langkah untuk melakukan kerjasama antar daerah yang menjadi sentra produksi cabe.

“Kita sudah kerjasama dengan Pemkab Takalar untuk menyerap produksi cabe mereka untuk kita distribusikan di pasar yang ada di Kota Parepare. Namun memang ada beberapa komuditi cabe yang dimiliki pedagang dengan harga modal masih tinggi sehingga mereka berusaha untuk menghabiskan stok lebih dulu,” jelasnya.

Asisten II Perekonomian dan Kesra, Andi Ardian Asyraq pun menegaskan optimis bisa mengendalikan masalah inflasi di Kota Parepare.  (Ink)

Terkait: Akbar AliCabaiInflasiPareparePemkot

Berita Terkait

Imigrasi Buka Beranda Layanan di Barru, Pengurusan Paspor Makin Mudah

Imigrasi Buka Beranda Layanan di Barru, Pengurusan Paspor Makin Mudah

Editor: Tohir Muhammad
30 Oktober 2026

...

Ada MBG dan Pasar Senggol Kian Sepi, Penjual Putu Ini Mengaku Pendapatan Menurun

Ada MBG dan Pasar Senggol Kian Sepi, Penjual Putu Ini Mengaku Pendapatan Menurun

Editor: Tohir Muhammad
28 Oktober 2026

...

Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

Editor: Tohir Muhammad
27 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidrap Tinjau Perbaikan Jalan Lorong Amparita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PGRI Bacukiki Barat Gelar Konkercab I 2026 di SMAN 5 Parepare, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Parepare Lantik 18 Pejabat, Ini Nama-namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi