• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 16 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kisah Nasir: 30 Tahun Berjualan Kacang, Tiap Hari Bawa 100 Liter

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Desember 2020
di Ajatappareng, Sulselbar
Nasir

Nasir, penjual kacang dan jagung rebus di Jalan Veteran Kota Parepare. --Hamdan/Pijarnews--

Nasir
Nasir, penjual kacang dan jagung rebus di Jalan Veteran Kota Parepare. –Hamdan/Pijarnews–

Setiap hari, Nasir membawa 100 liter kacang. Per liter kacang rebus ia hargai Rp 10 ribu. Jika semua laku terjual, ia bisa pulang membawa untung Rp 150 ribu. Tapi tak jarang pula semua dagangannya habis terjual, kadang juga ada yang tersisa.

“Dulu itu kadang mendapat Rp50 ribu sampai Rp150 ribu per hari,” katanya.

Selama pandemi Covid-19 lanjut Nasir, penjualannya mengalami penurunan. “Setengah mati sekarang pak, pokoknya sabar betul orang sekarang ini. Bisa tiga malam dijual baru habis. Kadang laku 10 liter sampai 30 liter. Tapi sebelum corona rata itu 100 liter,” paparnya.

Saat berjualan, Nasir didampingi anak bungsunya Nurdin. Sekitar pukul 16.00, mulailah Nasir mengayun langkah bersama gerobaknya dari Jalan Andi Makkasau Timur menuju Jalan Veteran.

Jika dagangannya cepat laris, ia bisa pulang lebih awal pukul 20.00. “Kalau laris bisa saya pulang lebih awal tapi kalau sepi lagi bisa sampai pukul 22.00,” lanjutnya.

Berita Terkait

FICER : Mengenal Dongkelor, Mengedukasi Anak-anak Jaga Protokol Kesehatan Lewat Dongeng Online

Saat ditanya alasan tetap bertahan jualan kacang rebus, Nasir mengatakan, jualan kacang rebus sudah menjadi hobi juga terbilang gampang. “Saya bertahan karena pendapatan saya tidak terang seperti yang lain dan saya rasa kerjaan ini cukup gampang,” tuturnya.

“Prinsip saya yang penting bisa sabar, jadikan pekerjaan sebagai hobi. Prinsip saya juga yang penting bisa tutupi biaya hidup sehari semalam dengan rezeki halal. Ada juga untuk ongkos sekolah anak-anak. Alhamdulillah itu sudah cukup,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Nasir juga menjelaskan cara pengolahan kacang rebus miliknya. “Pertama itu direndam, dicuci hingga bersih kemudian direbus bersama garam. Setelah masak dipisahkan lagi yang rusak kemudian dipindahkan digerobak dan dipanggang lagi,” katanya.

Kacang yang diproduksi Nasir berasal dari berbagai daerah di antaranya, Pangkep, Maros, Barru, Sidrap dan Soppeng tanah kelahirannya.

Saat ini pria kelahiran tahun 1954 itu bercita-cita ingin punya rumah sendiri. “Selama 30 tahun ini saya kontrak rumah di Parepare. Tapi sekarang saya tinggal di rumah yang dibelikan adik saya. Jadi saya bercita-cita rumah yang dibeli adik saya yang saya tempati sekarang bisa segera dilunasi. Anak saya juga dua orang masih belum menikah,” harapnya. (*)

Reporter : Hamdan
Editor : Dian Muhtadiah Hamna

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: Ficer

TerkaitBerita

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

...

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

...

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Editor: Muhammad Tohir
31 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wali Kota Parepare Antar Langsung Rastra dan Kursi Roda ke Rumah Warga

Wali Kota Parepare Antar Langsung Rastra dan Kursi Roda ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

Editor: Tim Redaksi
15 Juni 2026

Imigrasi Parepare Layani 38 Pemohon Paspor di CFD Lewat Program PASPORIA

Imigrasi Parepare Layani 38 Pemohon Paspor di CFD Lewat Program PASPORIA

Editor: Muhammad Tohir
14 Juni 2026

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Editor: Tim Redaksi
13 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan