• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Kisah Nasir: 30 Tahun Berjualan Kacang, Tiap Hari Bawa 100 Liter

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Desember 2020
di Ajatappareng, Sulselbar
Nasir

Nasir, penjual kacang dan jagung rebus di Jalan Veteran Kota Parepare. --Hamdan/Pijarnews--

Nasir
Nasir, penjual kacang dan jagung rebus di Jalan Veteran Kota Parepare. –Hamdan/Pijarnews–

Setiap hari, Nasir membawa 100 liter kacang. Per liter kacang rebus ia hargai Rp 10 ribu. Jika semua laku terjual, ia bisa pulang membawa untung Rp 150 ribu. Tapi tak jarang pula semua dagangannya habis terjual, kadang juga ada yang tersisa.

“Dulu itu kadang mendapat Rp50 ribu sampai Rp150 ribu per hari,” katanya.

Selama pandemi Covid-19 lanjut Nasir, penjualannya mengalami penurunan. “Setengah mati sekarang pak, pokoknya sabar betul orang sekarang ini. Bisa tiga malam dijual baru habis. Kadang laku 10 liter sampai 30 liter. Tapi sebelum corona rata itu 100 liter,” paparnya.

Saat berjualan, Nasir didampingi anak bungsunya Nurdin. Sekitar pukul 16.00, mulailah Nasir mengayun langkah bersama gerobaknya dari Jalan Andi Makkasau Timur menuju Jalan Veteran.

BeritaTerkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026
Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

17 Agustus 2026

Jika dagangannya cepat laris, ia bisa pulang lebih awal pukul 20.00. “Kalau laris bisa saya pulang lebih awal tapi kalau sepi lagi bisa sampai pukul 22.00,” lanjutnya.

Saat ditanya alasan tetap bertahan jualan kacang rebus, Nasir mengatakan, jualan kacang rebus sudah menjadi hobi juga terbilang gampang. “Saya bertahan karena pendapatan saya tidak terang seperti yang lain dan saya rasa kerjaan ini cukup gampang,” tuturnya.

“Prinsip saya yang penting bisa sabar, jadikan pekerjaan sebagai hobi. Prinsip saya juga yang penting bisa tutupi biaya hidup sehari semalam dengan rezeki halal. Ada juga untuk ongkos sekolah anak-anak. Alhamdulillah itu sudah cukup,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Nasir juga menjelaskan cara pengolahan kacang rebus miliknya. “Pertama itu direndam, dicuci hingga bersih kemudian direbus bersama garam. Setelah masak dipisahkan lagi yang rusak kemudian dipindahkan digerobak dan dipanggang lagi,” katanya.

Kacang yang diproduksi Nasir berasal dari berbagai daerah di antaranya, Pangkep, Maros, Barru, Sidrap dan Soppeng tanah kelahirannya.

Saat ini pria kelahiran tahun 1954 itu bercita-cita ingin punya rumah sendiri. “Selama 30 tahun ini saya kontrak rumah di Parepare. Tapi sekarang saya tinggal di rumah yang dibelikan adik saya. Jadi saya bercita-cita rumah yang dibeli adik saya yang saya tempati sekarang bisa segera dilunasi. Anak saya juga dua orang masih belum menikah,” harapnya. (*)

Reporter : Hamdan
Editor : Dian Muhtadiah Hamna

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: Ficer

BeritaTerkait

Tampilan salah satu video Dongkelor di Youtube

FICER : Mengenal Dongkelor, Mengedukasi Anak-anak Jaga Protokol Kesehatan Lewat Dongeng Online

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
24 November 2020

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi