• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 8 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Kisah Nasir: 30 Tahun Berjualan Kacang, Tiap Hari Bawa 100 Liter

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Desember 2020
di Ajatappareng, Sulselbar
Nasir

Nasir, penjual kacang dan jagung rebus di Jalan Veteran Kota Parepare. --Hamdan/Pijarnews--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Mencari nafkah halal memang butuh perjuangan dan kesabaran. Selain fisik, mental pun harus dipersiapkan.

Seperti halnya seorang pria bernama Nasir (67), yang masih menyandang gerobak kacang rebus yang ia jajakan selama kurang lebih 30 tahun terakhir.

Semangatnya untuk tetap bertahan hidup patut diacungi jempol. Berkat kegigihan dan kesabarannya ia bisa menghidupi keluarganya, menyekolahkan dan menikahkan dua anaknya.

Nasir memulai usahanya sejak tahun 1990. Saat itu di Parepare ada sekitar 16 orang penjual kacang rebus termasuk dirinya. Namun kini, hanya Nasir yang masih bertahan.

BeritaTerkait

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

5 Juli 2026
Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026
Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

26 Juni 2026
Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

19 Juni 2026

Pria kelahiran Soppeng itu menuturkan, setelah menikahi perempuan idamannya Singara, ia kemudian memilih mengadu nasib di Parepare. Itu sekitar tahun 1987. Tiga tahun di Parepare, Nasir kemudian mulai berjualan kacang rebus. Saat itu harga kacang masih dijual dengan harga Rp50 sampai Rp100 per liter.

“Alhamdulillah saat itu keuntungannya cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Nasir kepada PIJARNEWS, Sabtu (13/12/2020).

Awalnya ayah empat anak itu, menjual di pintu masuk Pasar Senggol Parepare depan Toko Utama. Kerap ia juga berkeliling kota dengan gerobak kacangnya. “Saya berkeliling itu sekitar 17 tahun dan kemudian menetap,” urainya.

Diusianya yang renta, Nasir mengaku tidak sanggup lagi berkeliling. Ia memilih untuk mangkal di sekitaran Adipura Senggol dan kemudian pindah di Jalan Veteran depan Kantor BNI Parepare. “Kalau di Jalan Veteran ini saya sudah berjualan selama 13 tahun. Sebelumnya, saya berkeliling, Alhamdulillah di sini ramai,” urainya.

Laman 1 dari 2
12Selanjutnya
Terkait: Ficer

BeritaTerkait

Tampilan salah satu video Dongkelor di Youtube

FICER : Mengenal Dongkelor, Mengedukasi Anak-anak Jaga Protokol Kesehatan Lewat Dongeng Online

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
24 November 2020

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi