• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 18 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kisah Pemulung di TPA Parepare, Sekolah hingga Biaya Nikah

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
17 Desember 2020
di Ajatappareng, Ekonomi

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aloppoe Parepare identik dengan bau menyengat dan kotor, namun tidak demikian bagi Erna (50) dan para pemulung lainnya, justru bagi mereka TPA menjadi tempat berkah untuk mengais rezeki.

Erna, warga kampung jati itu bahkan begitu lincah dan gesit memilah sampah sebagai sumber kebutuhan rumah tangganya.

Wanita paruh baya itu sudah kurang lebih 10 Tahun menjalankan profesinya sebagai pemulung. Ia tidak menghiraukan aroma yang menyengat bahkan lalat yang ada pada gundukkan sampah di TPA itu tak ia hiraukan.

Setiap hari Erna mengumpulkan sampah untuk dijual ke pengepul. Ia mulai mendatangi TPA usai salat subuh sampai sore hari. Dingin dan terik matahari tidak dihiraukan, Erna tak henti-hentinya bekerja.

Erna meyebutkan, setiap pekan rata-rata penghasilan yang didapatkan bisa sampai Rp. 700 ribu.

Berita Terkait

Ramadhan Fair Vol.5 Resmi Ditutup, Tasming Hamid Apresiasi HIPMI Parepare

Bukber Bersama Jurnalis, Wali Kota Parepare: Kita Ingin Suasana Lebih Akrab, Makanya Tanpa Protokoler

Bersama Forkopimda, Wali Kota Parepare Pantau Arus Mudik di Pelabuhan

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena dengan pekerjaan ini, biasa didapat itu Rp. 100 ribu per hari. Tapi biasanya kami jual setiap satu minggu. Jadi perminggu itu biasa Rp. 700 ribu,” kata Erna, Kamis (17/12/2020).

Istri dari pak Alam itu menceritakan, selain mengumpukan botol-botol plastik, aluminim, besi dan kardus untuk di jual. Ia juga kadang mendapat perabot rumah tangga dan pakaian yang masih layak pakai.

“Keuntungan yang lain, ada juga barang-barang rumah tangga dan pakaian. Kalau ada didapat pakaian itumi dipake karena mauki beli tidak ada uang,” urainya.

Dari pekerjaan itu, selain dapat mencukupi kebutuhan rumah tangga. Ia juga mengaku dapat membiayai sekolah anak-anaknya.

“Ada tujuh anak saya, empat yang masih sekolah. Itu satu tamatmi SMA, mau lanjut kuliah tapi corona jadi ditunda. Insya allah mau dikasih kuliah. Ahamdulilah semua biayanya dari hasil ini,” sebutnya.

Tiga anaknya yang lain sudah menikah. Dua laki-laki dan satu perempuan. “Semua dikasih nikah pake hasil dari pekerjaan memulung sampah ini, mau pake apa lagi kalau bukan dari sini,” ujar Erna.

Reporter: Hamdan

Terkait: PareparePemulungSampahTPA

TerkaitBerita

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

...

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan