• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 6 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Komunitas Estuaria Indonesia Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Majene

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
10 Mei 2025
di Sulselbar, Topik Utama
Komunitas Estuaria Indonesia Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Majene

MAJENE, PIJARNEWS.COM – Sebanyak 2.000 bibit mangrove di tanam di sepanjang pesisir pantai di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (10/5/2025). Komunitas Estuaria Indonesia merupakan komunitas yang menggagas gerakan tanam mangrove tersebut.

Founder Komunitas Estuaria Indonesia Nurjirana menyampaikan urgensi penanaman mangrove di wilayah pesisir, dia menjelaskan bahwa bibit mangrove ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi abrasi pantai di sepanjang pesisir Majene.

“Saat ini kami melakukan penanaman mangrove, salah satu upaya kami untuk mengatasi abrasi pantai sepanjang pesisir Kabupaten Majene yang kian menekan garis pantai,” tutur Jiran.

Lebih lanjut, Jirana yang juga alumni Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, menambahkan, gerakan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga pernyataan komitmen lintas generasi.

Berita Terkait

Keindahan Pelabuhan Passarang Tempat Terbaik Menikmati Sunset

45 Kuda Meriahkan Maulid Nabi dan Khataman Qur’an di Mekkatta

Pesantren DDI Baruga Juarai Lomba Marawis Tingkat Sulawesi Barat

Wisata Sejarah Makam Raja-raja Banggae di Sulawesi Barat

“Dukungannya datang dari berbagai pihak, Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla, CIAM Mining & Quarry, lembaga perbankan, mahasiswa Kehutanan Unsulbar, dan komunitas lokal,” ungkapnya.

Jirana berharap kegiatan ini bisa membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove. “Permasalahan utama di kawasan pesisir adalah abrasi. Dengan langkah ini, kita bisa meminimalisir dampak ombak saat musim datang,” tegas Awardee Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).

Menurut Jirana peran ekologis mangrove sebagai penjaga kehidupan ekosistem mangrove menyediakan rumah bagi ikan-ikan dan burung-burung untuk bertelur. Di daerah ini juga terdapat tempat penyu bertelur. “Maka menjaga mangrove berarti menjaga keberlanjutan kehidupan pesisir,” tekannya.

Dia dan komunitas Estuaria Indonesia tidak berhenti hingga hari ini, dia menegaskan bahwa gerakan ini adalah bagian dari rencana jangka panjang. “Kami akan tetap konsisten menjaga ekosistem pesisir dan mengajak masyarakat sebagai garda pendukung,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa dari Prodi Kehutanan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), mengatakan dalam suasana gotong royong yang sarat harapan mengaku sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Semoga apa yang kita tanam bisa bermanfaat bagi kehidupan pesisir,” ujarnya.

Sementara, Tavip Anwar yang juga Direktur Mangrove Learning Center (MLC), turut hadir dan memberi pandangan kritis, menanam itu bagus, tapi dalam jangka panjang, yang lebih penting adalah edukasi. Masyarakat harus mengerti fungsi mangrove. “Tujuan menanam bukan sekadar menumbuhkan, tapi memberi kehidupan baru,” tegasnya.

“Hari itu, mangrove-mangrove muda tertanam bukan hanya di tanah berlumpur, tapi juga di hati dan pikiran mereka yang hadir. Sebab, di balik tiap bibit yang ditanam, tersembunyi harapan besar: agar laut tetap bersahabat, dan pesisir tetap bertahan,” ucapnya. (B/why)

Citizen journalism: Firmansyah

Terkait: estuariaMajene

TerkaitBerita

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Bosowa Education dan Bosowa Peduli Perkuat Sinergi Media dan Mitra Melalui Media Gathering dan Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

10 Dai Kafda STID Natsir Tembus Lima Kabupaten Sulsel hingga 3 Desa Terpencil Sulbar

10 Dai Kafda STID Natsir Tembus Lima Kabupaten Sulsel hingga 3 Desa Terpencil Sulbar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Februari 2026

...

Program Gotong Royong Bangku Pendidikan Hadirkan Fasilitas Daur Ulang untuk Sekolah di Kepulauan Sangkarrang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Februari 2026

...

BeritaTerkini

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan