• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Kondisi Berkarat dan Masih Aktif, Mortir Peninggalan Penjajah Dimusnahkan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 April 2025
di Ajatappareng
Tim Gegana Brimob Polda Sulsel melakukan pemusnahan mortir yang jauh dari permukiman warga Desa Katomporang, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Senin (21/4/2025). Foto: Faizal Lupphy/PijarNews.com

Tim Gegana Brimob Polda Sulsel melakukan pemusnahan mortir yang jauh dari permukiman warga Desa Katomporang, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Senin (21/4/2025). Foto: Faizal Lupphy/PijarNews.com

PINRANG, PIJARNEWS.COM –– Dua mortir aktif peninggalan penjajahan Jepang ditemukan warga di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tim Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sulsel mengungkap, dua mortir tersebut merupakan bom mortir bekas peninggalan Belanda.

“Jenisnya bom militer, berupa mortir peninggalan zaman Belanda atau perang dunia,” kata Kanit Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sulsel, Iptu Munir kepada wartawan, Senin (21/4/2025).

Munir mengungkapkan, saat dua mortir tersebut ditemukan sudah dalam keadaan berkarat.

BeritaTerkait

Kemarau Panjang, Pemkab Pinrang Suplai Air di Dua Desa yang Mulai Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang, Pemkab Pinrang Suplai Air di Dua Desa yang Mulai Kesulitan Air Bersih

30 September 2026
KPU Sidrap Pantau Pilketos Serentak, Jadi Wahana Pendidikan Demokrasi Siswa

KPU Sidrap Pantau Pilketos Serentak, Jadi Wahana Pendidikan Demokrasi Siswa

30 September 2026
Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

27 September 2026
Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

24 September 2026

Kata dia, mortir yang ditemukan warga memiliki panjang 30 centimeter (cm) dengan berat kurang lebih 500 gram.

“Kondisinya saat ditemukan sudah berkarat namun masih aktif, sehingga saat berbahaya bagi masyarakat yang tidak mengetahui,” ungkapnya.

“Panjangnya 30 cm, kalau beratnya kurang lebih setengah kilo (500 gram),” rincinya.

Dua mortir aktif itu pun sudah didisposal atau dimusnahkan oleh tim Jibom.

“Alhamdulillah kegiatan serangkaian disposal atau pemusnahan tadi berjalan dengan lancar, penanganannya sesuai SOP,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah mortir atau peluru peledak ditemukan warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mortir itu ditemukan warga di daerah pegunungan Lampa Toa.

“Sudah dua kali kejadian, warga menemukan sejenis mortir,” kata Kapolsek Duampanua, Iptu Eko Prabowo kepada wartawan di lokasi, Senin (21/4/2025).

Eko mengungkap warga menemukan mortir tersebut di dua lokasi yang ada di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, kemudian melaporkannya kepada kepala desa.

Warga yang menemukan mortir di Desa Massewae adalah Sannang, pada Sabtu (19/4) lalu. Sementara di Desa Katomporang ialah Nasrul.

Warga menduga mortir itu merupakan peninggalan perang pada zaman Jepang.

“Satu di Bulukae, Desa Massewae, kedua di pegunungan Lampa Toa, Desa Katomporang,” sebutnya.

“Menurut tokoh-tokoh masyarakat yang ada disekitar sini bahwa pernah terjadi konflik zaman dahulu Jepang,” pungkasnya.

Dia menceritakan sebelum warga menemukan mortir, warga mencari madu di daerah pegunungan Lampa Toa. Sehingga mortir ditemukan di daerah tersebut.(*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Mortir

Berita Terkait

Mortir Peninggalan Zaman Jepang Ditemukan Warga Pinrang, Kapolsek Duampanua: Sudah Dua Kali Kejadian

Mortir Peninggalan Zaman Jepang Ditemukan Warga Pinrang, Kapolsek Duampanua: Sudah Dua Kali Kejadian

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 April 2025

...

Gali Tanah untuk Pondasi Cakar Ayam, Warga Pinrang Temukan Mortir

Gali Tanah untuk Pondasi Cakar Ayam, Warga Pinrang Temukan Mortir

Editor: Tohir Muhammad
10 Maret 2022

...

Penggembala di Pinrang Temukan Mortir Peninggalan Perang

Penggembala di Pinrang Temukan Mortir Peninggalan Perang

Editor: Tim Redaksi
30 Desember 2021

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi