• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 29 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Mortir Peninggalan Zaman Jepang Ditemukan Warga Pinrang, Kapolsek Duampanua: Sudah Dua Kali Kejadian

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 April 2025
di Ajatappareng
Warga menaruh mortir di Balai-balai Desa Katomporang, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, dipasangi garis polisi, Senin (21/4/2025). Foto: Faizal Lupphy/PijarNews.com

Warga menaruh mortir di Balai-balai Desa Katomporang, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, dipasangi garis polisi, Senin (21/4/2025). Foto: Faizal Lupphy/PijarNews.com

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Sebuah mortir atau peluru peledak ditemukan warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mortir itu ditemukan warga di daerah pegunungan Lampa Toa.

“Sudah dua kali kejadian, warga menemukan sejenis mortir,” kata Kapolsek Duampanua, Iptu Eko Prabowo kepada wartawan di lokasi, Senin (21/4/2025).

Eko mengungkap warga menemukan mortir tersebut di dua lokasi yang ada di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, kemudian melaporkannya kepada kepala desa.

Warga yang menemukan mortir di Desa Massewae adalah Sannang, pada Sabtu (19/4/2025) lalu. Sementara di Desa Katomporang ialah Nasrul.

Warga menduga mortir itu merupakan peninggalan perang pada zaman Jepang.

Berita Terkait

Kondisi Berkarat dan Masih Aktif, Mortir Peninggalan Penjajah Dimusnahkan

Gali Tanah untuk Pondasi Cakar Ayam, Warga Pinrang Temukan Mortir

Penggembala di Pinrang Temukan Mortir Peninggalan Perang

“Satu di Bulukae, Desa Massewae, kedua di pegunungan Lampa Toa, Desa Katomporang,” sebutnya.

“Menurut tokoh-tokoh masyarakat yang ada di sekitar sini bahwa pernah terjadi konflik zaman dahulu Jepang,” pungkasnya.

Dia menceritakan sebelum warga menemukan mortir, warga mencari madu di daerah pegunungan Lampa Toa. Sehingga mortir ditemukan di daerah tersebut.

“Warga yang mencari madu hutan menemukan mortir ini pada bulan Januari lalu,” ujarnya.

Kejadian ini selanjutnya, ditangani Tim Gegana Brimob Polda Sulsel untuk melakukan pemusnahan mortir. Pemusnahan mortir dilakukan jauh dari permukiman warga.

Kapolsek Duampanua mengimbau, masyarakat yang menemukan mortir atau sejenisnya dapat melaporkan ke pihak berwajib.

“Apabila pekebun atau petani yang menemukan sejenis bom yang mencurigakan menyerupai bom, mortir atau peluru atau jenis apapun. Segera menyampaikan yang ke terdekat Bhabinkamtibmas untuk segera ditindaklanjuti,” imbaunya.(*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Mortir

TerkaitBerita

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

...

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

...

Sherly Annavita di UMS Rappang: Kesempatan Akan Datang kepada Perempuan yang Siap

Sherly Annavita di UMS Rappang: Kesempatan Akan Datang kepada Perempuan yang Siap

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

...

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 Juni 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Juni 2026

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Editor: Muhammad Tohir
25 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan