• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Leppangeng Punya Pembangkit Listrik Sendiri, Bayarnya pun Murah

Editor: Abdillah MS
12 Januari 2019
di Ajatappareng, Sulselbar, Teknologi
Leppangeng Punya Pembangkit Listrik Sendiri, Bayarnya pun Murah

SIDRAP, PIJARNEWS.COM — Meski berada jauh di puncak pegunungan yang ada di wilayah kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, namun Desa Leppangeng ternyata memiliki penerangan listrik sendiri. Bahkan warga di desa ini lebih dahulu menikmati listrik ketimbang Desa Compong yang posisinya lebih dekat dari ibu kota kecamatan Pitu Riase. Untuk ke Desa Leppangeng harus melewati Desa Compong.

Sudah bertahun-tahun masyarakat di Desa Leppangeng ini menikmati aliran listrik dari pembangkit mikrohidro atau pembangkit listrik berskala kecil dengan menggunakan kincir yang digerakkan oleh tenaga air.

Keberadaan pembangkit listrik mikrohidro ini merupakan bantuan dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Dan sudah dinikmati masyarakat selama bertahun-tahun.

“Alhamdulillah selama ini kita sudah menikmati listrik. Kita lebih dulu dari pada Desa Compong yang jaraknya lebih dekat dengan kota,”kata Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Leppangeng, Siduman.

BeritaTerkait

Milad ke-5 KPTC Dikemas dalam Family Gathering: Selaraskan Hati, Sehatkan Jiwa

Milad ke-5 KPTC Dikemas dalam Family Gathering: Selaraskan Hati, Sehatkan Jiwa

24 Agustus 2026
Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026

Untuk pemeliharaan dan teknisi mesin pembangkit listrik, ditugaskan satu orang warga setempat yang rutin mengontrol kondisi mesin yang digerakkan oleh tenaga air. Lokasi mesin berjarak sekitar 4 kilometer dari pemukiman warga.

Listrik di desa yang memiliki 5 dusun ini menyala 24 seperti listrik yang dinikmati oleh masyarakat perkotaan. Hanya saja kadang dimatikan beberapa jam disiang hari untuk mengistirahatkan kerja mesin. “Kadang kalau siang mesinnya diistirahatkan biar awet,” ungkap Siduman.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kecamatan Pitu Riase Jemmy Harun beserta salah seorang kepala seksinya menyempatkan diri meninjau lokasi pembangkit listrik tenaga mikro hidro ini. Untuk menuju lokasi harus berjalan kaki sekitar 1 kilometer lebih.

Untuk tiba di lokasi harus melewati jalan setapak. Jalanan ini hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Yang lebih mengerikan, menuju lokasi harus berhati-hati dengan lintah. Rombongan Sekcam tidak satupun yang luput dari gigitan lintah sampai akhirnya meninggalkan lokasi dengan beberapa bekas gigitan lintah di kaki.

Pembangkit listrik di desa ini dipelihara secara swadaya oleh masyarakat setempat. Untuk biaya pemeliharaan ini berikut honor teknisinya, warga dibebankan iuran bulanan sebesar 10 ribu rupiah.

“Setiap bulan warga dibebankan iuran listrik 10 ribu per rumah. Itu di kumpul di masjid pada waktu yang telah di tentukan,” beber Siduman.

Sekcam Pitu Riase sendiri mengaku kagum dengan keberadaan pembangkit listrik tersebut. “Ini semua anugerah Tuhan lewat potensi alam. Masyarakat disini harus banyak bersyukur. Selain pemandangan alamnya yang luar biasa, hasil bumi berupa Cengkeh yang bisa menjamin hidup masyarakat disini, ternyata alam juga menyiapkan aliran air yang bisa menjadi sumber listrik tanpa BBM bagi warga disini. Saya bangga di desa ini semua komplit, “pungkasnya.

(hmz/abd)

Terkait: MikrohidroPembangkit lustrikSidrap

BeritaTerkait

DPRD dan Pemkab Sidrap Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Jadi Landasan Penyusunan APBD

DPRD dan Pemkab Sidrap Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Jadi Landasan Penyusunan APBD

Editor: Tohir Muhammad
14 Agustus 2026

...

Panen Raya di Desa Botto, Bupati Sidrap Dorong IP300 dan Modernisasi Pertanian

Panen Raya di Desa Botto, Bupati Sidrap Dorong IP300 dan Modernisasi Pertanian

Editor: Tohir Muhammad
7 Agustus 2026

...

Respon Kebutuhan LPG, Pemkab Sidrap Kembali Salurkan Extra Dropping

Respon Kebutuhan LPG, Pemkab Sidrap Kembali Salurkan Extra Dropping

Editor: Tohir Muhammad
3 Agustus 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi