• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Mager saat Hujan? Ini Dia Tipsnya!

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 November 2022
di Sulselbar
Ilustrasi mager (Dok: Sucipto/Pijarnews.com)

Ilustrasi mager (Dok: Sucipto/Pijarnews.com)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Mager adalah singkatan dari malas gerak, istirahat itu sangat populer dizaman milenial untuk mengekpresikan sebuah kondisi seseorang yang tengah dilanda kemalasan untuk berbuat suatu hal.

Jangankan bekerja, terkadang mager membius seseorang untuk tidur, bahkan perkara makan dan buang air pun sukar untuk dilakukan.

Fenomena mager muncul sewaktu-waktu dalam diri manusia terlebih pada musim hujan, terkadang kebanyakan orang merasakan mager dan tidak ingin berbuat sesuatu. Bahkan yang lebih parah kebanyakan orang menikmati itu dengan tidur seharian.

Namun, menurut salah seorang psikolog asal Makassar, Evi Rakaryani, menerangkan fenomena mager ialah sesuatu hal yang lumrah terjadi pada manusia. Hal itu dikarenakan, manusia pada dasarnya suka hedon dan kenyamanan.

BeritaTerkait

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

30 Oktober 2026
ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

30 Oktober 2026
Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

25 Oktober 2026
Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

23 Oktober 2026

“Karena manusia itu dasarnya hedon, menyukai kenyamanan,” ujar Evi saat diwawancarai via Telepon pada Sabtu (19/11/2022), malam.

Selain itu, ia mencontohkan, seperti halnya pada musim hujan, kebanyakan orang menikmati magernya dengan tidur, karena dengan tidur dirinya merasa nyaman.

“Sama juga kenapa dia mager (musim hujan) karena enak, kalau dingin gitu, maunya kita pake selimut supaya kita hangat yah. Dasarnya memang manusia itu mencintai kenyamanan” tuturnya.

Ia juga menyebutkan ada beberapa faktor yang membuat orang mager saat musim hujan yakni, faktor secara eksternal maupun secara faktor internal.

Faktor eksternal itu disebabkan, karena suasana hujan membawa dingin dan cahaya yang redup, sehingga orang terbawa dalam suasana tersebut.

“Yang pertama karena cuaca jelas lebih dingin dan membawa suasana redup sehingga orang nyaman dengan suasana itu,” ungkapnya.

Di samping itu kata dia, seseorang juga dapat merasakan mager, karena tidak ada pekerjaan yang mendesak untuk dilakukan.

Adapun faktor internalnya, yakni disebabkan, rata-rata orang tidak ingin basah, sebab jika basah akan berpotensi sakit.

Selain itu, orang-orang yang merasakan mager juga karena pikirannya. Kadangkala di musim hujan sebagai orang lebih banyak berpikir terhadap kemungkinan-kemungkinan terjadi, seperti jika ke luar akan membuatnya sakit dan jika sakit tentu akan menunda pekerjaannya beberapa hari ke depan.

“Hal demikianlah yang kadang membuat seseorang bermalas-malasan,” terangnya

Tidak sampai di situ saja, pikiran itupun kadang berlanjut, seperti, seseorang akan berpikir gajinya akan terpotong jika sakit, sebab akan digunakan untuk membeli obat.

“Jadi apapun yang buat hidupnya susah keluar uang banyak dan sebagainya, terpaksa dia tinggal di rumah, kalau misalnya dia sampai nggak ngapa-ngapain hanya scroll hp, mungkin dia tidak punya hal penting untuk dikerjakan,” pungkasnya.

Adapun tips dalam mengatasi mager dikala musim hujan, menurut psikolog Rumah Sakit Mitra Husada itu, yakni di antaranya sebagai berikut :

Mengisi Waktu Luang dengan Berkarya

Setiap orang tentu memiliki waktu luang, agar waktu luang tersebut tidak dimanfaatkan untuk mager, maka isilah dengan kegiatan bermanfaat seperti membuat karya.

Berkarya kata Evi, tidak mengenal tempat, sebab dimana saja seseorang bisa meluapkan ekspresinya dengan berkarya termasuk di rumah saat musim hujan melanda.

“Bisa juga manfaatkan waktunya itu untuk menciptakan karya-karyanya tanpa harus tergantung tempat gitu loh,” tuturnya.

Menyelesaikan Tugas atau Pekerjaan

Bagi sebagian orang yang bekerja atau pun sekolah agar tidak bermalas-malasan saat musim hujan, dianjurkan untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan kantornya yang sempat tertunda di kantor.

Hal itu kata Evi dapat mengatasi mager dikala musim hujan, “Sebab jika seseorang sibuk dengan aktivitas maka dia akan lupa bermalas-malasan,” ucapnya.

Menumbuhkan Motivasi dengan Membuat Target

Selain tips diatas, yang paling terpenting harus dilakukan dalam mengatasi mager saat musim hujan adalah menumbuhkan motivasi dari dalam diri.

Lebih lanjut ia menjelaskan, adapun cara menumbuhkan motivasi dalam diri seseorang itu dengan membuat planning (perencanaan) atau target.

Ia mencontohkan, seperti membuat membagi agenda atau kegiatan perbulan, kemudian perpekan hingga perhari.

“Bagi satu bulan menjadi kegiatan perpekan, dan bagi lagi menjadi kegiatan harian, nah itu harus lihat agenda kerjanya itu apakah dia sudah memenuhi atau tidak,” tukasnya.

Dengan memiliki jika ada perencanaan seperti itu katanya, seseorang akan dapat terhindar dari mager. (*)

Reporter : Sucipto Al-Muhaimin

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: MagerMusim HujanPsikologi

Berita Terkait

Sebuah Lembaga Gelar Tes Psikologi Sasar SD di Sidrap, Kadis Minta Sekolah Jangan Layani

Editor: Tohir Muhammad
11 April 2025

...

Fokus Kebersihan Drainase, Pjs Wali Kota Makassar Pimpin Rakor Persiapan Musim Hujan

Fokus Kebersihan Drainase, Pjs Wali Kota Makassar Pimpin Rakor Persiapan Musim Hujan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 November 2024

...

Musim Hujan, Pj Wali Kota Parepare Imbau Kerja Bakti Bersihkan Saluran

Musim Hujan, Pj Wali Kota Parepare Imbau Kerja Bakti Bersihkan Saluran

Editor: Tohir Muhammad
29 April 2024

...

Berita Populer

  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada MBG dan Pasar Senggol Kian Sepi, Penjual Putu Ini Mengaku Pendapatan Menurun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi