• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 19 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Masa Pandemi, Pendapatan Mbak Pipit Hanya Bisa untuk Makan

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
30 Desember 2020
di Ajatappareng, COVID-19, Ekonomi

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Hidup penuh perjuangan. Setidaknya itu yang kini dirasakan Mbak Pipit, pedagang yang sehari-harinya menjual makanan di Pasar Senggol, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Di musim pandemi ini, omset penjualan Mbak Pipit menurun drastis. Tidak hanya itu, ia harus mengalami cerita yang mungkin tak bisa ia lupakan sepanjang hidupnya.

Sabtu lalu videonya yang dibentak oleh Camat Ujung, Ulfa Lanto viral dan kini masih menjadi pembahasan hingga pencopotan jabatan. Saat itu, Tim Operasi Yustisi yang dipimpin Ulfa Lanto menggelar operasi di Pasar Senggol. Hingga kemudian berujung aksi pembentakan tersebut. Meski begitu, Mbak Pipit meminta maaf dan berharap kejadian serupa tidak terulang dan menimpa masyarakat yang lain.

Pipit juga menceritakan, selama masa pandemi dagangannya merosot. Meski pengunjungnya kian berkurang, ia tetap berjualan.

“Di musim pandemi ini pengunjung berkurang. Penghasilan juga jauh, tidak sampai 50 persen. Kalau penghasilan sekarang itu dipakai makan saja,” katanya.

Berita Terkait

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Ramadhan Fair Vol.5 Resmi Ditutup, Tasming Hamid Apresiasi HIPMI Parepare

Bukber Bersama Jurnalis, Wali Kota Parepare: Kita Ingin Suasana Lebih Akrab, Makanya Tanpa Protokoler

Di sisi lain, surat Edaran Tim Gugus Covid-19 juga mengakibatkan waktu penjualannya semakin pendek. Dari pukul 17.00 wita hingga pukul 20.00 wita. Itu menurut Pipit tentu semakin berdampak penghasilan yang didapatnya.

“Kalau berangkat jam 5 sore itu biasa nanti habis Magrib atau Isya baru dapat pelanggan, karena kita menjualnya dibelakang,” akunya.

Hal serupa juga dialami Mas Kambi, pedagang lainnya. Ia mengaku tidak mengetahui adanya surat edaran tersebut. Namun dari kejadian itu, ia berharap adanya keterbukaan informasi dari pemerintah.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan baik-baik. Kalau memang ada informasi-informasi dari pihak pemerintah tolong disampaikan lebih awal, karena kita termasuk kawasan Pasar Senggol. Mudah-mudahan melalui KKP bisa menyampaikan apa-apa yang menjadi program pemerintah. Karena kita ini juga bukan orang mau membangkang, kita hanya sekadar mencari nafkah,” ujar Mas Kambi. (*)

Reporter : Hamdan-Rahmat 

Terkait: Covid-19PareparePasar senggolPedagang

TerkaitBerita

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan