• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 6 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Melihat Ilmu Komunikasi dari Perspektif Musik, Dosen UPRI Makassar Bedah Buku Nada Bicara: Sebuah Perspektif tentang Musik dan Komunikasi

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Agustus 2025
di Pendidikan
Melihat Ilmu Komunikasi dari Perspektif Musik, Dosen UPRI Makassar Bedah Buku Nada Bicara: Sebuah Perspektif tentang Musik dan Komunikasi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar menghadirkan diskusi akademik yang unik dengan mengangkat relasi antara musik dan ilmu komunikasi, Selasa (19/8/2025)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar kembali menghadirkan diskusi akademik yang unik dengan mengangkat relasi antara musik dan ilmu komunikasi, Selasa (19/8/2025).

Acara ini mengupas buku Nada Bicara: Sebuah Perspektif tentang Musik dan Komunikasi karya Dody Kurniawan, S.Sos., M.I.Kom., seorang dosen Ilmu Komunikasi UPRI yang juga dikenal sebagai musisi dan komposer asal Makassar.

Buku Nada Bicara menegaskan bahwa musik adalah salah satu bentuk ekspresi manusia yang paling universal dan mendalam. Musik tidak hanya hadir sebagai hiburan, tetapi juga menjadi medium komunikasi yang sarat makna. Melalui musik, manusia dapat menyampaikan pesan, emosi, dan nilai budaya yang mampu melintasi batas geografis maupun sosial. Buku ini memaparkan bagaimana musik dapat dipahami dalam kerangka komunikasi—dari simbol, interaksi, hingga peranannya dalam membentuk kesadaran kolektif maupun pengalaman personal.

“Musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga merupakan medium untuk menyampaikan ide, emosi, nilai-nilai, serta pengalaman komunikasi yang lebih mendalam dan bermakna buat pendengarnya. Ia adalah invisible hand yang mampu menggerakkan orang-orang, tak peduli apapun latar budayanya,” tulis Dody Kurniawan dalam buku tersebut.

Berita Terkait

Prodi Ilmu Komunikasi UPRI Hadirkan Narasumber dan Alumni Inspiratif, Bekali Mahasiswa Menjadi Generasi Kritis, Kreatif, dan Beretika

Sportivitas dan Kolaborasi, Trofeo Mini Soccer Antar Kampus Jadi Warna Baru Pengujung Agustus

Dekan dan Pejabat Struktural FISIP UPRI Periode 2025-2029 Resmi Dilantik

Ramah Tamah Fisip UPRI, Dorong Ekosistem Akademik Inklusif di Era Digital

Diskusi ini dimoderatori oleh Andi Asy’hary J. Arsyad, S.I.Kom., M.I.Kom., yang menyoroti bahwa perkembangan penelitian ilmu komunikasi kini semakin beragam, termasuk pada medium musik. Menurutnya, musik bukan lagi sekadar hiburan, melainkan pesan yang dapat membawa perubahan, baik dalam skala besar secara sosial maupun pada level mikro secara personal.

Dalam kesempatan tersebut, moderator juga mengutip pandangan Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D., yang menyebut bahwa komunikasi bersifat transaksional, di mana setiap individu adalah pembuat sekaligus penerima pesan secara bersamaan. “Musik pun bekerja dengan cara serupa—ia menyampaikan pesan yang ditafsirkan beragam oleh pendengarnya, sekaligus memengaruhi dan membentuk realitas sosial,” ungkap Asy’hary.

Melalui bedah buku ini, UPRI Makassar berupaya memperkaya khazanah kajian ilmu komunikasi dengan menempatkan musik sebagai medium yang relevan untuk diteliti. Perspektif ini sekaligus menegaskan bahwa komunikasi tidak hanya lahir dari bahasa verbal, tetapi juga dari harmoni, ritme, dan nada yang mampu berbicara lebih dalam daripada kata-kata. (rls)

 

 

Terkait: Universitas Pejuang Republik Indonesia

TerkaitBerita

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

Editor: Muhammad Tohir
27 Februari 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

UMPAR Peroleh Dana Hibah, Dukung Dua Skema Riset Strategis

Editor: Muhammad Tohir
20 Februari 2026

...

Siswi SMA Muhammadiyah Rappang Raih Emas di Olimpiade Ahmad Dahlan Nasional ke-8

Editor: Muhammad Tohir
15 Februari 2026

...

BeritaTerkini

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan