• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 3 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Melihat Ilmu Komunikasi dari Perspektif Musik, Dosen UPRI Makassar Bedah Buku Nada Bicara: Sebuah Perspektif tentang Musik dan Komunikasi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Agustus 2025
di Pendidikan
0
Melihat Ilmu Komunikasi dari Perspektif Musik, Dosen UPRI Makassar Bedah Buku Nada Bicara: Sebuah Perspektif tentang Musik dan Komunikasi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar menghadirkan diskusi akademik yang unik dengan mengangkat relasi antara musik dan ilmu komunikasi, Selasa (19/8/2025)

0
BAGI
34
PEMBACA

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar kembali menghadirkan diskusi akademik yang unik dengan mengangkat relasi antara musik dan ilmu komunikasi, Selasa (19/8/2025).

Acara ini mengupas buku Nada Bicara: Sebuah Perspektif tentang Musik dan Komunikasi karya Dody Kurniawan, S.Sos., M.I.Kom., seorang dosen Ilmu Komunikasi UPRI yang juga dikenal sebagai musisi dan komposer asal Makassar.

Buku Nada Bicara menegaskan bahwa musik adalah salah satu bentuk ekspresi manusia yang paling universal dan mendalam. Musik tidak hanya hadir sebagai hiburan, tetapi juga menjadi medium komunikasi yang sarat makna. Melalui musik, manusia dapat menyampaikan pesan, emosi, dan nilai budaya yang mampu melintasi batas geografis maupun sosial. Buku ini memaparkan bagaimana musik dapat dipahami dalam kerangka komunikasi—dari simbol, interaksi, hingga peranannya dalam membentuk kesadaran kolektif maupun pengalaman personal.

“Musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga merupakan medium untuk menyampaikan ide, emosi, nilai-nilai, serta pengalaman komunikasi yang lebih mendalam dan bermakna buat pendengarnya. Ia adalah invisible hand yang mampu menggerakkan orang-orang, tak peduli apapun latar budayanya,” tulis Dody Kurniawan dalam buku tersebut.

BeritaTerkait

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

29 Juni 2026
Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

26 Juni 2026
Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

15 Juni 2026
Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

13 Juni 2026

Diskusi ini dimoderatori oleh Andi Asy’hary J. Arsyad, S.I.Kom., M.I.Kom., yang menyoroti bahwa perkembangan penelitian ilmu komunikasi kini semakin beragam, termasuk pada medium musik. Menurutnya, musik bukan lagi sekadar hiburan, melainkan pesan yang dapat membawa perubahan, baik dalam skala besar secara sosial maupun pada level mikro secara personal.

Dalam kesempatan tersebut, moderator juga mengutip pandangan Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D., yang menyebut bahwa komunikasi bersifat transaksional, di mana setiap individu adalah pembuat sekaligus penerima pesan secara bersamaan. “Musik pun bekerja dengan cara serupa—ia menyampaikan pesan yang ditafsirkan beragam oleh pendengarnya, sekaligus memengaruhi dan membentuk realitas sosial,” ungkap Asy’hary.

Melalui bedah buku ini, UPRI Makassar berupaya memperkaya khazanah kajian ilmu komunikasi dengan menempatkan musik sebagai medium yang relevan untuk diteliti. Perspektif ini sekaligus menegaskan bahwa komunikasi tidak hanya lahir dari bahasa verbal, tetapi juga dari harmoni, ritme, dan nada yang mampu berbicara lebih dalam daripada kata-kata. (rls)

 

 

Terkait: Universitas Pejuang Republik Indonesia
Dian Muhtadiah Hamna

Dian Muhtadiah Hamna

BeritaTerkait

Prodi Ilmu Komunikasi UPRI Hadirkan Narasumber dan Alumni Inspiratif, Bekali Mahasiswa Menjadi Generasi Kritis, Kreatif, dan Beretika

Prodi Ilmu Komunikasi UPRI Hadirkan Narasumber dan Alumni Inspiratif, Bekali Mahasiswa Menjadi Generasi Kritis, Kreatif, dan Beretika

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
23 September 2025
0

...

Sportivitas dan Kolaborasi, Trofeo Mini Soccer Antar Kampus  Jadi Warna Baru Pengujung Agustus

Sportivitas dan Kolaborasi, Trofeo Mini Soccer Antar Kampus Jadi Warna Baru Pengujung Agustus

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 Agustus 2025
0

...

Dekan dan Pejabat  Struktural FISIP UPRI Periode 2025-2029 Resmi Dilantik

Dekan dan Pejabat Struktural FISIP UPRI Periode 2025-2029 Resmi Dilantik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Agustus 2025
0

...

Selanjutnya

Wawali Parepare Dukung Program Light Up The Dream PLN Parepare

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi