• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 22 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Bersama Milenial Bangkit Bangsaku Jadi Bangsa yang Tangguh

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
22 Mei 2021
di Opini
Nurul Ainun Jaariyah

Oleh: Nurul Ainun jaariyah Alumni SMA Negeri 6 Barru

OPINI–Lembaran sejarah menjelaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang tangguh. Hal ini tergambar dari semangat dan tekad rakyat untuk merdeka dari kesengsaraan yang mendera selama berabad-abad, terkungkung oleh tirani penjajah. Semangat persatuan dan kesatuan serta kesadaran akan kemerdekaan secara utuh perlahan namun pasti mulai dirasakan rakyat Indonesia sejak berdirinya organisasi Boedi Oetomo 1908 sebagai organisasi yang menandai babak baru pegerakan nasional.

Boedi Oetomo lahir dengan memanfaatkan kebijakan politik etis penjajah oleh pelajar Stovia (School tot Opleiding van Indische Artsen) diantaranya Soetomo, Gunawan Mangunkusumo, dan Soeradji Tirtonegoro yang menemui Wahidin Soedirohusodo untuk meminta saran tentang pendirian organisasi modern yang tidak memfokuskan pada bidang politik tetapi upaya memberi kesadaran akan pentingnya pendidikan yang dapat menaikkan harkat dan martabat bangsa, sehingga tidak mudah diadu domba oleh penjajah. Selain itu juga berfokus pada bidang sosial, ekonomi dan kebudayaan.

Berdasarkan maknanya “boedi” berarti kepribadian dan “oetomo” berarti luhur, mengajarkan pada generasi muda untuk memiliki kepribadian yang luhur dengan menempatkan semangat nasionalisme dalam melanjutkan estafet perjuangan bangsa sesuai dengan eranya.

Perjuangan bukan lagi menghadapi penjajah tetapi bagaimana bangsa Indonesia dapat setara dengan bangsa-bangsa lain. Untuk itu dibutuhkan peran serta generasi muda secara aktif menggali potensi masing-masing dalam berbagai bidang guna mendukung percepatan pembangunan.

Generasi muda di era milenial yang identik dengan teknologi janganlah menjadi kaum “rebahan” yang hanya pasif sebagai penerima hasil teknologi. Namun, kemajuan teknologi perlu dimanfaatkan dengan berupaya giat menuntut ilmu hingga memiliki kecerdasan yang berdaya saing namun tetap mencerminkan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Berita Terkait

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Perkembangan zaman yang semakin maju tentunya diiringi dengan permasalahan yang semakin kompleks sehingga perlu didukung oleh generasi tangguh untuk bahu membahu bangkit menemukan solusi, terlebih di masa pandemi covid-19. Semangat gotong royong yang diwariskan secara turun temurun menjadi penguat bagi milenial pada kondisi sulit untuk turut andil mempercepat pulihnya kondisi bangsa akibat pandemi.

Berbagai hal postif dapat dilakukan diantaranya pada bidang ekonomi dan pariwisata yakni mengembangkan ekonomi kreatif sesuai sumber kearifan lokal, pada bidang kesehatan yakni mengembangkan berbagai alat pendukung kesehatan yang ramah lingkungan, dibidang pendidikan yakni mengembangkan model-model pembelajaran daring yang mudah dan murah, serta masih banyak lagi kegiatan lainnya. Mari terus berbuat hal-hal baik dan jangan menyerah. Mari membuat “Ibu Pertiwi” tersenyum dengan senyum terindah yang bangga akan dedikasi milenials dalam mempertahankan eksistensi bangsa. Ayo bangkit bangsaku dan jayalah negeriku.

TerkaitBerita

Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

Editor: Tim Redaksi
15 Juni 2026

...

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Editor: Tim Redaksi
13 Juni 2026

...

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

...

Berita Terkini

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan