• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 16 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI : Cegah Epidemi dengan Bijak

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
19 Maret 2020
di Kesehatan
Sirajuddin

Oleh : Sirajuddin, Pustakawan IAIN Parepare

OPINI – Kepedulian menjadi langkah bijak melawan epidemi, kepedulian yang menyeruak mengisi ruang publik saat ini yang wajib kita sederhanakan dalam bentuk self-protect atau melindungi diri sendiri, yang berarti melindungi orang lain, menjadi analisa yang saya tuangkan dalam opini ini.

Beberapa hari ini pasca berita nasional pandemi SARS-CoV-2 (yang menyebabkan penyakit bernama Coronavirus Disease 2019 yang dikenal dengan COVID-19) sudah membunuh 5 orang Indonesia meskipun ada 9 orang yang sembuh dari Covid 19 ini, namun fakta lain bahwa Indonesia dengan 5,20 % meninggal menempatkan Indonesia berada dipuncak kedua setelah Italia dengan persentasi kematian 7,169 % (Sumber : Analis John Hopkins University & Medicine, Senin 16 Maret 2020).

Coronavirus Diseas 2019 adalah nama panjang dari Covid-19 yang menurut para ahli di John Hopkins bahwa sekarang ada 81.191 kasus di seluruh dunia dan 2.768 kematian, ini membawa beberapa fakta yang mengisi ruang kegelisahan kita yang kemundian tiba-tiba membuat kita jadi literat, proaktif, kreatif dan dan cenderung sabar.

Fakta pertama, epidemi yang menyebar dan sekarang menjadi pandemi global ini membawa kita untuk disiplin menjaga diri dan kesehatan, mencuci tangan, membersihkan badan dan lingkungan yang sebelumnya jauh dari perhatian kita.

Kedua, pandemi global ini mengajarkan kita saling tetap menjaga silaturrahim, menjaga pertemanan dan ikatan kekeluargaan meskipun tanpa, berpagut, bersentuhan, cipika cipiki (cium pipi) dan bahkan kita diajari menjaga jarak dengan orang lain (social distancing) yang diimbau WHO, ini seolah olah membawa kehidupan kita dalam budaya yang apik.

Berita Terkait

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Tahan Laju Kenaikan Covid-19, Pemerintah Kembali Memperpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Aspek Hukum Aplikasi Peduli Lindungi: Menyelaraskan Kesehatan Masyarakat dengan Hak Privasi Individu

Ketiga, pandemi global ini mengantar kita menjadi banyak tahu (literarate) dengan banyak membaca berita dan menambah wawasan bagaimana cara terbaik terhindar Covid-19 yang  mematikan ini, kita akan mensearching dan menshare di media sosial segala hal yang berhubungan dengan pandemi global ini.

Keempat, mengisi libur 14 hari yang direkomendasikan oleh pemerintah pusat dan daerah adalah langkah ringan mengikuti lockdown yang sudah diterapkan oleh beberapa negara, seketika kita menjadi insan yang harus melek tehknologi (high tech) dengan banyak mencari cara untuk tetap bekerja dari rumah dengan menggunakan media teknologi (teleworking), seperti mengajar dan urusan kantor.

Kelima, seketika kita terkena panyakit homesickness menganggap rumahlah tempat terbaik yang sebelumnya hal ini tidak pernah sama sekali dalam benak kita, quality time atau me time istilah kalangan milenial yang terbaik saat ini adalah di rumah.

Keenam, meningkatnya pemahaman agama terutama di tengah pandemi global ini kita faham adanya kelonggaran untuk tidak ke masjid yang didasari oleh kebiasaan Rasulullah dan para sahabat ketika menghadapi kondisi sulit untuk berjamaah di masjid, yang menarik di beberapa Negara Islam di Timur Tengah mengubah bunyi seruan azan untuk sholat di rumah masing-masing yang disesuaikan dengan ragam bahasa mereka.

Zaman ini akan menjadi catatan sejarah dan kita tidak tahu kapan epidemi ini terhenti dan pandemi global itu hilang beserta penyakit Covid-19 ini berakhir, namun kepedulian dan kesabaran akan membawa kita mampu melewati masa-masa sulit melawan pandemi Coronavirus Disease 2019 ini. (*)

Tulisan opini yang dipublikasikan di media online ini menjadi tanggung jawab penulis secara pribadi. PIJARNEWS.COM tidak bertanggung jawab atas persoalan hukum yang muncul atas tulisan yang dipublikasikan.

Terkait: Covid-19Virus coronaVirus Covid-19

TerkaitBerita

Wali Kota Parepare Tegaskan Faskes Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

Editor: Muhammad Tohir
18 Februari 2026

...

Satu Tahun Program Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-cita Mulia dan “Bom Waktu” Penyakit

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Januari 2026

...

Pelantikan Pengurus IDI, Bupati Pinrang Minta Layanan Jadi Prioritas

Pelantikan Pengurus IDI, Bupati Pinrang Minta Layanan Jadi Prioritas

Editor: Muhammad Tohir
12 Oktober 2025

...

Cegah DBD, Anggota DPRD Sidrap Turun Langsung Lakukan Fogging di Massepe

Editor: Muhammad Tohir
25 Juni 2025

...

Ramadan 1447H

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

BeritaTerkini

Ramadhan Fair Vol.5 Resmi Ditutup, Tasming Hamid Apresiasi HIPMI Parepare

Editor: Muhammad Tohir
16 Maret 2026

Bukber Bersama Jurnalis, Wali Kota Parepare: Kita Ingin Suasana Lebih Akrab, Makanya Tanpa Protokoler

Bukber Bersama Jurnalis, Wali Kota Parepare: Kita Ingin Suasana Lebih Akrab, Makanya Tanpa Protokoler

Editor: Muhammad Tohir
16 Maret 2026

Bersama Forkopimda, Wali Kota Parepare Pantau Arus Mudik di Pelabuhan

Editor: Muhammad Tohir
16 Maret 2026

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan