• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

OPINI : Ekspresi Cultural dan Teologis Ritual Muslim Urban di Tengah Pandemi 

Editor: Tim Redaksi
1 Mei 2020
di COVID-19, Opini
Muhammad

Oleh : Muhammad Imran Nur

OPINI — Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengekspresikan bagaimana umat muslim di berbagai belahan nusantara menjalankan ibadah. Salah satunya yaitu ketika tiba waktunya perayaan ibadah puasa dan perayaan idul fitri. Ini bukanlah peristiwa aneh melainkan hal ini sudah menjadi cultur yang kemudian kita amini secara kolektif di setiap tahunnya di dalam masyarakat muslim urban.

Muncul kemudian pertanyaan-pertanyaan bagaimana mungkin umat muslim di nusantara menjalankan ibadah puasa di wilayah dan rana ideologi pemikiran yang berbeda? Perbedaan-perbedaan ini tidak hanya terkait dengan penentuan 1 Syawal yang menandai kapan puasa berakhir, tetapi juga dengan sesuatu yang mungkin tidak bisa dibayangkan oleh kita dan kaum bapak-bapak: kapan yah kelapanya diparut untuk di masak kari ayam, dan kapan ketupat akan di rebus, artinya ini memang terkait dengan berbagai aspek sosial/antropologi dari sebuah perayaan ibadah.

Kita biasanya terlalu fokus pada satu sudut pandang seperti halnya perbedaan masyarakat dalam penentuan puasa dan Idul Fitri,  di balik itu ternyata ada aspek-aspek espreksi cultural muslim urban yang mewarnai perjalanan ibadah ini, pada hari ini bertepatan dengan tanggal 7 ramadan kita ketahui bersama bahwa Corona Virus Desease 19 masih mengakar di nusantara kita, pun menjadi penjegal untuk mewarnai Ramadan ini seperti ramadan-ramadan sebelumnya yang di ramaikan tarawih setiap malam, arak-arakan di malam takbiran, massulo api di daerah bugis dan banyak tradisi lain-lainnya, tentunya berkurang nya warna di ramadan kali ini tetap tidak mengurangi semangat berpuasa masyarakat muslim di belahan nusantara yang dikenal dengan semangat juang nya, tentu banyak kreativitas-kreativitas dan akselerasi-akselerasi positif yang membangun. Salah satunya membaca dalam arti luas sama dengan wahyu pertama Al-Qur’an.

Mari kita bergeser ke aspek teologis ritual muslim, sekarang coba kita perhatikan kutipan ayat Al-Qur’an(QS Al-Baqarah [1]:183) “Yang diakhir ayat artinya sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu”, mengisyaratkan kewajiban puasa telah diperintahkan kepada orang-orang sebelum kamu.

BeritaTerkait

Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

20 Oktober 2026
Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

13 Oktober 2026
Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

9 Oktober 2026

Dalam perspektif Al-Qur’an, yang dimaksud dengan”orang-orang sebelum kamu” tersebut adalah para pemeluk agama-agama samawi yang secara historis dan doktrinal memiliki keterkaitan langsung dengan Islam, yakni Yahudi dan Nasrani, narasi ini mempertegas perintah berpuasa merupakan perintah Allah yang berkesinambungan dari suatu umat ke umat.

Dibalik itu melalui tulisan ini tetap ada harapan yang disematkan kepada pemerintah untuk tetap memperhatikan kondisi masyarakat hingga konstalasi-konstalasi kebutuhan di setiap daerah hingga kepelosok-pelosok nya di tengah pandemi ini, serta harapan kepada masyarakat untuk terus berdoa dan berikhtiar. Semangat, salam taqwa intelektual profesional. (*)

*Penulis adalah Kordinator Departemen Pendidikan dan Penerbitan UKM RITMA UIN Alauddin Makassar

Terkait: CoronaCovid-19Pandemi

Berita Terkait

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Editor: Tohir Muhammad
26 April 2024

...

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 April 2023

...

Tahan Laju Kenaikan Covid-19, Pemerintah Kembali Memperpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Tahan Laju Kenaikan Covid-19, Pemerintah Kembali Memperpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 November 2022

...

Berita Populer

  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Parepare Lantik 18 Pejabat, Ini Nama-namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi