• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI : GDM Organik Dorong Anak Muda Maksimalkan Peluang Ekspor Porang

Editor: Tim Redaksi
23 Oktober 2020
di Opini
Diah Sulung

Penulis Diah Sulung Syafitri dari GDM Organik bersama Pak Paidi, petani pelopor budidaya tanaman Porang.

BeritaTerkait

Keberpihakan Negara Diuji dalam Sengketa Warga VS Perusahaan

Keberpihakan Negara Diuji dalam Sengketa Warga VS Perusahaan

6 November 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

20 Oktober 2026
Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

13 Oktober 2026
Diah Sulung
Oleh : Diah Sulung Syafitri, GDM Organik

Dari obrolan ini, saya banyak mendapatkan informasi bahwa potensi ekspor tanaman Porang ini begitu lebar karena negara-negara maju banyak membutuhkan komoditas ini untuk industri kesehatan, kecantikan, pesawat terbang, dan lain-lain. Bocorannya, lanjut Pak Paidi, sejauh ini kita baru mampu memenuhi 1% dari total kebutuhan negara-negara maju tadi. Artinya, 90%-nya masih belum ada pemainnya! Gila sih, potensi pertanian yang teramat besar untuk dibiarkan nganggur begitu saja.

Tanaman Porang (Amorphophallus Onchophyllus) bukan tanaman baru. Sejak jaman penjajahan Jepang, buyut-buyut saya dulu sudah mengenal tanaman ini beserta varietasnya, yaitu iles-iles dan suweg. Waktu kemunculan tanaman Porang adalah diantara awal musim hujan hingga awal musim kemarau. Saat musim kemarau, umbinya tertahan di dalam tanah. Setelah tumbuh berulang selama 3 tahun, nah, baru lah umbinya cukup besar untuk dipanen. Biasanya, kakek dan nenek menjualnya ke pasar bersama dengan aneka bangsa umbi-umbian lain seperti uwi, gembili, gadung, ganyong, singkong, ketela, mbote, talas, dan lain sebagainya, dengan harga porang mentah basah hanya Rp 800-Rp 1000 perak. Hari ini harga porang mentah basah dihargai Rp 3.000,-. Kalau dikeringkan, normalnya di pasaran Indonesia dihargai Rp 19.000 per kilogram. Tapi jika diekspor, misalnya ke China, harga porang kering bisa menembus Rp 24.000 per kilogram. Itu masih mentahan, belum olahan.

Pertanyaan yang tentu saja berkecamuk di dalam otak saya sedari menunggu ujung cerita Pak Paidi adalah “Lalu bagaimana caranya kita bisa meningkatkan nilai ekonomi dari tanaman Porang ini di panggung internasional?”. Sesuai dugaan saya, satu-satunya jalan adalah dengan mengolahnya terlebih dahulu menjadi barang setengah jadi. Hasil olahan tanaman Porang; diiris-diiris, dijemur, lalu dijadikan kripik, harganya bisa meningkat menjadi Rp 60.000 per kilogram! Terlebih, kalau diolah menjadi tepung dan diekspor ke Jepang, harganya menembus Rp 150.000 per kilogram! Ingin menangis rasanya membayangkan pundi-pundi uangnya.

Laman 2 dari 3
sebelumnya123Selanjutnya
Terkait: Porang

Berita Terkait

Porang Sidrap, Bupati: Dari Desa Kita Kirim ke Dunia

Editor: Tohir Muhammad
18 April 2025

...

Syaharuddin Alrief Hadirkan Professor UNHAS, Diskusikan Pengembangan Desa Inovatif Porang

Syaharuddin Alrief Hadirkan Professor UNHAS, Diskusikan Pengembangan Desa Inovatif Porang

Editor: Tim Redaksi
22 November 2021

...

Presiden Instruksikan Mentan Seriusi Porang Sebagai Komoditas Ekspor Andalan Baru

Presiden Instruksikan Mentan Seriusi Porang Sebagai Komoditas Ekspor Andalan Baru

Editor: Tohir Muhammad
20 Agustus 2021

...

Berita Populer

  • PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidrap Tinjau Perbaikan Jalan Lorong Amparita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PGRI Bacukiki Barat Gelar Konkercab I 2026 di SMAN 5 Parepare, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keberpihakan Negara Diuji dalam Sengketa Warga VS Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi