• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 12 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI: Manajemen Waktu

Editor: Tohir Muhammad
24 Agustus 2020
di Opini
Hamang

Oleh: M N Hamang-Najed (Dosen IAIN Parepare dan Umpar)

OPINI–Semua surah dalam al-Qur`an yang membicarakan masalah waktu dimulai dengan huruf sumpah (qasam), misal yang populer ialah QS al-‘Ashr. Adapun hubungan penting waktu dengan huruf sumpah dalam al-Qur`an ialah waktu bermakna utama kesempatan.

Kesemapatan harus digunakan sebaik-baiknya (efektif dan efisien). Sebuah hadis Nabi saw. berbunyi – yang artinya -: Ada dua nikmat yang disia-siakan banyak orang, yaitu kesehatan dan kesempatan (HR Turmudzi dari Abdullah bin Abbas).

Huruf sumpah menjadi suatu penekanan permintaan serius kepada manusia agar waktu (kesempatan) yang dimilikinya digunakan sefektif dan seefisien atau seoptimal dan semaksimal mungkin. Orang bijak berkata: Kesempatan tidak datang dua kali.

Pentignya penggunaan kesempatan diterangkan dalam hadis Nabi saw. – yang artinya – sbb: Gunakanlah yang lima sebelum datang yang lima, yaitu (1) mudamu sebelum datang tuamu, (2) sehatmu sebelum datang sakitmu, (3) kayamu sebelum datang mislinmu, (4) kesempatanmu atau luangmu sebelum datang sibukmu, dan (5) hdupmu sebelum datang matimu (HR al-Hakim dari Abdullah bin Abbas). Orang Arab (bijak) berkata – yang artinya -: Waktu atau kesempatan itu laksana pedang, bila engkau tidak memotongnnya, ia akan memotongmu.

BeritaTerkait

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

8 Juli 2026
Bertanya di Tengah Era Algoritma

Bertanya di Tengah Era Algoritma

24 Juni 2026
Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

15 Juni 2026
Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

13 Juni 2026

Kata al-‘ashri dalam QS al-‘ashr (ayat pertama) mempunyai tiga makna fungsional, yaitu waktu, umur dan amal. Huruf wau ( و ) di depan kata al-‘ashr yang bekedudukan sebagai huruf sumpah (qasam) yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan demi, berarti kalimat wa al-‘ashr memaknakan demi waktu/kesempatan, demi umur dan demi amal.

Manusia hidup dengan menggunakan umur dalam waktu. Umur manusia terbatas dalam penggunaan waktu yang telah diciptakan Allah. Masa, saat, hari, siang, malam, pagi, duha, sore, fajar, subuh, asar, besok dan ajal, sesungguhnya dimaksudkan menjadi pembelajaran penting bagi manusia. Waktu-waktu tersebut mesti dimenej secara berbanding lurus dengan umur, sehingga tidak ada yang terlewatkan tanpa pengisian amal shaleh. Manajemen berbanding lurus atasnya menjadikan pertambahan umur pun senantiasa berseiring sejalan perjalanan waktu/kesempatan dan kebajikan.

Terkait: Manajemen Waktu

BeritaTerkait

Tak Ada Konten Tersedia

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi