• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 7 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI : Membaca Makna Puasa

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
24 April 2020
di Opini
Fakhri

Oleh : Fakhri Afif Gunawan*

Fakhri
Oleh : Fakhri Afif Gunawan*

Perjalanan spiritual itu dimulai dari tahap “inferno”, yaitu pembakaran. Pembakaran ini adalah upaya menghilangkan virus pikiran, noda hati, dan kotoran nafsu yang melampaui batas untuk membersihkan manusia sebagaimana ia diciptakan. Setelah itu, manusia mulai memasuki tahap “purgatorio”, yaitu tahap pembersihan, penjernihan dan penyucian. Pada titik ini manusia yang dalam kondisi netral mengupayakan diri untuk melaksanakan segala bentuk pengabdian, ritus, dan anjuran Tuhan guna mendekatkan diri padanya. Terakhir, setelah melalui tahap penyucian, manusia kemudian sampai pada puncak kesempurnaan dan keabadian yang oleh Dante disebut “paradiso” yang bermakna surga. Pada puncak kenikmatan spiritual ini, manusia bertemu dengan kebahagiaan yang tidak terbatas.

Dalam tradisi Islam, tiga fase tersebut dikenal dengan takhalli, tahalli dan tajalli. Akhir dari perjalanan ini adalah berpikir dan berperilaku layaknya Tuhan dalam batas kemampuan manusia (at-takhalluq bi akhlaqillah). Sehingga akhir dari berpuasa yang sejatinya setiap saat harus kita lakukan adalah hubungan harmonis secara vertikal dan membumikannya dalam dimensi horizontal.

Apakah Tuhan juga berpuasa? Mungkin pertanyaan ini terdengar aneh, akan tetapi jika kita renungkan kembali bahwa Tuhan juga berpuasa guna mengajar umat beriman. Jika seseorang mencuri dan hasil curiannya ia gunakan untuk membeli makan, apakah makanannya berubah pahit? Tentu saja tidak, itu karena Tuhan menahan diri untuk tidak memberikan siksaan bukan karena Dia tidak mampu, melainkan Dia memberikan waktu bagi manusia untuk melakukan introspeksi kepada dirinya sebagai manifestasi dari salah satu sifat-Nya yang Maha Pemaaf.

Di era pandemi Covid-19 saat ini, media sosial beserta tsunami informasi yang menyertainya menuntut kita untuk mengamalkan esensi puasa. Menahan diri agar tidak menyebar informasi yang tidak kita ketahui sumber dan kredibilitasnya. Sehingga alih-alih ingin mencerdaskan publik, informasi yang disajikan malah membuat publik semakin panik dan menambah potensi untuk sakit. Puasa juga mengajarkan untuk melakoni social media distancing, upaya menahan diri untuk tidak berkomentar terhadap apa yang tidak kita ketahui secara utuh (QS. 17:36), menyebarkan kebencian, dan membunuh otoritas keilmuan. Jika kita tidak pernah mempelajari ilmu tentang virus, patogen, alergen, antigen, k3, epidemiologi, vaksin, kedokteran dan kesehatan masyarakat, maka sebaiknya kita diam dan menyerahkan kepada ahlinya (QS. 16:43) agar tidak membunuh kepakaran seperti penegasan Tom Nichols.

Leluhur kita, Immanuel Kant pernah mengingatkan kita untuk mawas diri terhadap hal-hal yang tidak kita ketahui agar tidak berkomentar dan mestinya bertanya kepada sumber yang otoritatif. Persoalan-persoalan yang berkaitan dengan agama dengan muatannya menjadi tugas agamawan untuk menjawabnya. Persoalan mengenai manusia dijawab oleh antropolog dan sosiolog. Perihal baik-buruk akan dijawab oleh etika dan norma, dan persoalan virus, pandemi, patogen, vaksin menjadi wilayah saintis kesehatan. Jangan sampai kita menjadikan agama sebagai pelarian untuk menjawab persoalan pandemi ini yang bisa jadi hanya memperburuk keadaan kita hari ini.

Berita Terkait

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Akhirul kalam, semoga kita dapat mengenal diri kita, membakar segala macam kepalsuan yang menyelimuti kita, dan lebih dekat dengan Tuhan yang telah menganugerahkan kita pertemuan dengan bulan Ramadan. Marhaban ya Ramadan, taqabbalallahu minna waminkum taqabbal ya karim. (*) 

*Penulis adalah Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Alauddin Makassar

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: CoronaCovid-19PuasaRamadan

TerkaitBerita

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

...

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

...

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan