• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI: Menyusun Budget Keluarga Secara Praktis (Seri Manajemen Keuangan Keluarga Bagian 4)

Editor: Tohir Muhammad
28 Juni 2020
di Opini
Tamsil Hadi, M.M.

Oleh : Tamsil Hadi, MM

Tamsil Hadi, M.M.
Oleh : Tamsil Hadi, MM

Berapa estimasi surplus dari anggaran bulanan?
Salah satu bentuk integrasi anggaran tahunan dan bulanan ada pada poin ini. Jadi dari sisi pemasukan anggaran tahunan, bisa mengestimasi dari prediksi surplus atau kelebihan anggaran bulanan. Anggaplan setiap bulan diprediksi rata-rata ada surplus Rp. 500.000, berarti selama 12 bulan akan ada total surplus sebesar Rp. 6.000.000. Angka ini yang nanti dimasukkan dalam pos pemasukan untuk anggaran tahunan yang dibuat.

Adakah yang perlu dipersiapkan untuk rencana jangka panjang?
Selain untuk meng-cover pengeluaran yang siklusnya bukan bulanan (kuartal, semester, atau tahunan), salah satu tujuan utama membuat anggaran tahunan memang untuk menjadi pedoman perencanaan yang sifatnya jangka panjang (long term). Karakter rencana jangka panjang yang paling menonjol adalah jadwalnya yang temporal, insidental, monumental, dan volume anggarannya juga lebih besar. Misalkan jika selama ini sebuah keluarga masih mengontrak rumah, maka sebaiknya ada rencana jangka panjang untuk memiliki rumah sendiri. Selain untuk menciptakan kenyamanan, juga akan meningkatkan kualitas keuangan karena bisa mengkonversi biaya atau beban menjadi aset. Contoh yang lain adalah rencana ibadah, baik umroh maupun haji.

Meski terkait ibadah ini sifatnya panggilan dan banyak tersaji keajaiban (miracle) terkait jalan cerita berhajinya seseorang, namun tetap perlu ada perencanaan untuk itu. Misalkan berangkat bersama pasangan dicanangkan terwujud pada 5, 10, atau mungkin 20 tahun pasca pernikahan. Rencana-rencana inilah yang nanti masuk dalam komponen anggaran tahunan yang dibuat.

Selanjutnya kita akan mulai menyusun anggaran rumah tangga keluarga untuk periode bulanan. Agar mudah dimengerti kita akan susun dalam bentuk yang lebih praktis dan langsung dengan metode simulasi sederhana. Jadi ada 2 (dua) sisi yang akan dijelaskan secara singkat dan sedikit didetailkan. Pertama, sisi pemasukan (cash in) dan kedua, sisi pengeluaran (cash out). Berbeda dengan penyusunan neraca, maka dalam proses budgeting, keseimbangan bukan perkara wajib. Kenapa? Karena memang aktivitas budgeting lebih fokus dan membuat cerminan pada pergerakan kas (cash flow).

BeritaTerkait

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

24 September 2026
Senyum Di Balik Truk Batu Bara

Senyum Di Balik Truk Batu Bara

20 September 2026
Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

16 September 2026
Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

29 Agustus 2026

Ada 3 (tiga) kemungkinan yang bisa muncul nanti berkaitan dengan posisi anggaran keuangan dalam budgeting :
Surplus, jika kas masuk (cash in) lebih besar dari kas keluar (cash out);
Impas, jika kas masuk (cash in) sama dengan kas keluar (cash out);
Minus, jika kas masuk (cash in) lebih kecil dari kas keluar (cash out).

Meski demikian dalam proses budgeting yang bersifat perencanaan, maka proyeksi yang harus dilakukan adalah anggaran yang akan menghasilkan surplus. Hal ini untuk memastikan bahwa yang kita rancang adalah sebuah penganggaran yang sehat dan protektif terhadap utang.

Laman 3 dari 5
sebelumnya12345Selanjutnya
Terkait: KeluargaMenyusn Budget

BeritaTerkait

Suami Lebih Perhatikan Ibunya tetapi Tidak Memuliakan Istri, Ini Kata Buya Yahya

Suami Lebih Perhatikan Ibunya tetapi Tidak Memuliakan Istri, Ini Kata Buya Yahya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 Oktober 2024

...

Sosialisasi Pembinaan Karakter Keluarga, Staf Ahli PKK Sulsel Harap Kader PKK Selalu Cermati Isu

Sosialisasi Pembinaan Karakter Keluarga, Staf Ahli PKK Sulsel Harap Kader PKK Selalu Cermati Isu

Editor: Tohir Muhammad
5 Juli 2022

...

Tamsil

OPINI: Jangan Berutang! Bagaimana Kalau Terpaksa? (Seri Manajemen Keuangan Bagian 5)

Editor: Tohir Muhammad
6 Juli 2020

...

Berita Populer

  • Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi