• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 18 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Jangan Berutang! Bagaimana Kalau Terpaksa? (Seri Manajemen Keuangan Bagian 5)

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
6 Juli 2020
di Ekonomi, Opini
Tamsil

Oleh : Tamsil Hadi, M.M. (salah satu admin Grup FB : Klub Belajar Keuangan dan Akuntansi)

Berita Terkait

Suami Lebih Perhatikan Ibunya tetapi Tidak Memuliakan Istri, Ini Kata Buya Yahya

Pemkot Parepare Komitmen Selesaikan Kewajiban Rp22,8 M

Sosialisasi Pembinaan Karakter Keluarga, Staf Ahli PKK Sulsel Harap Kader PKK Selalu Cermati Isu

OPINI: “Prestasi” Utang Luar Negeri Indonesia: Jebakan Kapitalisme Global

OPINI–Kembali kita akan membahas seputar utang. Meski pembahasan utang kali ini akan ditinjau dari sudut pandang yang lain. Bukan lagi menghukumi lebih dalam tentang utang, tapi lebih mencoba untuk menyikapi dan memahami situasinya. Bagi yang menyimak dari awal, mungkin bisa menangkap posisi penulis ada dimana ketika memandang soal utang ini. Benar. Penulis menganggap utang itu sebagai jalan yang harus dihindari. Mudharat utang itu jauh lebih besar dibanding maslahatnya.

Utang itu tidak bisa diandalkan menjadi sumber pemasukan ataupun sumber modal. Sifat utang itu membuat rapuh, bukan malah menguatkan keuangan, sebagaimana yang dipersepsikan sebagian orang. Dalam hukum Islam sendiri, walaupun tidak dimutlakkan haram (kecuali utang riba), namun utang tetap menjadi hal yang diseru untuk dihindari dan ditinggalkan. Ini tidak terlepas dari akibat utang yang bisa mendatangkan kehinaan dan kesengsaraan yang berkepanjangan. Beberapa sisi lain seputar dampak buruk utang ini telah cukup banyak dibahas pada bagian sebelumnya sehingga untuk memperjelas bisa dilirik kembali saja apa yang sudah pernah ditulis.

Bagaimana jika akhirnya kita terpaksa berutang? Bagaimana pula jika kita sudah terlanjur terjerat dengan utang? Pertanyaan-pertanyaan ini yang coba dibahas pada segmen ini. Masih seputar utang juga, tapi mendudukkan utang sebagai objek masalah yang perlu dikelola dan diselesaikan.

Mengawali pembahasan ini, diharapkan bahwa situasi terpaksa ataupun terlanjur yang dimaksud telah ditempatkan pada makna sebenarnya. Terpaksa itu karena memang tidak ada pilihan lain. Terlanjur adalah situasi yang disebabkan keputusan pada masa lalu, yang mana saat ini mulai disesali. Jadi perlu adalah kejujuran untuk memahami situasi terpaksa dan terlanjur ini berdasarkan kondisi objektifnya, bukan semata alasan subyektifitas yang hanya dibuat-buat.

Laman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Terkait: HutangKeluargaManajemen Keuangan

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Bupati Sidrap Turun Sawah di Desa Lise, Produktivitas Padi Capai 9,1 Ton per Hektare

Bupati Sidrap Turun Sawah di Desa Lise, Produktivitas Padi Capai 9,1 Ton per Hektare

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

HUT Perpustakaan, Pemkab Sidrap Boyong Dua Penghargaan Provinsi

HUT Perpustakaan, Pemkab Sidrap Boyong Dua Penghargaan Provinsi

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Wali Kota Parepare Ajak ASN Tingkatkan Budaya Literasi dan Baca Al-Qur’an

Wali Kota Parepare Ajak ASN Tingkatkan Budaya Literasi dan Baca Al-Qur’an

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan