• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 27 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Menyusun Budget Keluarga Secara Praktis (Seri Manajemen Keuangan Keluarga Bagian 4)

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
28 Juni 2020
di Opini
Tamsil Hadi, M.M.

Oleh : Tamsil Hadi, MM

Tamsil Hadi, M.M.
Oleh : Tamsil Hadi, MM

Kita coba menyusun anggaran dengan mengombinasikan dan mengintegrasikan 2 periode, yaitu anggaran tahunan dan anggaran bulanan. Ada beberapa perbedaan antara kedua periode ini. Selain tentu persoalan waktu atau periode anggaran, juga ada perbedaan dari segi komponen pemasukan dan belanja, volume, dan sifatnya. Misalkan untuk anggaran tahunan akan ada komponen pengeluaran yang mengikuti siklus semesteran, seperti biaya SPP untuk pendidikan anak, atau yang sifatnya sekali setahun seperti sewa ruman atau kos-kosan. Pengeluaran-pengeluaran seperti itu, tidak selalu muncul dalam anggaran bulanan.

Dalam menyusun anggaran tahunan, ada beberapa poin yang perlu diperhatikan dan dijawab :
Apa saja yang menjadi prioritas tahun ini?

Kita sudah harus ada proyeksi misalkan dalam satu tahun kedepan, pengeluaran apa saja yang sifatnya penting dan harus menjadi prioritas. Misalkan yang biasa muncul dalam kebutuhan keluarga seperti menyediakan uang muka untuk cicilan rumah, daftar sekolah anak, persiapan biaya S2 atau S3, dan semacamnya.

Adakah pembayaran yang jatuh tempo tahun ini?

Jika pada poin pertama, pengeluaran masih dalam kendali kita, maka untuk pembayaran jatuh tempo ini sifatnya diluar kendali, karena muncul sebagai konsekuensi keputusan masa lalu. Pengeluaran seperti ini juga harus diproyeksi, misalkan pada Bulan Januari yang jatuh tempo adalah pembayaran kontrakan, Bulan Februari pajak kendaraan, Bulan Mei ada janji untuk membayar utang kepada keluarga, atau pada Bulan Juni jadwal pembayaran SPP/UKT anak sulung, dan pada Bulan Desember jadwal pelunasan cicilan rumah.

Berita Terkait

Suami Lebih Perhatikan Ibunya tetapi Tidak Memuliakan Istri, Ini Kata Buya Yahya

Sosialisasi Pembinaan Karakter Keluarga, Staf Ahli PKK Sulsel Harap Kader PKK Selalu Cermati Isu

OPINI: Jangan Berutang! Bagaimana Kalau Terpaksa? (Seri Manajemen Keuangan Bagian 5)

OPINI : Keluarga Rapuh, Butuh Solusi Ampuh

Adakah estimasi penghasilan tambahan tahun ini?

Selain proyeksi pada sisi pengeluaran, kita juga bisa melakukan hal yang sama pada sisi pemasukan. Diluar penghasilan reguler yang nanti mengisi komponen pemasukan anggaran bulanan, maka kita bisa mengestimasi penghasilan tambahan yang sifatnya juga reguler (tetap) tapi periodiknya kuartal, semester, atau tahunan. Misalkan yang punya kerjaan sampingan sebagai pengajar/dosen luar biasa di sebuah perguruan tinggi, maka penghasilannya biasanya diterima persemester (6 bulan). Bagi yang terlibat investasi dalam sebuah perusahaan, ada pembagian dividen diakhir tahun. Karyawan yang di tempat kerjanya dikenal sistem bonus, tunjangan kinerja, atau lembur lembur, maka akan ada potensi penghasilan tambahan yang bisa ditunggu pada bulan-bulan tertentu.

Adapun yang sifatnya insidental, sulit diprediksi dan belum bisa dianggap potensial, seperti hadiah atau bantuan, tidak perlu dimasukkan dalam estimasi penghasilan tambahan.

Laman 2 dari 5
sebelumnya123...5Selanjutnya
Terkait: KeluargaMenyusn Budget

TerkaitBerita

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Berita Terkini

 JCH Embarkasi Makassar Kini Bisa Gunakan Skema Makkah Route

 JCH Embarkasi Makassar Kini Bisa Gunakan Skema Makkah Route

Editor: Muhammad Tohir
26 April 2026

Imigrasi Parepare Perkuat Pencegahan TPPO, Sasar Kelurahan Lemoe

Imigrasi Parepare Perkuat Pencegahan TPPO, Sasar Kelurahan Lemoe

Editor: Muhammad Tohir
26 April 2026

Audisi D’Academy 8, Bupati: Sidrap Punya Banyak Talenta

Audisi D’Academy 8, Bupati: Sidrap Punya Banyak Talenta

Editor: Muhammad Tohir
25 April 2026

Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Ngopi Kamtibmas: Dari Secangkir Kopi, Polisi dan Warga Antang Rajut Keamanan Kota

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan