• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

OPINI; Mitigasi Corona dengan Kedisiplinan Diri

Editor: Tim Redaksi
19 April 2020
di COVID-19, Opini
Muhlis

Oleh : Muhlis Masin*

OPINI — Pada umumnya sebagian masyarakat merasa bingung dengan keadaan saat ini melalui social distancing apalagi pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB), karena sebelumnya yang memiliki kebebasan sekarang untuk melakukan sosialisasi terasa memiliki keterbatasan. Karena interaksi sosial merupakan mata rantai yang penting di masyarakat.

Namun perlu digaris bawahi bahwa untuk melakukan pencegahan virus corona dalam menangkal penyebarannya agar memiliki perlindungan mitigasi dari virus corona berupa serangkaian upaya menerapkan sikap kedisiplinan tinggi.

Kebebasan untuk berinteraksi di masyarakat seperti biasanya agar sebisa mungkin untuk dibatasi. Dalam arti sosialisasi yang mencakup interaksi sosial dan tingkah laku sosial. Sebenarnya dalam hal ini, kedisipilinan menjaga jarak ataupun pembatasan berinteraksi tidak akan ada artinya tanpa anda sendiri yang memiliki sikap kesadaran dan tanggungjawab untuk memiliki kepekaan menjaga diri dari setiap kemungkinan terpapar virus Corona atau Covid-19.

Cerdas untuk mengambil sikap dan memilih kegiatan. Sikap yang dimaksudkan untuk cerdas menyikapi keadaan yang terjadi termasuk berupaya untuk tidak terlalu membebani kekhawatiran pikiran dengan keadaan yang terjadi saat ini. Karena kemungkinan akan menyebabkan diri anda akan mengalami stres yang berlebihan. Itu akan berakibat fatal bagi kesehatan, jadi tetap berpikir positif. Selanjutnya, memahami keadaan untuk cerdas memilah dan melakukan kegiatan untuk tidak terlalu ceroboh melakukan aktivitas dengan tidak sering beraktivitas yang tidak perlu di luar selama social distancing. Sebab wabah virus corona bisa saja menjangkiti siapapun bahkan sekalipun orang yang sehat, namun dapat menularkannya kepada orang yang memiliki imun yang lemah dan rawan dari kemungkinan terkena penyakit.

BeritaTerkait

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

24 September 2026
Senyum Di Balik Truk Batu Bara

Senyum Di Balik Truk Batu Bara

20 September 2026
Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

Moderasi Beragama di Ruang Digital: Menjaga Perbedaan di Tengah Derasnya Informasi

16 September 2026
Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

Politik Viral dan Krisis Kepercayaan Publik

29 Agustus 2026

Bagi orang yang tertular Covid-19, bukan hanya akan membawa dampak yang berbahaya bagi diri tetapi juga bahkan bisa menular kepada orang yang ada di sekelilingnya seperti keluarga, orang tua, istri/suami, anak, saudara, orang lain dengan interaksi seperti bersentuhan, batuk, bersin dan sebagainya. Untuk itu cerdaslah bersikap dan cerdas beraktivitas. Kalaupun mengharuskan dan urgen melakukan aktivitas di luar rumah, usahakan menggunakan perlindungan diri seperti menggunakan masker, sesering mungkin mencuci tangan, upayakan menyediakan hand sanitizer. Serta jaga pola kebersihan diri dan lingkungan anda berada.

Virus corona yang diyakini menyebar pertama kali di Wuhan, China sejak Desember 2019 telah menginfeksi lebih dari 2,1 juta orang di 210 negara dan wilayah di dunia. Saat ini, China berada di peringkat tujuh dengan kasus corona mencapai 82.367 kasus. Negara Amerika yang menjadi tertinggi dengan kasus kematian sampai saat ini yakni sekitar 678.144 pasien positif dan 34.641 meninggal. Di Indonesia sudah ada kurang lebih 5.000-an kasus terjangkit virus Corona dan semoga ini akan cepat berakhir. (www.cnnindonesia.com).

Garda terdepan untuk melawan virus corona bukan sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah, petugas medis, kepolisian ataupun aparat negara lainnya. Tetapi ini menjadi tanggung jawab kita sama-sama, agar Indonesia bisa bangkit mewujudkan perlawanan untuk mencegah wabah virus ini, agar tidak semakin tersebar luas mengancam bagi keberlangsungan kehidupan yang bisa berujung kematian. Bahkan negara kita dengan adanya virus corona ini sangat mempengaruhi berbagai sektor termasuk perekonomian, pendapatan negara dari segi pariwisata, sektor pendidikan, kenyamanan penduduk untuk beribadah dan lain sebagainya.

Sebenarnya solusi untuk melakukan social distancing, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), apalagi Lockdown bukanlah sebuah pilihan yang kemudian akan berlarut-larut, karena ini bukan pilihan yang terbaik. Tetapi mari kita saling bahu membahu berkomitmen memutus mata rantai Covid 19 (Virus Corona), melalui pencegahan dengan memiliki kedisiplinan diri di dalam melakukan aktivitas. Semoga keadaan ini segera berakhir kemudian keadaan akan pulih kembali seperti sedia kala, bebas untuk beraktivitas dan melakukan interaksi. Salam Indonesia Bangkit. (*)

*Dosen Perbankan Syariah UIN Alauddin Makassar

Terkait: CoronaCovid-19

BeritaTerkait

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Editor: Tohir Muhammad
26 April 2024

...

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 April 2023

...

Tahan Laju Kenaikan Covid-19, Pemerintah Kembali Memperpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Tahan Laju Kenaikan Covid-19, Pemerintah Kembali Memperpanjang PPKM Level 1 di Seluruh Wilayah Indonesia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 November 2022

...

Berita Populer

  • Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi