• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Topik Utama

OPINI: Nasib Tahun Ajaran Baru Tahun 2020

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
18 Juni 2020
di Topik Utama
Umum fikri

-ist-

Oleh : Ummu Fikri
(Pendidik )

Berdasarkan kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud pertengahan Juli tepatnya tanggal 13 merupakan awal tahun ajaran 2020/2021 dimulai. Biasanya tahun ajaran baru diwarnai dengan penuh kegembiraan. Sekolah baru, seragam baru, buku baru, tas baru , kelas baru bahkan teman pun baru. Kegembiraan dan suka cita tak hanya oleh peserta didik. Bapak dan Ibu guru, orang tua, bahkan para pedagang pun sangat menanti masuk sekolah.

Tahun 2020 ini menjadi tahun yang berbeda dengan tahun-tahun ajaran sebelumnya. Saat ini Indonesia dan dunia sedang mengalami pandemi yang entah sampai kapan belum bisa ditentukan berakhir.

Semua menjadi bingung dengan kondisi yang belum bisa ditentukan. Satu sisi ingin segera anak-anak belajar di sekolah, karena akan lebih kondusif dan terarah. Di sisi lain, wabah korona di masa pandemi menghantui kita semua.

BeritaTerkait

Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

24 Oktober 2026
Angkat Isu Parkir Liar dan Kearifan Lokal Sipakainge’, Sigap Team Unibos Lolos Pimnas ke-39 Tahun 2026

Angkat Isu Parkir Liar dan Kearifan Lokal Sipakainge’, Sigap Team Unibos Lolos Pimnas ke-39 Tahun 2026

20 Oktober 2026
ESAI : Kijang Bagai Emas

ESAI : Kijang Bagai Emas

18 Oktober 2026
Wali Kota Parepare: Lulusan ITH Harus Berdampak bagi Masyarakat

Wali Kota Parepare: Lulusan ITH Harus Berdampak bagi Masyarakat

17 Oktober 2026

Siswa di masa pandemi melakukan pembelajaran dari rumah. Guru pun melakukan dengan metode daring. Dengan metode ini membuat sebagian orang tua merasa kesulitan, hal ini disebabkan karena beberapa orang tua merasa kurang mampu dalam membimbing, bahkan ada yang mengalami stress akibat ini. Belum lagi dengan pembelajaran daring yang dilakukan selama ini banyak kendala yang dialami.

Ketiadaan HP android dan kuota hingga sinyal menjadi beberapa penyebab pembelajaran daring kurang maksimal.
Dilansir dari Liputan6.com edisi 17 Juni 2020 Pemerintah memutuskan tahun ajaran baru 2020/2021 akan dimulai pada tanggal 13 Juli 2020 meski dalam situasi pandemi Covid-19. Aktivitas sekolah pun siap dimulai kebijakan ini berdasarkan surat keputusan bersama Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan kebudayaan, Menteri Agama dan Menteri dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik di Masa Pandemi Covid-19.

Sekjen Kemendikbud Ainun Na’im memastikan pemerintah telah memberikan syarat yang ketat bagi sekolah di zona hijau yang akan menyelenggarakan tatap muka. Hal ini untuk menjamin keamanan dan kesehatan para peserta didik saat melaksanakan pembelajaran di tengah situasi pandemic. Ainun juga memastikan bahwa pemerintah akan terus mengawasi sekolah-sekolah tersebut.

Pemerintah tak main-main mengawal kegiatan pembelajaran di masa transisi new normal ini. Pemerintah akan memberikan sanksi kepada sekolah yang kedapatan melanggar protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka. Pembelajaran tatap muka hanya dilakukan bagi daerah yang ada dalam zona hijau.

Orang tua adalah guru pertama (madrasatul ula) dan utama bagi anak. Sejatinya ibu tidak akan mengalami stres yang berlebihan pada saat mengajarkan dan membimbing anak. Bukankah ibu adalah garda terdepan yang akan menentukan kualitas anak.

Dalam sejarah, banyak pemimpin hebat justru lahir dari ibu-ibu yang berkualitas. Kriteria ini adalah satu hal yang riil yang akan dapat dicapai oleh setiap ibu yang sadar akan perannya Apalagi seorang ibu memiliki ketinggian tiga kali dibanding ayah. Untuk para ibu jadikanlah momen belajar dari rumah ini sebagai jalan untuk lebih mendekatkan dan mempererat hubungan dengan anak kita, ladang pahala yang begitu luar biasa Allah janjikan kelak akan kita panen saat kita berjumpa Robb.

Disaat pandemi ini seharusnya pemerintah berhati-hati juga dalam menentukan keputusan untuk metode pembelajarannya. Kendala pembelajaran daring setidaknya menjadi pertimbangan dan jawaban bahwa rakyat Indonesia masih banyak yang belum mampu mengikuti metode ini. Kuota yang masih dianggap mahal hingga tak terbeli oleh sebagian masyarakat harusnya menjadi bahan pertimbangan. Bukankah pendidikan adalah hak bagi seluruh rakyat.

Pembelajaran tatap muka masa pandemi tetap harus memperhatikan bahwa keselamatan akan rakyat di atas segalanya. Keputusan terkait tatap muka bukan tanpa risiko, untuk itu perlu ada sinergitas semua komponen baik pemerintah, sekolah dan juga masyarakat terutama orang tua.

Kita berharap pandemi ini segera berakhir dan kita bisa menjalankan hidup true normal yang sesungguhnya. Hidup tanpa ada was-was dan kekhawatiran, sehingga tahun ajaran baru akan dilalui dengan suasana kegembiraan dan penuh suka cita. (*)

Terkait: Opini

Berita Terkait

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Editor: Tim Redaksi
20 Oktober 2026

...

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Editor: Tim Redaksi
13 Oktober 2026

...

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Editor: Tim Redaksi
8 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustaz La Jami Ingatkan Bahaya Sifat Pemarah, Serakah hingga Sombong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi