• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 20 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Opini: Politik Tak Terkalahkan

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
5 Februari 2018
di Opini

Adalah sebuah keniscayaan setiap orang berniat melakukan kebaikan. Niat itu lalu berbuah ide dan melahirkan politik yang akhirnya menyusun proses dalam pelaksanaannya. Politik (read; siasa’) atau strategi.

Pada beberapa kenyataan, setiap politik yang lahir terkadang tidak disertai proses pelaksanaan yang baik. Namun ternyata ada pula niat baik, ide baik dan disertai dengan proses pelaksanaan yang juga baik.

Politik model itu salah satunya dilakukan oleh Sang Madipa Afrika Selatan, Nelson Mandela. Perjuangan Nelson Mandela dikisahkan kembali dalam sebuah film berjudul Invictus. Judul itu berasal dari sebuah puisi pendek penyair Inggris William Ernest Henley. Sutradara Clint Eastwood mengangkat kisah nyata itu berdasarkan novel John Carlin, Playing the Enemy: Nelson Mandela and the Game That Made a Nation.

Tahun 1994, Nelson Mandela menjadi Presiden. Momentum yang ditunggu-tunggu oleh orang kulit hitam setelah sekian lama merasakan penindasan rezim orang kulit putih yang rasialis. Orang kulit hitam hendak melampiaskan dendam berkaratnya dengan menghancurkan jejak, simbol, sistem dan apa saja yang terkait orang kulit putih saat itu.

Namun ambisa itu harus kandas. Mandela menebarkan ajakan presiden; “Masa lalu adalah masa lalu. Kita sekarang melihat kedepan. Sekarang bukan waktunya balas dendam, ini waktunya membangun Bangsa dan Negara”. Sang Madipa justru mengkonsolidasikan kembali satu per satu hati yang terluka dan merajut kembali jembatan yang rapuh dan patah.

Berita Terkait

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Nelson Mandela menjadi tokoh politik paling lama mendekam di penjara. Mandela sangat merasakan siksaan dan diskriminasi dari rezim Apartheid (apart; memisah. heid; sistem/hukum). Sebuah sistem pemisahan ras yang diterapkan oleh pemerintah kulit putih di Afrika Selatan. Terhitung tak kurang 27 tahun Nelson Mandel berpindah-pindah penjara di rezim Apartheid.

Namun Afrika Selatan beruntung memiliki Nelson Mandela. Tembok penjara tak melumatkan jiwanya. Semua penjara hanya bisa mengurung tubuh, tetapi jiwanya berkelana bebas. Nelson Mandela berkulit hitam, tetapi berhati putih.

Invictus (Tak terkalahkan) adalah puisi yang selalu dibaca Nelson Mandela di penjara.

@ibrahlaiman

Terkait: OpiniPolitikTak Terkalahkan

TerkaitBerita

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan