• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 23 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Parepare Alokasikan 10% Anggaran Untuk ALAKE

Editor: Mulyadi Ma'ruf
24 Januari 2022
di Advertorial, Ajatappareng, Bappeda Kota Parepare
Parepare Alokasikan 10% Anggaran Untuk ALAKE

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Komitmen kuat Walikota Parepare bersama DPRD Parepare untuk menghadirkan pembangunan infrastuktur dibarengi pembangunan lingkungan dibuktikan dengan Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi (ALAKE).

Bahkan alokasi Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi ini sudah masuk dalam Pagu Indikatif Wilayah yang dibahas dalam Musrenbang RKPD Parepare 2023 saat ini. Tidak tanggung-tanggung Pemerintah Kota bersama dengan DPRD Parepare, telah menetapkan anggaran sebesar 10% dari Pagu Indikatif Wilayah untuk Alake.

Hal ini diungkap Kepala Bappeda Parepare, Samsuddin Taha melalui Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun.

“Jadi Alokasi Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi ini adalah komitmen bersama Wali Kota Parepare dengan DPRD Parepare, yang dimasukkan dalam Pagu Indikatif Wilayah. Itu direncanakan sebesar 10 persen. Saat ini dibahas dalam Musrenbang untuk tahun 2023,” ungkap Zulkarnaen, Senin (24/01/2022).

BeritaTerkait

Terima Audiensi Pengurus Tapak Suci, Bupati Sidrap Siap Dukung Delegasi Sidrap ke Muktamar

Terima Audiensi Pengurus Tapak Suci, Bupati Sidrap Siap Dukung Delegasi Sidrap ke Muktamar

22 Juli 2026
DPRD Pinrang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wabup: Jadi Bahan Evaluasi Kinerja

DPRD Pinrang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wabup: Jadi Bahan Evaluasi Kinerja

21 Juli 2026
Pamit ke Bupati Sidrap, AKBP Fantry Taherong Minta Maaf

Pamit ke Bupati Sidrap, AKBP Fantry Taherong Minta Maaf

21 Juli 2026
Tasming Minta RSUD Andi Makkasau Terapkan Budaya 5S, Pelayanan Harus Ramah dan Humanis

Tasming Minta RSUD Andi Makkasau Terapkan Budaya 5S, Pelayanan Harus Ramah dan Humanis

21 Juli 2026

Zulkarnaen mengemukakan, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, bahwa perencanaan dan penganggaran berbasis ekologi merupakan kewenangan daerah. Sehingga diperlukan komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah (Pemda) agar dapat mendukung agenda pembangunan nasional terkait dampak perubahan iklim.

Zulkarnaen menekankan, konsep dari pelaksanaan pembangunan nasional ini telah dilakukan melalui Pagu Indikatif Wilayah (PIW) sejak 2010 hingga saat ini. Saat ini diperkaya lagi dengan memasukkan unsur ekologi. Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi ini hanya dua daerah di Sulsel, yakni Parepare dan Maros.

“Terkait pengalokasian anggaran untuk ekologi, khusus Alake menjadi yang pertama di Indonesia dan diharapkan ke depan menjadi percontohan untuk daerah lainnya,” harap Zulkarnaen.

Ketua Forum Komunitas Hijau (FKH) Parepare, H Bakhtiar Syarifuddin (HBS) mengapresiasi tinggi komitmen kuat Wali Kota dan DPRD Parepare mengalokasikan Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi melalui Pagu Indikatif Wilayah.

FKH pun ditunjuk dan diberikan amanah melalui Perwali Parepare secara resmi menjadi delegasi Musrembang untuk tingkat Kecamatan.

“Alhamdulillah, atas kerja keras, cerdas dan ikhlas oleh seluruh anggota FKH Parepare, program Alake atau Alokasi Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi telah dinyatakan masuk dalam Pagu Indikatif Wilayah. Pemerintah Kota bersama dengan DPRD Parepare, telah menetapkan anggaran sebesar 10 persen dari PIW untuk Ekologi. FKH siap menjadi delegasi untuk Musrembang tingkat Kecamatan,” kata Bakhtiar.

Bakhtiar menekankan, Anggaran Kelurahan Berbasis Ekologi yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan wilayah masing-masing akan menjadi penilaian khusus untuk kesinambungan dan alokasi anggaran tahun-tahun berikutnya.

Secara umum Pagu Indikatif Wilayah Parepare yang direncanakan pada 2023 adalah senilai total Rp7,318 miliar. Masing-masing dialokasikan untuk Kecamatan Soreang, yang terdiri dari tujuh Kelurahan senilai Rp2,1 miliar. Kemudian Kecamatan Ujung, untuk lima Kelurahan senilai Rp1,29 miliar. Kecamatan Bacukiki, untuk 4 Kelurahan senilai Rp1,76 miliar. Dan Kecamatan Bacukiki Barat, untuk enam Kelurahan senilai Rp2,14 miliar. (Adv)

Terkait: Bappeda Kota ParepareParepare

BeritaTerkait

Tasming Minta RSUD Andi Makkasau Terapkan Budaya 5S, Pelayanan Harus Ramah dan Humanis

Tasming Minta RSUD Andi Makkasau Terapkan Budaya 5S, Pelayanan Harus Ramah dan Humanis

Editor: Tohir Muhammad
21 Juli 2026

...

Imigrasi Parepare Limpahkan Deteni WN Kamerun ke Rudenim Makassar, Tunggu Proses Deportasi

Imigrasi Parepare Limpahkan Deteni WN Kamerun ke Rudenim Makassar, Tunggu Proses Deportasi

Editor: Tohir Muhammad
20 Juli 2026

...

Paspor Minggu Ceria di Sidrap Diserbu Warga, Imigrasi Parepare Layani Puluhan Pemohon

Paspor Minggu Ceria di Sidrap Diserbu Warga, Imigrasi Parepare Layani Puluhan Pemohon

Editor: Tohir Muhammad
19 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi