• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 8 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pemkot Parepare Ngutang Rp70 Miliar ke Rekanan, Gegabah Menggunakan Anggaran?

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
28 April 2017
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Sejumlah pegiat antikorupsi dan NGO di Kota Parepare sedang hangat-hangatnya membicarakan mengenai utang Pemkot Parepare kepada rekanan. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, disebut mencapai Rp65 miliar. Namun konfirmasi terakhir dari Badan Anggaran, jumlahnya justru mencapai Rp70 miliar.

Aktivis NGO dan pegiat antikorupsi, rata-rata mendengar curhatan dari rekanan proyek fisik. Rekanan mengeluhkan sisa anggaran proyek yang mereka kerjakan belum dibayarkan. Beberapa diantara mereka bahkan mengungkapkan kekesalannya lewat medsos.

Mengenai hal tersebut, anggota Badan Anggaran DPRD Parepare Heri Ahmadi membenarkan adanya utang tersebut. “Jumlahnya justru lebih besar, sekira Rp70 miliar lebih. Diantara yang tertinggal pembayarannya itu anggaran Tonrangeng River Side, RS Tonrangeng, dan pengaspalan jalan,” urai Heri, Sabtu 29/4.

Anggota Badan Anggaran DPRD Parepare Heri Ahmadi (foto: handover)

Dia mengatakan, Pemkot tengah mencari jalan keluar masalah itu. Pasalnya, anggaran dari pusat berupa DAK belum bisa dipastikan pencairannya. Heri mengkritik, masalah ini dipicu karena Pemkot terlalu yakin bahwa DAK akan turun 100 persen.

“Pemkot tidak pernah berfikir jika keuangan pusat juga sementara goyang. Sehingga terjadi keterlambatan pembayaran ke kontraktor seharusnya bisa diantisipasi, namun nyatanya tidak. Pembangunan fisik tetap digenjot sementara anggarannya minus,” kritiknya.

Berita Terkait

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Masalah lainnya, dana yang lambat dicairkan semuanya ditarik kembali ke pusat. Selain keterlambatan penyelesaian proyek, juga karena keterlambatan pelaporan yang seharusnya selesai pada bulan 12 lalu. “Tetapi sampai sekarang pelaporannya itu masih ada yang baru sampai 70-80 persen,” beber Heri.

Resiko terbesar bakal ditanggung Pemkot jika memaksa menggunakan APBD yang ada sekarang, untuk menutupi keterlambatan pembayaran. “Bisa saja terjadi defisiti pada keuangan daerah. Kami di Nasdem, juga Hanura sepakat menolak pakai APBD membangun RS Tonrangeng. Tetapi ternyata, dalam anggaran 2017 dipaksakan masuk Rp45 miliar. Ini bahaya untuk keuangan daerah kita,” tandasnya. (mul/ris)

Terkait: AngggaranAPBDPareparePemkot

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Wisuda Santri LPPTKA-BPKRMI, Tasming Hamid: Kemampuan Baca Al-Qur’an Harus Terus Diasah

Editor: Muhammad Tohir
8 Juni 2026

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan