PAREPARE, PIJARNEWS. COM— Program Studi Matematika Jurusan Sains Institut Teknologi B.J. Habibie (ITH) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi literasi data dan pelatihan kemampuan dasar menganalisis serta menyajikan data dalam bentuk grafik. Kegiatan ini berlangsung di SMAN 5 Parepare pada Senin, 27 April 2026, dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama.
Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara Prodi Matematika ITH dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare dalam upaya meningkatkan literasi data dan statistik di kalangan pelajar. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan perspektif praktis dari lembaga penyedia data resmi nasional.
Kegiatan diketuai oleh Zaitun, S.Si., M.Mat., dalam laporannya menegaskan pentingnya literasi data sebagai kompetensi esensial di era digital. Menurutnya, kemampuan membaca, menganalisis, dan menyajikan data merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki generasi muda dalam menghadapi tantangan perkembangan informasi yang semakin kompleks.
Kepala SMAN 5 Parepare, Muzakkir Damir, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan secara resmi membuka acara. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam memahami data dan informasi kuantitatif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, laporan ketua tim, sambutan kepala sekolah, serta sambutan dari perwakilan LPPM/pejabat ITH yang sekaligus membuka kegiatan. Setelah pembacaan doa, dilakukan penyerahan plakat dari ITH kepada pihak BPS Kota Parepare dan SMAN 5 Parepare sebagai simbol penguatan kerja sama, yang kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.
Sebelum memasuki sesi pelatihan inti, Kepala BPS Kota Parepare, Dian Ernawaty, SST., M.AP., membawakan materi sosialisasi bertajuk “Peran Data dalam Pembangunan: Membangun Generasi Muda yang Cerdas Statistik.”
Dalam paparannya, ia menekankan bahwa data merupakan fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Ia juga mengajak siswa untuk lebih kritis dalam memahami data, serta mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya statistik dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan bangsa. Memasuki sesi inti, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi literasi data yang dimoderatori oleh Zaitun. Untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta, dilakukan pre-test sebelum pelatihan dimulai.
Selanjutnya, siswa mengikuti pelatihan yang berfokus pada teknik dasar analisis data serta penyajian data dalam bentuk grafik yang efektif dan komunikatif. Setelah sesi pelatihan, peserta kembali diberikan post-test guna mengevaluasi peningkatan pemahaman. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa dalam menginterpretasikan serta menyajikan data secara sistematis. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada peserta dengan hasil terbaik. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi setelah seluruh rangkaian acara selesai.
Melalui kegiatan ini, Prodi Matematika ITH bersama BPS Kota Parepare berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya melek data, tetapi juga mampu memanfaatkan data secara cerdas dan bertanggung jawab dalam mendukung pembangunan di masa depan.












