• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 25 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Persiapan Operasi Ketupat 2024, Pj Gubernur Bahtiar Minta Personel Jaga Kesehatan

Editor: Tim Redaksi
3 April 2024
di Advertorial, Pemprov Sulsel
Persiapan Operasi Ketupat 2024, Pj Gubernur Bahtiar Minta Personel Jaga Kesehatan

Pj Gubernur Sulsel tampak hadir dalam apel Operasi Ketupat 2024, yang digelar di Markas Komando (Mako) Polda Sulsel di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Makassar, Rabu, (3/4/2024). (Foto: Humas Pemprov Sulsel)

MAKASSAR,PIJARNEWS.COM–Dalam rangka pengamanan Idulfitri 1445 Hijriah, 4.561 personel yang merupakan gabungan TNI-Polri dan instansi terkait lainnya mulai bersiap. Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, pun mengingatkan agar petugas memperhatikan kesehatannya, demikian juga fasilitas pendukung dalam keadaan baik dan prima.

Diketahui, Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2024” dalam rangka Pengamanan Idulfitri 1445 Hijriah Tahun 2024 akan dilaksanakan selama 12 hari, 4 – 16 April 2024. “Kami mendukung sepenuhnya, bagian dari tim yang dipimpin oleh Kapolda di pos-pos pelayanan. Ini adalah bentuk pelayanan kita kepada masyarakat agar mudik nyaman, dalam keadaan bahagia lahir dan batin,” kata Bahtiar, pada Apel Operasi Ketupat 2024, yang digelar di Markas Komando (Mako) Polda Sulsel di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16, Makassar, Rabu, (3/4/2024), yang dipimpin langsung Kapolda Sulsel.

“Termasuk petugas, kendaraan harus sehat. Kendaraan, kapal dan pesawatnya harus sehat. Kemudian lingkungan tempat pelayanan harus sehat,” sambung Bahtiar.

Kemudian untuk rest area atau tempat istirahat dilakukan pengaturan dengan baik agar tidak terjadi penumpukan. Termasuk di tempat buang air. “Makanya siang ini juga saya perintahkan Sekda untuk rapat dengan Pemda memastikan seluruh jalur-jalur itu, karena area publik untuk rest area itu terbatas,” jelasnya.

BeritaTerkait

Sekda Parepare Sebut MUI Mitra Strategis Pemerintah, Musda VII Diharap Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Sekda Parepare Sebut MUI Mitra Strategis Pemerintah, Musda VII Diharap Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

25 Juli 2026
Tangani Dampak Elenino, Bupati Sidrap Susuri Irigasi dan Area Persawahan di Kecamatan Kulo

Tangani Dampak Elenino, Bupati Sidrap Susuri Irigasi dan Area Persawahan di Kecamatan Kulo

25 Juli 2026
Petani Kulo Curhat Soal Kekeringan, Bupati Sidrap: Kita Harus Gerak Cepat Bantu Petani

Petani Kulo Curhat Soal Kekeringan, Bupati Sidrap: Kita Harus Gerak Cepat Bantu Petani

23 Juli 2026
Bupati Sidrap Tinjau Korban Kebakaran di Talumae, Serahkan Bantuan dan Imbau Warga Waspada

Bupati Sidrap Tinjau Korban Kebakaran di Talumae, Serahkan Bantuan dan Imbau Warga Waspada

23 Juli 2026

Bahtiar mengatakan, rest area yang ada saat ini lebih mengandalkan atau memanfaatkan SPBU dan masjid. Ia mengharapkan kepada masyarakat untuk membuka diri memberikan kesempatan pada warga untuk memberikan pelayanan istirahat. Ia juga menekankan, khususnya angkutan laut harus memiliki pelampung dan dipakai oleh penumpang. “Pelampung itu digunakan dan dipakai, karena kita tahu iklim dan cuaca yang ada. Saya kira ini yang harus diperhatikan,” pintanya.

Sedangkan, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, menjelaskan, terdapat perubahan pola pengamanan tahun ini. Khususnya untuk mengamankan pusat-pusat perbelanjaan dan pusat kegiatan masyarakat. Untuk 10 mal atau pusat perbelanjaan modern di Makassar, ada 143 Polwan. Mereka akan berpatroli dan berbaur dengan masyarakat. “Mulai tahun ini Polda Sulsel menugaskan Polwan untuk melaksanakan pengamanan di tempat tersebut, ini ada perubahan pola, sebelumnya belum pernah,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kapolda Sulsel juga menyampaikan amanat Kapolri, di antaranya, bahwa apel ini diperkirakan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193 juta orang atau meningkat sekitar 56,4 persen dibandingkan tahun 2023.

Menjawab tantangan ini, TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan operasi terpusat Ketupat 2024 yang melibatkan 155 ribu personel, 5.784 pos terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan dan 480 pos terpadu. Pelayanan dan pengamanan ini terutama pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas dan bencana alam serta di pusat-pusat keramaian. (adv)

Terkait: #pemprovsulsel

BeritaTerkait

Pejabat Fungsional DPMPTSP Sulsel Resmi Dilantik

Pejabat Fungsional DPMPTSP Sulsel Resmi Dilantik

Editor: Tim Redaksi
1 Oktober 2024

...

Prof Zudan Ajak Umat Muslim Teladani Nabi Muhammad Saw

Prof Zudan Ajak Umat Muslim Teladani Nabi Muhammad Saw

Editor: Tim Redaksi
19 September 2024

...

Bentuk Anak Cerdas Berkarakter, BPSDM Sulsel Bahas Sinergitas Orang Tua dan Guru

Bentuk Anak Cerdas Berkarakter, BPSDM Sulsel Bahas Sinergitas Orang Tua dan Guru

Editor: Tim Redaksi
14 September 2024

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi